Jakarta Tempati Peringkat Ke-4 Kota Paling Sehat di Asia

Jakarta Tempati Peringkat Ke-4 Kota Paling Sehat di Asia
info gambar utama

Pandemi covid-19 telah merubah berbagai aspek kehidupan, termasuk gaya hidup masyarakat perkotaan yang menjadi lebih sehat.

Lembaga riset YouGov yang berbasis di Inggris baru-baru ini merilis daftar kota tersehat di dunia. Dari penilaian itu, Jakarta berhasil menempati peringkat ke-4 di Asia. Tepat satu tingkat di bawah Bangkok, dan satu tingkat di atas Seoul.

Tim YouGov di Lenstore menganalisis 44 kota di seluruh dunia untuk mengungkap di mana kota yang lebih mudah untuk menjalani gaya hidup sehat secara keseluruhan.

Pengukuran itu melibatkan 10 metrik kehidupan sehat, termasuk tingkat obesitas hingga tingkat polusi. Masing-masing metrik diberi skor lalu digabungkan untuk mendapatkan skor total 100. Skor ini digunakan untuk menentukan peringkat 44 kota, mana yang terbaik untuk hidup sehat.

Hasil riset tersebut menunjukkan, Fukouka dinobatkan sebagai kota tersehat di Asia. Salah satu kota indah di Jepang ini dikenal sebagai kota ramah pesepeda. Di sana orang-orang lebih memilih bepergian dengan sepeda, jalan kaki, atau menggunakan transportasi umum. Kualitas udara Fukuoka juga dinilai jauh lebih baik dibanding kota-kota besar lain di Jepang bahkan di Asia.

Posisi kedua dan ketiga secara mengejutkan diisi oleh Beijing dan Bangkok, padahal kedua kota tersebut sebelumnya dikenal memiliki tingkat polusi yang ekstrim.

Di tahun pandemi 2020, kedua kota tersebut dinilai mampu menaikan indeks kesehatan yang disebabkan oleh meningkatnya tren hidup sehat masyarakat dan menurunnya polusi udara secara signifikan.

Baca juga: Kalahkan Zurich, Jakarta Tembus Peringkat Ke-2 Dalam "Emereging Startup Ecosyistem"

Selama pandemi covid-19, tren bersepeda di Jakarta meningkat hingga 1.000%
info gambar

Sementara itu, ibu kota Indonesia yakni Jakarta menempati posisi ke-4. Tingkat obesitas di Jakarta terbilang rendah yakni 6,9 persen. Kemudian angka harapan hidupnya adalah 68,5 tahun.

Di Jakarta juga terdapat 114 aktivitas luar ruang yang dapat dilakukan masyarakat. Selain itu, ada 833 tempat yang dapat dikunjungi masyarakat untuk melakukan aktivitas luar ruang.

Untuk membayar keanggotaan gym, Jakarta juga terbilang lebih murah dibandingkan kota lain seperti Taipei atau Seoul, yang peringkatnya berdekatan dengan Jakarta. Setiap bulan, rata-rata orang harus mengeluarkan Rp 514 ribu untuk gym.

Meningkatnya tren bersepeda juga menjadi salah satu faktor yang menentukan terhadap indeks kesehatan Kota Jakarta. The Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) mengungkap, selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi, pengguna sepeda di Jakarta melonjak hingga 10 kali lipat atau naik 1.000 persen.

Selain itu, peningkatan kualitas transportasi massal dan menurunnya angka kemacetan juga ikut andil dalam mempengaruhi skor indeks yang dikeluarkan YouGov. Karena kedua hal tersebut secara tidak langsung mampu menurunkan polusi udara yang disebabkan oleh asap kendaraan bermotor. Sehingga kualitas udara menjadi lebih sehat.

Baca juga: Jakarta Keluar Dari 10 Besar Kota Termacet di Dunia

Berikut kami sajikan daftar kota paling sehat di Asia 2020.

  1. Fukuoka
  2. Beijing
  3. Bangkok
  4. Jakarta
  5. Seoul
  6. Taipei
  7. Mumbai
  8. Tokyo
  9. Hong Kong
  10. Shanghai

==

Sumber Referensi: YouGov.com| iNews.com | Detik.com

Baca Juga:

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini