Sejarah Hari Ini (10 Maret 1956) - PBSD Gelar Lomba Balap Sepeda Jakarta-Bogor

Sejarah Hari Ini (10 Maret 1956) - PBSD Gelar Lomba Balap Sepeda Jakarta-Bogor
info gambar utama

Antusiasme bersepeda sangat tinggi di Indonesia terutama Kota Jakarta pada 1950-an.

"...Pada 1950-an sepeda merupakan alat transportasi yang paling banyak digunakan orang. Mengendarai sepeda waktu itu relatif aman, karena lalu lintas belum padat," cerita Firman Lubis dalam Jakarta 1950-an: Kenangan Semasa Remaja.

Pamor sepeda yang tinggi membuat sejumlah lomba balap dibuat baik itu di tingkat daerah maupun nasional.

Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) II di Jakarta tahun 1951 misalnya, untuk pertama kali cabang olahraga sepeda diperlombakan.

Semakin populer, perkumpulan balap sepeda di sejumlah kota yang sudah eksis sebelum tahun 1951 kemudian menghadirkan event balapan di beberapa tempat.

Balapan tingkat daerah contohnya digelar Persatuan Balapan Sepeda Djakarta (PBSD) pada 10 Maret 1956.

Mengutip majalah mingguan Star Weekly terbitan 17 Maret 1956, PBSD menyelenggarakan balap sepeda dengan rute Jakarta - Bogor yang jaraknya mencapai 112 kilometer.

"Inilah perlombaan Djakarta - Bogor pulang-pergi kedua kalinya yang pernah diadakan dalam beberapa tahun paling belakang ini," tulis Star Weekly.

Kala itu yang finis pertama ialah pesepeda bernama Eddie de Ronde. Ia sanggup menjadi pemenang dengan catatan 3 jam 24,48 menit.

---

Referensi: Star Weekly | Firman Lubis, "Jakarta 1950-an: Kenangan Semasa Remaja"

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan. Artikel ini dilengkapi fitur Wikipedia Preview, kerjasama Wikimedia Foundation dan Good News From Indonesia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini