Menengok Keindahan Maluku, Provinsi Seribu Pulau

Menengok Keindahan Maluku, Provinsi Seribu Pulau
info gambar utama

Maluku merupakan suatu provinsi yang terletak di bagian timur Indonesia. Provinsi ini terdiri atas sembilan kabupaten, yaitu Buru, Buru Selatan, Seram Bagian Barat, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, dan Maluku Barat Daya, serta kota Ambon dan Tual. Kota Ambon sebagai ibu kota Maluku merupakan kota yang sangat terkenal dengan julukan “Ambon Manise”, yang berarti Ambon itu manis atau cantik.

Asal-usul kata “Maluku” masih menjadi pembahasan dan penelitian para sejarawan hingga saat ini. Namun, pendapat yang paling terkenal di kalangan masyarakat adalah kata “Maluku” berasal dari bahasa Arab “Al-Muluk” yang berarti “Raja”. Hal ini diasosiasikan dengan banyaknya raja yang menduduki provinsi tersebut.

Luasan wilayah Maluku sebesar 712.480 km2 terdiri atas 92,4 persen lautan dan 7,6 persen daratan. Banyaknya pulau di provinsi ini menempatkan Maluku sebagai provinsi dengan jumlah pulau terbanyak ke-4 di Indonesia setelah Kepulauan Riau, Papua Barat, dan Maluku Utara.

Provinsi yang mempunyai 1.412 pulau ini dihuni sebanyak 1.945.092 orang dengan persentase pemeluk agama Islam sebesar 53,04 persen, agama Protestan sebesar 35,29 persen, Katolik sebesar 10,77 persen, Hindu sebesar 0,81 persen, dan Buddha sebesar 0,1 persen.

Melihat Pariwisata Maluku

Berbicara mengenai pariwisata di Maluku, tentu akan menjadi suatu pembahasan yang sangat panjang. Tidak mengherankan jika provinsi ini sering dijadikan sebagai destinasi wisata, baik oleh turis domestik maupun mancanegara. Maluku memang terkenal dengan lautnya yang sangat indah.

Bahkan, banyak orang mengatakan bahwa serpihan surganya Indonesia berada di wilayah ini. Maluku mempunyai sangat banyak objek wisata, mulai dari situs budaya, pantai, pulau, dan keindahan bawah laut yang akan memanjakan mata wisatawan ketika sedang menjelajahinya.

Salah satu pantai di Maluku pernah tercatat sebagai pantai dengan pasir terhalus di Asia oleh National Geographic. Pantai tersebut bernama Ngurbloat. Pantai Ngurbloat atau yang sering juga disebut Pantai Pasir Panjang merupakan sebuah kawasan pantai yang berada di Desa Ngilngof, Kabupaten Maluku Tenggara. Kata “ngurbloat” berasal dari bahasa Kei yang berarti “pasir panjang”.

Pantai Ngurbloat, Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tenggara| Foto: Eddie Likumahua dari flickr
info gambar

Selanjutnya, situs perjalanan Globehunters pernah mencatatkan 50 pantai di Asia Pasifik yang paling banyak diunggah di Instagram. Globehunters menempatkan Pantai Ora di urutan ke-22 sebagai pantai yang paling banyak diunggah di Instagram dengan lebih dari 27 ribu unggahan. Pantai Ora sendiri berlokasi di Pulau Seram, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah.

Pantai Ora, Pulau Seram, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah | Foto: Make Our Moments dari flickr
info gambar

Selain dua pantai tersebut, masih sangat banyak pantai yang dapat ditemui di Maluku untuk dijadikan sebagai destinasi wisata. Pantai-pantai tersebut bernama Natsepa, Liang, Bair, Papaliseran, Batu Kora, Santai, Nanseri, Jikumerasa, Ngurtafur, Namalatu, Nyama, dan Ngursarnadan.

Tidak hanya menawarkan pesona alam, Maluku juga menawarkan keindahan melalui situs-situs kebudayaan, seperti Monumen Patung Martha Christina, Monumen Patung Pattimura, Monumen Gong Perdamaian, Kompleks Istana Mini, Museum Siwalima, Benteng Duurstede, Benteng Amsterdam, Benteng Belgica, Benteng Beverwijk, Benteng Calombo, Benteng Concordia, Benteng Kapahaha, dan lain-lain.

Benteng Belgica dan Gunung Api Ganapus, Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah | Foto: De Wet Moolman dari flickr
info gambar

Maluku pun menjanjikan keindahan alam berupa pemandangan gunung berapi. Gunung api ini bernama Ganapus yang menjulang dengan ketinggian 656 meter di atas permukaan laut dengan sudut elevasinya mencapai 45 derajat. Gunung Api Ganapus menjadi salah satu destinasi wisata utama bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Banda. Puncak Ganapus bisa dicapai dalam waktu 3--4 jam.

Kepulauan Banda menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki tingkat keendemikan satwa yang cukup tinggi, terutama untuk jenis burung. Terdapat 23 jenis burung endemik di kepulauan ini. Selain jenis burung, juga terdapat beberapa fauna khas seperti kus-kus (Palanger orientalis), penyu belimbing (Dermochelys coriacea), dan lumba-lumba.

Keindahan Bawah Laut di Negeri Akoon, Nusalaut, Kabuapten Maluku Tengah | Foto: Ludovic dari flickr
info gambar

Tidak berhenti di situ, Maluku juga dapat memanjakan para wisatawan dengan keindahan bawah lautnya. Keadaan ini membuat Maluku terkenal dengan sebutan “Surga diving” bagi para penyelam. Spot menyelam ini dapat ditemukan di beberapa daerah seperti Laha, Hukurila, Namalatu, Pintu Kota, Morela, Wayame, Asilulu, Jikumerasa, Waeperang, Waprea, Nusalaut, Waelapia, Hatawano, Pulau Pombo, Pulau Hatta, Pulau Ai, Pulau Syahrir, Pulau Keraka, Pulau Run, Pulau Lontar, dan Batu Belanda.

Maluku dan Keunikannya

Berbicara tentang toleransi, mereka yang selama ini berdebat mencari benar dan salah soal ajaran Tuhan, sepertinya harus belajar ke Ambon. Bagaimana tidak, kota di Provinsi Maluku ini pernah terkoyak “perang saudara” akibat sentimen agama. Seiring berjalannya waktu, keadaan membuat masyarakat Ambon untuk semakin dewasa dan terus berbenah diri. Pada 2018, SETARA Institute menetapkan Ambon sebagai kota paling toleran urutan ke-6 di Indonesia dari 94 kota yang dinilai. Pada 2019, Kementerian Agama Republik Indonesia menobatkan Ambon sebagai kota dengan tingkat toleransi tertinggi di Indonesia.

Ambon
info gambar

Tak hanya itu, pada Oktober 2019, Kota Ambon resmi ditetapkan oleh United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) sebagai kota musik dunia (city of music). Keberhasilan yang dicapai ini bukan hanya karena upaya keras Pemerintah Kota Ambon, dalam hal ini Ambon Music Office (AMO), tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat Kota Ambon. Dalam kehidupan masyarakat Ambon, musik merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan.*

Referensi: benteng-indonesia.org | bps.go.id | dpmptsp-maluku.com | katadata.co.id | kompas.com | malukunews.co | malukutenggarakab.go.id | nationalgeographic.grid.id | terasmaluku.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini