Menjadi Inovatif: Mulai Dari Mana?

Menjadi Inovatif: Mulai Dari Mana?
info gambar utama

Inovatif adalah salah satu karakter yang kita harus miliki sebagai seorang pemimpin. Karakter inovatif membantu pemimpin dalam menjalankan kepemimpinannya agar perusahaan atau organisasi yang dipimpin tetap relevan dan semakin bertumbuh.

Inovasi akan meningkatkan kemampuan beradaptasi organisasi dan perusahaan di tengah-tengah era globalisasi dan kemajuan teknologi. Inovasi juga membantu organisasi dan perusahaan dalam menghadapi tantangan yang ada, dengan berinovasi tantangan yang semula menghalangi dapat diselesaikan dengan cara yang kreatif.

Semua orang bisa menjadi pribadi yang inovatif, bukan orang-orang tertentu saja yang memiliki kreativitas dan menjadi pribadi yang inovatif. Menjadi pribadi yang inovatif dapat diasah dengan terus belajar dan berpikir kreatif. Sama halnya dengan kemampuan kongnitif lainnya yang bisa diasah dan dikembangkan, kemampuan inovatif juga demikian.

“Sebenarnya saya sudah memiliki ide dalam pikiran saya, tetapi darimana saya memulainya?”

Ini caranya untuk Kawan memulai inovasi dan melatih diri untuk menjadi pribadi yang inovatif.

Apa itu inovatif?

Ilustrasi | Foto: Freepik
info gambar

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) inovatif adalah bersifat memperkenalkan sesuatu yang baru; bersifat pembaruan (kreasi baru). Dengan kata lain inovatif adalah sifat seseorang yang melakukan inovasi.

Dampak dari menjadi pribadi yang inovatif bagi organisasi dan perusahaan adalah adanya konsekuensi yang terjadi baik yang diharapkan maupun yang tidak diharapkan. Konsekuensi yang diharapkan dari menjadi inovatif adalah inovasi yang diberikan berdampak positif dan sesuai dengan harapan dan tujuan.

Kemudian, konsekuensi yang tidak diharapkan adalah dampak yang diinginkan tidak tercapai. Konsekuensinya pun dapat terjadi secara langsung dan tidak langsung atau memerlukan waktu yang lama. Ada beberapa langkah yang bisa Kawan lakukan untuk menjadi pribadi yang inovatif:

1. Berkumpul dan belajar dengan orang inovatif

Bertemanlah dengan orang-orang yang inovatif. Beranilah bertukar pendapat dan ide dari mereka. Dengan berdiskusi dan mendengarkan mereka dapat membantu Kawan menemukan ide-ide dan pemikiran baru yang membantu inovasi Kawan. Ikutlah seminar dan pelatihan-pelatihan inovasi, dengan mengikutinya Kawan mendapatkan kesempatan mendapat wawasan baru dan berdiskusi dengan yang sudah berpengalaman.

2. Bergerak aktif membuka mata dan telinga

Bergeraklah mencari sesuatu yang baru dengan membuka mata dan telinga Kawan. Rajinlah membaca berita, artikel, dan jurnal dan mendengar rekomendasi dari orang-orang sekitar Kawan. Dengan begitu Kawan akan mendapatkan sesuatu yang baru dan dapat menjadi inovasi untuk membuat sesuatu. Lakukanlah hal ini sebagai kebiasaan agar semakin merangsang proses berpikir Kawan.

3. Catat semua ide yang Kawan miliki

Cobalah mencatat semua yang ada di pikiran Kawan, termasuk kata dan frasa acak yang terlintas di benak Kawan. Catatlah ide-ide tersebut, meskipun itu hanya coretan. Mencatat ide-ide yang Kawan miliki dapat merangsang proses berpikir Kawan.

4. Carilah pengalaman baru

Dengan mencari pengalaman baru Kawan akan mulai melihat hal-hal yang sebelumnya belum Kawan lihat. Mencari pengalaman bar dengan berpergian keluat kota, mendaki gunung, mengikuti pelatihan-pelatihan dan mencoba hobi baru dapat merubah persepsi diri dan bertemu dengan orang baru.

5. Percaya dirilah untuk memulai

Percaya dirilah dengan hasil pemikiran Kawan. Orang yang inovatif cenderung memiliki kepribadian yang percaya diri. Karena kepercayaan diri adalah cara terbaik untuk membangun semua ide inovatif. Jangan takut untuk mengkomunikasikan hasil pemikiran dan ide Kawan.

Jika semuanya sudah siap, segeralah memulai. Jika Kawan ingin semua ide Kawan menjadi kenyataan, maka jangan ragu untuk memulai semua hal ini, bukan hanya pikiran di kepala Kawan.

Untuk kamu yang mau belajar menjadi lebih inovatif juga bisa mengikuti rangkaian acara Paragon Innovation Summit 2.0 2021, terutama kegiatan Innovation Talks yang akan diselenggarakan 27-28 Maret 2021.

PIS 2.0 hadir untuk mengakomodasi berbagai bentuk inovasi melalui sebuah ekosistem yang senantiasa mengedepankan innovation culture dalam setiap sendi kehidupan. Innovation Talks akan menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif yang akan membagikan pemikiran, serta pengalaman berinovasi dari lintas sektor sehingga semakin banyak anak bangsa yang terpapar dengan nilai inovatif dan siap memberikan dampak positif.

Referensi: ScienceDaily | Sciencedaily | Soebardi, Rusdijanto. (2012). PERILAKU INOVATIF. Jurnal Psikologi Ulayat. 1. 10.24854/jpu12012-10. ‌

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini