Ketika Tim Indonesian Racing Mengguncang Ajang MotoGP Qatar

Ketika Tim Indonesian Racing Mengguncang Ajang MotoGP Qatar
info gambar utama

Kejuaraan dunia balap motor purwarupa (prototype) MotoGP untuk musim 2021 telah dimulai, Sabtu (27/3/2021). Dalam ajang itu, selain gelaran utama di kelas MotoGP (1.000 cc), ada juga Moto2 (765 cc) dan Moto3 (250 cc). Sejatinya, tim dari Indonesia hadir pada gelaran di dua kelas terakhir, yakni Moto2 dan Moto3.

Di kelas Moto2, tim yang mewakili Indonesia adalah Pertamina Mandalika SAG (Mandalika Racing Team) dengan pebalap Bo Bendsneyder asal Belanda dan Thomas Luthi yang berpaspor Swiss. Lain itu, satu tim asal Indonesia lainnya, yakni Federal Oil Gresini (Indonesian Racing Team) yang motornya ditunggangi Fabio Di Giannantonio (Italia).

Sementara di kelas Moto3, tim yang mewakili Indonesia adalah Indonesian Racing Gresini (Indonesian Racing Team) dengan joki kelahiran Argentina, Gabriel Rodrigo, yang bertandem dengan pebalap Spanyol, Jeremy Alcoba.

Lantas, bagaimana jalannya balapan dan prestasi yang diraih oleh tim-tim asal Indonesia itu? Berikut ulasannya.

Indonesian Racing Moto2 raih podium

Hasil menakjubkan diraih oleh tim Indonesia di kelas Moto2, yakni tim Federal Oil Gresini dengan keberingasan Fabio Di Giannantonio saat memacu motor di sirkuit sepanjang 5,38 km itu. Pebalap Negeri Pizza itu berhasil podium dengan menempati posisi ke-3.

''Saya hampir tidak memiliki suara tersisa karena saya telah berteriak sepanjang lap terakhir. Kami mengalami musim dingin yang cukup menantang tetapi itu bukanlah misteri. Tapi saya tahu Fausto bersama saya hari ini dan saya ingin berterima kasih kepada seluruh tim yang melakukan pekerjaan luar biasa. Saya berpacu dengan hati saya, seperti yang diinginkan oleh Fausto dan ini adalah hasil yang luar biasa. Saya tidak pernah berhenti percaya selama balapan dan pada lap terakhir saya bergerak. Saya tidak pernah secepat ini di Qatar dan saya sangat bahagia,'' bebernya dalam siaran pers yang diterima GNFI, Senin (29/3).

Boleh dibilang, pada seri kejuaraan kelas Moto2 ini, publik Indonesia berharap jika tim Pertamina Mandlika SAG juga mampu meraih podium. Harapan itu nampaknya tak berlebihan mengingat Bo Bendsneyder memulai start dari posisi ke-3.

Memang, pada saat babak latihan bebas (free practice) yang berlangsung sejak Jumat (26/3), Mas Bo--sapaan akrab Bo Bendsneyder--mengejutkan semua mata, hingga pada akhirnya di babak kualifikasi yang berlangsung pada hari yang sama, ia meraih posisi start ke-3.

Namun apa lacur, mengingat balapan Moto2 yang semakin kompetitif, Mas Bo hanya mampu mengakhiri balapan yang berlangsung pada, Minggu (28/3), di posisi ke-9. Sementara itu, Thomas Luthi yang memulai start dari posisi ke-17, berhasil naik dua tangga ketika finis, yakni bertengger di posisi ke-15.

Meski begitu, kedua pebalap berhasil meraih poin, kendati bukan poin maksimal. Ini menandakan progres yang bagus untuk tim yang disponsori secara dominan oleh salah satu BUMN di Indonesia ini (Pertamina).

Secara umum, pemenang balap kelas Moto2 Qatar 2021 adalah Sam Lowes (Inggris) yang membela tim Marc VDS, kemudian podium ke-2 diraih tim Red Bull KTM Ajo dengan joki Remi Gardner (Australia).

Indonesian Racing Moto3 raih pencapaian positif

Beralih ke Moto3. Seperti disebutkan di atas, ada dua pebalap mewakili tim Indonesian Racing Gresini di kelas Moto3. Tim ini sebenarnya punya peluag besar untuk meraih podium, khususnya untuk Alcoba karena memulai balapan dari posisi ke-4.

Namun Dewi Fortuna nampaknya belum berpihak pada Alcoba, karena ia mengalami insiden dan tak dapat melanjutkan balap. Meski begitu, sang tandem Gabriel Rodrigo menebus kegagalan Alcoba dengan mampu meraih posisi ke-5 saat melintas bendera finis. Padahal, ia memulai start dari posisi ke-7.

Dari pencapaian-pencapaian tim-tim Indonesia di atas, tentunya menjadi sebuah harapan baru bahwa tim Indonesia pada ajang bergengsi kelas dunia itu memiliki potensi untuk merebut podium pada balapan-balapan selanjutnya.

Ajang balap Moto2 dan Moto3 selanjutnya akan berlangsung akhir pekan ini, Minggu (4/4) di sirkuit yang sama. Semoga saja ada pencapaian yang lebih positif dari sebelumnya.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini