Kunci Memilih Menu Sahur Sehat Demi Puasa Anti Loyo

Kunci Memilih Menu Sahur Sehat Demi Puasa Anti Loyo
info gambar utama

Selama berpuasa, apa yang dikonsumsi selama sahur akan menjadi bekal energi untuk menjalankan aktivitas sampai waktunya berbuka. Jangan sampai salah pilih menu, sebab bisa jadi inilah yang membuat Anda loyo sepanjang hari. Tak semangat berkegiatan, selalu mengantuk, bahkan tak kuasa menahan haus dan lapar.

Demi puasa lancar, sebaiknya lebih bijak dalam memilih menu sahur. Sebagai pengganti sarapan sekaligus makan siang, Anda harus memenuhi kebutuhan tubuh akan nutrisi yang diperlukan saat sahur.

Bila sering bingung memikirkan harus makan apa, berikut kuncian dalam menentukan makanan sahur:

Karbohidrat kompleks

Pastikan ada karbohidrat kompleks dalam menu sahur setiap hari. Ini akan membuat Anda kenyang lebih lama, tubuh lebih berenergi, dan menurunkan risiko makan berlebihan ketika berbuka. Makanan dengan karbohidrat kompleks antara lain nasi merah, roti gandum, oat, quinoa, kentang, ubi, dan kacang-kacangan. Agar tidak bosan, bisa coba berkreasi dengan bahan makanan tersebut lho, baik dari proses pengolahan maupun pilihan bumbunya.

Serat

Selain karbohidrat, jangan lupa makan makanan berserat saat sahur. Serat juga membantu tubuh terasa kenyang lebih lama dan bebas loyo. Makanan tinggi serat antara lain biji-bijian seperti oatmeal, kuaci, dan chia seed. Kemudian, roti gandum dan aneka buah sejenis pir, buah beri, dan pisang. Juga ditemukan pada sayuran semacam brokoli, sawi, dan wortel. Hal yang perlu diingat adalah konsumsilah serat sekitar 10 persen dari keseluruhan makanan agar tak mudah merasa haus.

Protein

Jenis makanan yang harus ada dalam menu sahur lainnya adalah protein. Dilansir WebMD, protein merupakan salah satu nutrisi penting untuk meningkatkan sistem imun tubuh, membantu menurunkan berat badan, dan menyimpan cadangan nutrisi tubuh.

Anda bisa mendapatkan protein dalam makanan seperti ikan, daging merah, daging ayam, telur, serta tahu dan tempe. Jika memilih daging, ikan, dan ayam, pastikan semuanya tanpa lemak agar lebih sehat.

Proses memasaknya pun bisa pilih antara rebus, kukus, atau panggang. Agar tak repot memasak saat sahur, bisa diolah dari semalam sebelum tidur. Jadi, jika sudah waktunya sahur, tinggal dihangatkan saja supaya lebih praktis.

Sayur dan buah

Penting untuk makan sayur dan buah setiap hari. Kedua jenis makanan ini mengandung banyak serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh, terutama saat berpuasa. Setidaknya, makanlah dua sampai tiga porsi sayur dan buah saat sahur dan berbuka.

Pilihan sayur dan buah bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Tak ada salahnya berganti-ganti jenis buah dan sayur setiap hari agar tidak membosankan. Bila malas makan sayur dan buah saat sayur, Anda pun bisa mengolahnya jadi jus segar tanpa tambahan gula.

Hindari makanan terlalu banyak garam

Saat sahur, sebisa mungkin hindari makanan yang dibumbui dengan banyak garam. Sodium pada garam bisa membuat Anda jadi lebih cepat haus. Agar terhindar dari dehidrasi yang tak menyenangkan, kurangi makanan asin saat sahur. Boleh saja kok menambahkan garam pada makanan, tapi usahakan memakainya sedikit saja agar makana tak terasa hambar.

Hindari makanan dan minuman manis

Makanan dan minuman manis pun sebaiknya dihindari saat sahur sebab bisa membuat Anda cepat merasa lemas, haus, dan kembung. Bila Anda punya kebiasaan minum teh manis, makan roti dengan selai cokelat sampai lumer, permen, sereal, kue, dan biskuit, segera dihindari selama makan sahur. Untuk mendapatkan rasa manis, sebaiknya alihkan ke pilihan yang lebih sehat, misalnya makan buah-buahan.

Baca juga:

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia.

DA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini