Jalan Kaki, Olahraga yang Penuh Manfaat Tak Terduga

Jalan Kaki, Olahraga yang Penuh Manfaat Tak Terduga
info gambar utama

Banyak orang mungkin cukup bingung memilih jenis olaharaga yang nyaman dilakukan sepanjang bulan puasa. Anda tentunya tak ingin terlalu lelah karena olahraga terlalu berat setelah sahur atau sebelum berbuka. Memang pada kenyataannya, pilihan olahraga harus menyesuaikan selama Ramadan ini.

Salah satu pilihan yang mudah dan relatif aman ialah berjalan kaki setiap hari. James Appleton, seorang pelatih olahraga di Dubai, menyarankan Anda yang benar-benar baru berolahraga bisa berjalan kaki selama 30 menit per hari atau setara 4.000 hingga 5.000 langkah.

Setelah terbiasa, Anda dapat meningkatkannya hingga 10.000 hingga 12.500 langkah per hari. “Jalan kaki selalu menjadi sumber utama latihan kardio saya, dan kecuali saat saya hamil, berat saya selalu sama sepanjang hidup saya!” kata pakar kebugaran Denise Austin kepada Prevention. Ia mengatakan bahwa berjalan kaki adalah olahraga sederhana sehingga semua orang bisa melakukannya.

Denise juga menambahkan jalan kaki mempunyai manfaat yang luar biasa, mulai dari meningkatkan metabolisme hingga memperkuat persendian, otot, dan tulang, serta dampak luar biasa untuk menghilangkan stres.

Ditambah lagi, berjalan kaki adalah olahraga yang mudah dan murah. Bahkan jika Anda memilih berlari, setidaknya dibutuhkan sepatu khusus dan pakaian olahraga. Namun, saat berjalan kaki, Anda hanya butuh menggunakan pakaian yang nyaman dan sepatu yang mendukung.

Berikut beberapa manfaat yang bisa dirasakan tubuh saat mulai rutin berjalan kaki:

Meningkatkan suasana hati

Makan cokelat atau es krim mungkin bisa membuat hati senang di hari-hari yang berat dan melelahkan. Namun, ingatlah bahwa berjalan kaki merupakan cara meningkatkan suasana hati tanpa kalori. Jika suasana hati sedang tak karuan, cobalah berjalan kaki di antara tanaman hijau, pepohonan, atau sambil menjemur tubuh di bawah sinar matahari yang hangat.

Menjaga berat badan sehat

"Saat Anda terus berjalan, Anda mungkin melihat celana Anda mulai lebih longgar di sekitar bagian tengah tubuh Anda, bahkan jika angka pada timbangan tidak banyak bergerak," kata Melina B. Jampolis, M.D., penulis The Doctor on Demand Diet.

“Itu karena jalan kaki secara teratur dapat membantu meningkatkan respons tubuh Anda terhadap insulin, yang dapat membantu mengurangi lemak perut.”

Bila ingin membakar kalori lebih, rencanakan kegiatan jalan kaki yang lebih menantang. Misalnya melewati area perbukitan atau tanjakan, juga buatlah perpaduan tentang kecepatan berjalan. Tantang diri Anda untuk mencapai 10 ribu langkah sehari sebagai motivasi untuk terus bergerak.

Tidur lebih berkualitas

Saat Anda mulai rutin berolahraga, otomatis malamnya bisa tidur lebih nyenyak. Hal ini terjadi karena olahraga meningkatkan efek melatonin, hormon tidur. Jalan kaki juga membantu mengurangi rasa sakit dan stres yang dapat menyebabkan gangguan tidur.

Menurunkan risiko penyakit kronis

American Diabetes Association merekomendasikan berjalan kaki untuk menurunkan kadar gula darah dan risiko diabetes Anda secara keseluruhan. Menurut penelitian yang diterbitkan The New England Journal of Medicine, mereka yang rutin berjalan memiliki risiko penyakit kardiovaskular 30 persen lebih rendah, dibandingkan dengan mereka yang tidak berjalan secara teratur.

Baik untuk kesehatan jantung

Setidaknya jalan kaki selama 30 menit atau lebih setiap hari berdampak baik bagi jantung. Bahkan, pada penelitian di tahun 2009, para dokter menyarankan jalan kaki sebagai cara untuk mencegah penyakit jantung koroner.

Panjang umur

Berjalan kakilah secara rutin dan tingkatkan kecepatan serta waktu secara berkala. Menurut sebuah penelitian terhadap orang dewasa di Inggris menemukan bahwa orang yang berjalan dengan kecepatan sedang memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan dengan pejalan lambat.

Baca juga:

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

DA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini