Indonesia Menjadi Salah Satu Pemilik Kapal Selam Terbanyak di ASEAN, Berapa Koleksinya?

Indonesia Menjadi Salah Satu Pemilik Kapal Selam Terbanyak di ASEAN, Berapa Koleksinya?
info gambar utama

Indonesia sedang berduka akibat tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402. Kapal buatan Jerman tersebut dinyatakan tenggelam pada 25 April 2020 lalu setelah hilang kontak di perairan utara Bali.

Sehubungan dengan proses pencarian kapal, banyak negara lain yang kemudian menawarkan bantuan dalam misi pencarian kapal tersebut.

Negara tetangga seperti Singapura juga terlibat dalam pencarian KRI Nanggala-402. Untuk kawasan Asia terutama wilayah ASEAN tidak banyak negara yang memiliki sebuah kapal selam.

Kapal selam sendiri adalah kapal yang dapat melakukan perjalanan baik di bawah air maupun di permukaan perairan. Submarine sangat diperlukan untuk berbagai operasi Angkatan Laut di seluruh dunia dan mesin penjelajah laut ini banyak digunakan dalam Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

Di kawasan ASEAN, lima dari sepuluh negara sudah memiliki kapal selam. Indonesia sendiri menjadi negara dengan koleksi terbanyak kedua. Berikut 5 negara pemilik kapal selam terbayak di ASEAN.

1. Vietnam (6)

Salah satu kapal selam andalan armada laut Vietnam © Jejak Tapak
info gambar

Memiliki kekuatan militer yang tidak bisa dianggap remeh, Vietnam menjadi negara dengan koleksi kapal selam terbanyak di ASEAN. Berdasarkan data Global Fire Power 2021, sejauh ini Vietnam memiliki 6 kapal selam.

Kapal selam kelas Kilo keenam milik Vietnam berhasil tiba di pelabuhan Cam Ranh, Vietnam pada tanggal 20 Januari 2017. Kapal selam Kilo buatan Rusia ini telah mendapatkan julukan "lubang hitam" dari Angkatan Laut AS karena sangat sulit untuk dideteksi.

Vietnam menerima kapal selam kelas Kilo pertama Hanoi (HQ 182) pada Januari 2014 sedangkan kapal selam keenam berhasil diterima tahun 2017.

2. Indonesia (4)

KRI Nanggala-402, kapal selam RI yang berpatroli abadi © Militer Indonesia
info gambar

Sebelum dinyatakan hilang dan tenggelam di perairan Bali, Indonesia memiliki 5 kapal selam yang menjadi kekuatan angkatan laut Indonesia.

Dilansir Katadata.com, dua di antaranya merupakan buatan Jerman, termasuk KRI Nanggala-402 jenis kelas Cakra yang sudah ada sejak 1980an.

Kapal produksi Jerman selanjutnya adalah KRI Cakra-401 yang telah digunakan TNI AL selama 40 tahun. Saudara KRI Nanggala-402 tersebut didatangkan untuk menggantikan KRI Tjakra yang sebelumnya dibuat oleh Uni Soviet pada tahun 1959.

Selain Jerman, Korea Selatan juga pernah membuatkan tiga kapal selam untuk Indonesia. Kapal selam bernama KRI Nagapasa-403 dan Ardadedali-404 diproduksi di Negeri Gingseng Korea Selatan tersebut.

Kapal selanjutnya adalah KRI Alugoro-405 yang merupakan kapal selam buatan PT PAL Indonesia di bawah kerjasama Indonesia dan Korea Selatan. Kapal pertama yang berhasil dirakit di Indonesia ini merupakan aset kapal selam terbaru TNI AL yang diresmikan pada 17 Maret 2021.

3. Singapura (4)

Salah satu kapal selam andalan Singapura yang didatangkan langsung dari Kerajaan Swedia © Sosok.id
info gambar

Posisi ketiga sebagai negara pemilik kapal selam terbanyak di ASEAN diisi oleh Singapura. Negeri kecil yang amat makmur ini memiliki total 4 kapal selam.

Keempat kapal selam tersebut diimpor langsung dari Swedia. Dua kapal selam kelas Challanger diberi nama RSS Conqueror dan Chieftain, sedang dua kapal selam lainnya berasal dari kelas Archer diberi nama RSS Archer dan RSS Swordsman.

Kelas Challenger rencananya akan digantikan oleh kelas Invincible buatan Jerman yang akan dikirimkan tahun 2022 hingga 2024.

4. Malaysia (2)

Salah satu kapal selam andalan angkatan laut Malaysia © Youtube Submarine
info gambar

Negeri Jiran, Malaysia, berada di peringkat keempat sebagai negara pemilik kapal selam terbanyak di ASEAN. Sejauh ini, angkatan laut Malaysia memiliki 2 kapal selam andalan.

Malaysia mengimpor dua kapal selam serang diesel-listrik Kelas Scorpène dari Grup Angkatan Laut Prancis. Dua kapal selam tersebut bernama KD Tunku Abdul Rahman dan KD Tun Abdul Razak yang berbasis di Sepanggar, Sabah, Malaysia.

Pada 2018 lalu, Laksamana Tan Sri Ahmad Kamarulzaman selaku Kepala Angkatan Laut Kerajaan Malaysia (RMN) mengumumkan bahwa Malaysia berencana menambah dua kapal selam sebagai bagian dari Rencana Transformasi “15 to 5” RMN di tahun 2040.

5. Myanmar (1)

Berdasarkan data Global Fire Power 2021, sejauh ini Myanmar memiliki 1 armada kapal selam. © Militer Indonesia
info gambar

Urutan terakhir diisi oleh negara yang tengah dirundung konflik kekuasaan, Myanmar. Berdasarkan data Global Fire Power 2021, sejauh ini Myanmar memiliki 1 armada kapal selam.

Kapal selam pertama Myanmar diimpor langsung dari India pada 2020 lalu. Kapal tersebut merupakan kapal selam kelas Sindhughosh atau Kilo era Soviet. Kapal tersebut telah berganti nama menjadi UMS Minye Theinkhathu yang akan digunakan untuk pelatihan.

Sejauh ini hanya lima dari sepuluh negara ASEAN yang telah memiliki kapal selam. Filipina sendiri masih di tahap penjajakan untuk pemesanan kapal selam dan Thailand masih menunda pembelian kapal selam dari Cina setelah protes dari masyarakat setempat.

==

Sumber: Katadata.com | Medium.com | Nti.org | Voi.id | Kompas.com

Baca Juga:

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Iip M. Aditiya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Iip M. Aditiya.

Terima kasih telah membaca sampai di sini