Berbagi di Bulan Ramadan, Xiaomi dan KitaBisa Galang Dana untuk Korban Bencana NTB dan NTT

Berbagi di Bulan Ramadan, Xiaomi dan KitaBisa Galang Dana untuk Korban Bencana NTB dan NTT
info gambar utama

Bencana alam yang melanda Indonesia pada beberapa waktu belakangan, menggetarkan semua kalangan untuk saling bantu dan bahu membahu meminimalkan penderitaan pada korban terdampak bencana.

Belakangan, seperti kita ketahui bersama bahwa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur dilanda bencana alam. Mulai dari banjir bandang, tanah longsor, hingga siklon tropis Seroja, yang meluluh lantakkan kawasan pemukiman dan pertanian.

Soal berbuat baik atau kultur saling berbagi, Indonesia sejatinya masuk dalam daftar 10 besar negara paling dermawan di dunia.

Inisiatif perusahaan dan komunitas

Salah satu inisiatif berbuat baik yang dilakukan oleh perusahaan dan komunitas, seperti yang digagas oleh Xiaomi, perusahaan teknologi dengan berbagai perangkat cerdas dan Internet of Things (IoT).

Bos Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, merilis surat resmi (28/4/2021), untuk mengajak masyarakat Indonesia--khususnya Mi Fans--membantu para korban bencana alam melalui kampanye penggalangan dana, dan mengajak setiap orang untuk ikut terlibat membantu keluarga yang terdampak di sejumlah titik di Provinsi NTB dan NTT.

Dalam kampanye penggalangan dana ini, Xiaomi Indonesia menggandeng Kitabisa.com untuk lebih cepatnya aktivitas penggalangan dana ini tersebar secara optimal.

Dari hasil pantauan GNFI, kampanye yang direncanakan sepanjang 5 hari tersebut dan memiliki target penggalangan dana sebesar Rp100 juta, hingga Rabu (28/4) pukul 17:00 WIB, baru terkumpul sebanyak Rp2.667.550.

Kampanye ini juga merupakan bagian dari ajakan Xiaomi Indonesia untuk terus melakukan aktivitas di bulan yang penuh berkah ini dengan cara berbuat baik dan saling berbagi.

Dalam surat itu, Alvin juga berkisah mengenai Ramadan kedua di Indonesia yang bersamaan dengan pandemi COVID-19, di tengah masa sulit ini juga terjadi bencana alam.

surat alvin tse

Ponsel untuk kado Lebaran

Kita sama-sama tahu bahwa di tahun kedua pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, pemerintah melarang aktivitas mudik sebagai upaya mengerem penyebaran virus Covid-19. Dan, salah satu pengganti ajang silaturahmi masyarakat itu adalah memberikan hadiah untuk kerabat yang berada di kampung.

Ponsel adalah kado yang paling masuk akal untuk dikirimkan ke kampung halaman untuk para kerabat dan orang tua guna memperlancar komunikasi saat Lebaran. Karenanya, tak sedikit orang yang berbondong-bondong membeli ponsel secara online untuk dikirimkan ke kampung, dan diharapkan ponsel itu sudah diterima oleh para kerabat maupun orang tua sebelum hari raya.

Dalam riset yang dilakukan perusahaan marketing InMobi, bahwa penggunaan aplikasi belanja online meningkat hingga 82 persen sebelum bulan puasa Ramadan. Tapi, 79 persen warga Indonesia berencana untuk melakukan pembelian hanya selama bulan Ramadan saja.

Hal ini merupakan perubahan dramatis dari tahun 2020, dimana 33 persen pengguna memilih untuk membeli selama Ramadan, sementara yang lain merencanakan pembelian dari jauh-jauh hari.

Melihat momentum tersebut, Alvin kembali menyebut bahwa Xiaomi memiliki komitmen untuk menghadirkan produk terbaik dengan harga yang cukup kompetitif, agar semakin banyak konsumen yang bisa menikmati hidup yang lebih baik melalui inovasi teknologi, terutama menjelang Hari Raya Lebaran.

Untuk membantu konsumen yang kebingungan memilih produk Xiaomi yang tepat untuknya, Alvin juga mengingatkan bahwa pihaknya merilis Panduan Belanja Ramadan yang bisa ditemukan pada akun media sosial Xiaomi Indonesia.

Panduan belanja yang dirilis secara berkala ini memuat sejumlah rekomendasi dan inspirasi produk yang bisa dibeli sesuai kebutuhan, seperti menjalani Ramadan bersama si kecil, hingga pilihan ponsel dengan performa terbaik.

Alvin menutup surat dengan menyebut antisipasi mereka menghadapi isu suplai komponen dan kelangkaan chipset yang menyebabkan kenaikan biaya produksi ponsel.

Baca juga:

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini