Jelang Lebaran, BI Kucurkan Uang Tunai Rp152 Triliun untuk Kebutuhan Masyakarat

Jelang Lebaran, BI Kucurkan Uang Tunai Rp152 Triliun untuk Kebutuhan Masyakarat
info gambar utama

Kebutuhan akan uang meningkat pesat saat ramadhan hingga hari lebaran. Dengan kondisi tersebut, setiap tahunnya Bank Indonesia (BI) mengeluarkan uang tunai tambahan untuk mencukupi kebutuhan peredaran uang di masyarakat.

Data Bank Indonesia menunjukkan, dalam jangka waktu tujuh tahun terakhir (2015-2021), kebutuhan uang tunai saat hari raya lebaran selalu mengalami peningkatan pada tahun 2020.

Kebutuhan uang tunai masyarakat menjelang lebaran © GNFI
info gambar

Pada 2015, kebutuhan uang tunai tercatat senilai Rp125 triliun, lalu meningkat menjadi Rp160 triliun pada 2016, meningkat menjadi Rp167 triliun pada 2017, kemudian meningkat lagi menjadi Rp191 triliun pada 2018.

Puncaknya pada 2019, kebutuhan uang masyarakat menjelang lebaran mencapai Rp192 triliun. Setahun kemudian (2020), angkanya turun drastis menjadi Rp109 triliun. Pandemi covid-19 menjadi faktor utama penurunan nominal tersebut.

Kebutuhan tahun ini meningkat 39,33 persen dari tahun sebelumnya

Pada tahun ini, Bank Indonesia menyiapkan uang tunai sebesar Rp152,14 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan hingga Idul Fitri 1442 H.

Secara persentase, nominal tersebut meningkat 39,33 persen year oon year (yoy) dari tahun sebelumnya (2020) yang hanya mencatatkan nominal Rp109,2 triliun.

Uang sebesar Rp152,14 triliun tersebut mayoritas diisi dengan pecahan uang Rp100.000 dan Rp50.000 dengan total Rp137 triliun atau 90,07 persen dari keseluruhan. Sedangkan sisanya terdiri dari uang pecahan nominal Rp20 ribu ke bawah.

Sementara itu, bank swasta maupun negeri juga turut serta meningkatkan ketersediaan uang tunai mereka. Bank BCA menyediakan uang tunai sebesar Rp53 triliun untuk mengantisipasi tarikan nasabah di mesin ATM menjelang libur Idul Fitri 1442H. Angka tersebut meningkat 36 persen dari tahun lalu sebesar Rp39 triliun.

Baca Juga: Tradisi Beli Baju Lebaran, Bermula dari Banten Mengakar Hingga Hari Ini

Sejumlah bank turut tingkatkan persediaan uang cash

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja, menyampaikan, bagi nasabah yang ingin bertransaksi, baik setoran maupun tarikan tunai dapat menggunakan 9.822 mesin ATM Setor Tarik BCA yang tersebar luas di berbagai tempat.

Jahja Setiaatmadja juga menambahkan bahwa nasabah juga bisa memanfaatkan fasilitas Tarik Tunai Tanpa Kartu yang dapat diakses melalui BCA Mobile dan Sakuku.

Selain BCA, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk juga menyiapkan kebutuhan kas sebesar Rp36,7 triliun. Kas tersebut akan dialokasikan untuk mesin ATM, CRM, dan juga untuk layanan unit kerja operasional (UKO). Jumlah nominal uang kas tersebut juga meningkat sebesar 8 persen dibandingkan tahun 2020.

Bank Mandiri menyiapkan uang sebesar Rp20,8 triliun, meningkat 9 persen ketimbang tahun lalu. Tak hanya itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI juga menyiapkan uang tunai bagi nasabah sebesar Rp12,9 triliun per minggunya menjelang perayaan Lebaran tahun ini. Jumlah tersebut pun naik 7 persen dibanding tahun lalu.

Sejumlah bank tahun ini beramai-ramai meningkatkan kebutuhan uang tunai saat Lebaran setelah mengurangi peredaran uang tunai pada tahun lalu. Penetapan angka atau kenaikan proyeksi tersebut juga telah memerhatikan asumsi makroekonomi saat ini dan kondisi penyebaran pandemi Covid-19.

==

Referensi: Lokadata.id | Kompas.com | CNN Indonesia

Baca Juga:

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Iip M. Aditiya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Iip M. Aditiya.

IA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini