Akhirnya, Kapal Tank Pertama di Dunia Buatan Indonesia Diuji Coba

Akhirnya, Kapal Tank Pertama di Dunia  Buatan Indonesia Diuji Coba
info gambar utama

Indonesia terus meningkatkan kemampuan pertahanan dan keamanan nasional. Kini, daya gempur TNI makin kuat dengan meluncurnya kendaraan tempur berupa kapal tank atau Tank Boat. Lama ditunggu, kapal tank bernama 'Antasena' ini memasuki tahap uji coba untuk mulai mengapung di atas air. Alutsista terbaru made-in Indonesia tersebut telah meluncur di perairan Banyuwangi pada Rabu, 28 April 2021.

Tank Boat merupakan program Kementerian Pertahanan RI yang dilaksanakan konsorsium dimana PT Pindad (Persero) menjadi lead integrator bekerjasama dengan PT Lundin Industry Invest, PT Len Industri (Persero), dan PT Hariff.

Tank Boat Antasena akan mendukung TNI saat beroperasi di "brown water", mulai dari di rawa, laut, sungai dan pantai (Ralasuntai). Antasena juga mampu ditugaskan untuk penjagaan laut dan pantai (Sea and Coast Guard).

Antasena, alutsista terbaru buatan Indonesia | tankboat.com
info gambar

Kapal Tank ini diklaim menjadi yang pertama di dunia. Mengutip keterangan PT Pindad (Persero), Antasena mampu mengangkut 60 orang personil dan 5 orang kru, memiliki kecepatan maksimum 40 knot serta daya jelajah hingga 600 Nautical Miles (NM).

Kendaraan tempur ini dilengkapi senjata utama RCWS kanon kaliber 30 mm dan 2 senapan mesin 12,7 mm. Dikutip dari Popular Mechanics, alutsista ini memiliki meriam turret 105 millimeter, sistem persenjataan jarak jauh kaliber 0,50, dan tiang antena berisi sensor optik-elektrik.

PT Lundin disebutkan mendesain Tank Boat Antasena dengan telah memperhitungkan keunikan geografi Indonesia sebagai negara kepulauan. Garis pantai Indonesia sepanjang total 61,567 mil. Dengan kondisi itu, Indonesia menghadapi dua tantangan: pertahanan eksternal, yang dapat melibatkan pengerahan pasukan secara cepat dari satu pulau ke pulau yang lain, dan pembajakan atau perompak yang terorganisir dan menggunakan wilayah kepulauan sebagai persembunyian.

Antasena memiliki desain kapal Catamaran yang memiliki stabilitas lebih tinggi di laut dengan kedalaman dangkal, hanya sekitar 1 meter. Kemampuan di perairan dangkal menyesuaikan kepada desain perahu untuk pendaratan pasukan dari Korps Marinir.

Gambar CGI yang menunjukkan paket Tank Boat dengan 80 Marinir mendarat di sebuah pantai dan dilindungi oleh empat meriam 105 milimeter dan empat senapan mesin kaliber 0.50 | tankboat.com
info gambar

Yang membedakannya dengan kapal-kapal tempur perairan dangkal adalah bagian dari tank-nya, yakni turret bergaya tank yang dirancang untuk memberikan dukungan tembakan bagi pasukan yang turun. Dalam pertempuran nyata, bisa jadi Marinir Indonesia mungkin melakukan perjalanan ratusan mil dan bertempur pada akhirnya, hanya menggunakan senjata yang mereka bawa. Nah, Antasena inilah yang akan membombording posisi musuh untuk memberikan dukungan tempur bagi pasukan Indonesia yang menyerbu.

Antasena juga dibekali dengan sistem persenjataan lain seperti remote control weapon system (RCWS) dengan kaliber 7.62 mm dengan sistem nadir dan navigasi canggih.

Sumber:

Mizokami, Kyle. “Indonesia Built a Damn Tank Boat.” Popular Mechanics, Popular Mechanics, 10 May 2021, www.popularmechanics.com/military/weapons/a36354997/indonesia-tank-boat/.

Kencana, Maulandy Rizky Bayu. “Hebatnya Tank Boat Antasena, Kendaraan Tempur Buatan Anak Bangsa Yang Siap Jaga Nusantara.” liputan6.Com, Liputan6, 10 May 2021, www.liputan6.com/bisnis/read/4554741/hebatnya-tank-boat-antasena-kendaraan-tempur-buatan-anak-bangsa-yang-siap-jaga-nusantara.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Akhyari Hananto lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Akhyari Hananto.

AH
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini