Menyusuri Kelok 44, Jalan Ekstrem dan Terjal di Kabupaten Agam

Menyusuri Kelok 44, Jalan Ekstrem dan Terjal di Kabupaten Agam
info gambar utama

Terjal dan berliku, begitulah gambaran dari lintasan kelok 44. Sesuai dengan namanya, lintasan yang berada di daerah perbukitan Kabupaten Agam ini memiliki kelokan berjumlah 44.

Dengan sudut kelokan yakni berkisar 45 hingga 60 derajat, lintasan ini pun terkenal dengan kondisi kelokannya yang ekstrem dan memacu adrenalin. Sehingga, para pengendara mesti ekstra berhati-hati ketika melewati lintasan ini.

Namun dibalik beratnya medan lintasan, kelok 44 juga menyuguhkan pemandangan indah di kanan-kiri jalan. Ada persawahan luas membentang yang tertata rapi dengan terasering berundak-undak seperti di Tegallalang, Bali.

Selain itu, sepanjang jalan juga akan ditemui sekelompok kera jinak yang telah menjadi penunggu kelok 44. Hadi Suryadi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Agam, mengatakan, biasanya monyet yang berkeliaran diberi makan oleh para pengunjung.

"Dikasih makan sama orang yang kerap lewat di jalur tersebut. Monyetnya itu datang setiap pagi, siang, dan sore," ujar Hadi Suryadi kepada Okezone.com (10/8/2016).

Hingga kini, pesona kelok 44 tidak hanya sekedar dikenal oleh masyarakat lokal saja. Fakta menariknya lintasan tersebut telah tersohor sampai ke telinga masyarakat dunia internasional.

Jalur langganan Tour de Singkarak

Dengan daya tariknya berupa tikungan tajam yang berjumlah 44 dan suguhan pemandangan indah. Kelok 44 pun menjadi jalur langganan Tour de Singkarak. © Creativa Image/Shutterstock
info gambar

Tour de Singkarak merupakan ajang kejuaraan balap sepeda resmi dari Persatuan Balap Sepeda Internasional (Union Cycliste International). Sesuai dengan namanya, Danau Singkarak menjadi salah satu jalur yang dilewati para pembalap. Selain itu, jalur kawasan wisata lain yang dilewatinya adalah kelok 44.

Dengan daya tariknya berupa tikungan tajam yang berjumlah 44 dan suguhan pemandangan indah. Kelok 44 pun menjadi jalur langganan Tour de Singkarak.

“Sama seperti tahun sebelumnya, penyelenggaraan Tour de Singkarak 2012 masih menjadikan kelok 44 sebagai salah satu rute yang unik dan menantang bagi pebalap yang ikut dalam ajang ini," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumbar Burhasman pada Investor.id (1/6/2012).

Begitu juga pada rentangan tahun 2016 hingga 2019, kelok 44 di Kabupaten Agam Sumatra Barat ini masih menjadi jalur yang sering dilewati para pebalap Tour de Singkarak. Sehingga, tak khayal kelok 44 sudah dikenal banyak orang di dunia.

Bahkan sampai dijuluki sebagai jalur “pembataian” bagi para riders. Hal tersebut mengingat tingkat kecuramannya yang tinggi dengan sudut kemiringan jalur sekitar 45 hingga 60 derajat.

Jalur tempuh ke lokasi kejuaraan paralayang

Berada di dataran tinggi Kabupaten Agam, Puncak Lawang beberapa kali menjadi tempat kejuaraan paralayang tingkat internasional. © Relasi Publik Sumbar
info gambar

Berada di dataran tinggi Kabupaten Agam, Puncak Lawang beberapa kali menjadi tempat kejuaraan paralayang tingkat internasional.

Dengan ketinggian mencapai 1.210 meter di atas permukaan laut, kejuaraan yang pernah digelar di Puncak Lawang antara lain Asian Cup Paragliding 2013 dan kejuaraan Paralayang Internasional Agam 2018.

Adapun jalur untuk sampai ke Puncak Lawang maka pengendara dapat melewati beberapa perjalanan darat, salah satunya menempuh jalan kelok 44.

Rincinya, apabila dari barat, pengendara akan memulai perjalanan dari Kota Padang Panjang dan akan melewati Pariaman menuju Lubuk Basung. Kemudian, akan melewati Danau Maninjau dan Kelok 44 dengan waktu sekitar 2,5 jam perjalanan.

Selain menjadi tempat kejuaraan paralayang, Puncak Lawang juga terkenal sebagai tempat wisata untuk melihat pemandangan Danau Maninjau dari ketinggian. Jika punya nyali besar, tentunya untuk mencapai lokasi tersebut ada medan lintasan berupa tanjakan yang mesti dilintasi pengendara, yakni kelok 44.

==

Baca juga:

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Iip M. Aditiya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Iip M. Aditiya.

IA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini