Trafik Data Meningkat saat Ramadan dan Idulfitri, Operator Berlomba Beri Layanan Terbaik

Trafik Data Meningkat saat Ramadan dan Idulfitri, Operator Berlomba Beri Layanan Terbaik
info gambar utama

Ramadan dan Idulfitri sudah pasti jadi momen istimewa bagi mayoritas masyarakat Indonesia yang ikut melaksanakan salah satu perayaan beragama ini. Berbeda dari biasanya tapi bukan pula kali pertama, perayaan Ramadan dan Idulfitri kali ini jadi tahun kedua imbauan untuk merayakan Lebaran di rumah, atau setidaknya menunda melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman kembali digaungkan.

Kebijakan yang diberlakukan pemerintah demi meminimalisir hal yang tidak diinginkan di tengah situasi pandemi yang belum sepenuhnya usai, nyatanya menghadirkan berbagai jenis kegiatan baru termasuk di antaranya Lebaran dan silaturahmi jarak jauh yang dilakukan dengan sanak saudara dan kerabat di tempat yang berbeda secara daring.

Karena adanya kebutuhan koneksi internet untuk komunikasi jarak jauh, berbagai kegiatan digital nyatanya juga banyak dilakukan masyarakat Indonesia untuk mengisi waktu luang selama merayakan Idulfitri di rumah, di antaranya aktif membagikan momen di media sosial, menikmati tayangan streaming serial favorit, dan berbagai kegiatan digital lainnya yang membutuhkan koneksi data atau internet.

Sama halnya dengan kegiatan lain yang dilakukan secara daring semenjak adanya pandemi, maka tidak heran jika Ramadan dan Idulfitri di setiap tahunnya dapat dikatakan sebagai momen yang menjadi salah satu penyumbang terbesar dari adanya kenaikan trafik data yang terjadi di Indonesia.

Tentunya, lonjakan trafik data yang terjadi saat momen-momen istimewa ini perlu diikuti dengan adanya jaminan layanan komunikasi yang memadai dan sudah selayaknya menjadi perhatian penting bagi para penyedia layanan operator seluler di Indonesia.

Lantas sudah sejauh mana dan seberhasil apa deretan perusahaan telekomunikasi di Indonesia dalam menghadapi lonjakan trafik data yang terjadi selama momen Ramadan dan Idulfitri di tahun ini?

Baca juga Eksplorasi Paket Internet ''Tengah Malam'', Seperti Apa Hasilnya?

Trafik data XL naik 35 persen ketimbang Lebaran 2020, kebutuhan streaming mendominasi

Sebelumnya, Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, dalam situs resmi perusahaan mengungkap soal prediksi akan ada kenaikan trafik data sebesar 20 persen, khususnya untuk penggunaan streaming video dan musik, layanan pesan instan, gim, dan akses platform media sosial pada momen Idulfitri tahun ini.

Menyikapi predikasi lonjakan trafik data yang ada, XL Axiata sebelumnya telah mengambil langkah persiapan jaringan meliputi peningkatan kapasitas hingga 2 kali dari kondisi di hari normal, optimisasi di area pemukiman serta lokasi tujuan wisata.

Selain itu, dilakukan juga peningkatan kualitas jaringan di sepanjang jalur transprortasi darat di Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Bahkan skenario rekayasa jaringan juga telah disiapkan jika terjadi kepadatan trafik di suatu lokasi tertentu. Termasuk dalam persiapan ini ada pula pengerahan sekitar 40 unit Mobile BTS (MBTS) di berbagai lokasi yang diprediksi akan mengalami lonjakan trafik.

Idulfitri telah berlalu, I Gede Darmayusa kembali memberikan pernyataan tentang situasi nyata dari kenaikan trafik yang terjadi dan bagaimana penanganan yang dilakukan oleh pihak XL.

Dijelaskan bahwa pada momen Lebaran kali ini kenaikan trafik yang didapat menyentuh angka 35 persen jika dibandingkan dengan lebaran tahun lalu, di mana penyumbang trafik terbesar ada pada penggunaan data untuk aktivitas streaming yang mencapai 85 persen dari total keseluruhan persentase lonjakan trafik data yang dicatat oleh XL.

Mengutip Antara, Rabu (19/5/2021), Darmayusa juga membahas soal minimnya kendala yang dihadapi berupa euforia Lebaran tahun yang ini masih tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan kondisi saat sebelum situasi pandemi, sehingga Ramadan dan Idulfitri tahun ini dapat dilalui dengan memberikan layanan kepada pengguna XL tanpa adanya gangguan yang berarti.

Baca juga Internet Indonesia Bakal Makin Ngebut, Google dan Facebook Pasang Kabel Laut Antar-Benua

Naik 10 persen, lonjakan data Indosat didominasi kebutuhan mobile gaming

Indosat Network Operation Center
info gambar

Sama halnya dengan operator seluler lain, melalui rilis di situs resmi perusahaan, Indosat juga menyatakan telah membuat persiapan khusus dari jauh hari dalam menghadapi momen Lebaran di tahun 2021 dengan lebih fokus menambah kapasitas jaringan 4G berkualitas video, yang diharapkan bisa memudahkan masyarakat untuk bersilaturahmi secara virtual dengan sanak keluarga dan kerabat dari rumah.

Sedangkan dalam pelaksanaannya, Indosat mencatat kenaikan trafik data sebesar 10 persen secara keseluruhan jika dibandingkan dengan saat Lebaran tahun lalu. Bila dijabarkan, penyumbang kenaikan data terbesar ada pada kebutuhan mobile gaming yang kenaikannya mencapai angka 90 persen, diikuti dengan akses media sosial 26 persen, layanan pesan instan dan video call 21 persen, dan terakhir streaming video sebesar 1 persen.

Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha, juga menyatakan jika di tahun ini Indosat turut serta jadi perusahaan telekomunikasi yang berhasil mengantisipasi kenaikan data selama lebaran khususnya di beberapa wilayah, di antaranya Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Optimasi layanan, Smartfren alami lonjakan trafik 36 persen

Sementara Smartfren berhasil mengatasi lonjakan traffic data yang terjadi sepanjang bulan Ramadan dan Idulfitri 1442 H, dengan melakukan optimasi jaringan, peningkatan kapasitas, dan penerapan teknologi jaringan yang dinamis.

Adapun peningkatan traffic data pada kedua momen tersebut secara year on year (YoY) mencapai 36 persen. Wilayah yang memberikan kontribusi terbesar dalam peningkatan akses layanan data ini adalah Jabodetabek dan Jawa Tengah.

Sedangkan soal kapasitas dan coverage nasional Smartfren, secara YoY telah berhasil ditingkatkan hingga rata-rata 14 persen, sehingga dapat mengatasi peningkatan yang terjadi.

Agus Rohmat, VP Network Operations Smartfren, mengatakan bahwa kenaikan traffic data kali ini sedikit lebih tinggi dibandingkan prediksi, namun dapat ditangani dengan baik.

''Mayoritas kenaikan terjadi di wilayah pemukiman, mengingat saat ini tengah diterapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan banyak kegiatan yang dilakukan secara online dari lokasi masing-masing. Misalnya silaturahmi dengan kerabat menggunakan video call, akses media sosial, hingga streaming video,” ungkap Agus dalam siaran pers perusahan, Selasa (18/5).

Sebagai antisipasi terhadap kenaikan traffic data tersebut, sebelumnya Smartfren juga menyiagakan Satgas Jaringan dan Network Operations Center (NOC) yang siaga selama 24 jam, sekaligus didukung call centre Smartfren.

Jaringan telekomunikasi Smartfren telah dirancang menggunakan desain full redundant dan memiliki teknologi automaticswitch over sehingga perubahan kebutuhan kapasitas bisa disesuaikan dengan cepat.

Teknologi ini juga berkontribusi mempercepat penanganan jaringan, sehingga gangguan bisa diselesaikan kurang dari satu jam. Berkat rangkaian antisipasi tersebut, Smartfren berhasil memperkecil jumlah keluhan pelanggan terkait jaringan hingga sebesar 60 persen.

Baca juga Menuju 5G Indonesia, Telkomsel Terapkan Layanan Jaringan VoLTE

Telkomsel memimpin lonjakan trafik data sebesar 49 persen

Sama halnya dengan penyedia layanan telekomunikasi lainnya, Telkomsel juga melakukan berbagai persiapan yang matang demi menghadapi lonjakan trafik data yang umum terjadi saat lebaran dari tahun ke tahun.

Melalui rilis di situs resmi Telkomsel, perusahaan yang memimpin di industri telekomunikasi tanah air ini melakukan optimalisasi dan pengamanan operasional jaringan di 554 point of Interest (POI) yang secara khusus difokuskan di wilayah residensial, rumah ibadah, pusat pelayanan publik, jalur penyaluran logistik, dan area spesial lainnya.

Sedangkan dari segi trafik data yang didapat, Telkomsel mencatat lonjakan trafik layanan data sebesar 49 persen ketimbang momen yang sama di tahun lalu, dan pertumbuhan sebesar 10 persen dibanding hari biasa.

Sama halnya dengan Indosat, lonjakan trafik data yang dialami Telkomsel rupanya didominasi dengan kebutuhan pengguna akan layanan mobile gaming yang persentasenya mencapai angka 81 persen.

Direktur Network Telkomsel, Nugroho, menyatakan bahwa Telkomsel kembali berhasil memenuhi kebutuhan penggunanya akan koneksi data dan internet di momen Ramadan serta Idul Fitri tahun ini dengan prinsip customer-centric di setiap produk, layanan, dan konektivitas yang dihadirkan.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa. Artikel ini dilengkapi fitur Wikipedia Preview, kerjasama Wikimedia Foundation dan Good News From Indonesia.

SA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini