Cara Mudah Belajar Otodidak, Bisa Jadi Ahli di Suatu Bidang

Cara Mudah Belajar Otodidak, Bisa Jadi Ahli di Suatu Bidang
info gambar utama

Penulis: Habibah Auni

Waktu terus bergulir, dunia pun semakin berkembang. Ini dapat dilihat dari perubahan gaya hidup manusia, dari yang semula serba konvensional menjadi sangat bergantung dengan teknologi. Peradaban sekarang diibaratkan sebagai mengendalikan teknologi atau dikendalikan oleh teknologi.

Tak jarang kita menjumpai yang kedua, di mana orang-orang sangat ketergantungan dengan teknologi. Kita pun melupakan esensi dan fungsi dari teknologi. Padahal, perkembangan teknologi secara masif secara tak langsung menuntut kita untuk berakselerasi.

Kegagapan terhadap teknologi dapat membuat kita tertinggal jauh, baik secara konsep maupun teknis. Alhasil, kita tidak mampu menguasai berbagai hard skill sesuai dengan tuntutan zaman.

Seyogyanya kita mulai menyadari dan mengetahui cara menggunakan teknologi secara optimal. Teknologi digunakan untuk tujuan humanisasi, pendidikan, dan kemaslahatan bersama. Demikian, orang-orang dengan kesadaran teknologi tinggi adalah mereka dengan semangat belajar yang tinggi.

Kita dapat menaklukkan teknologi dan menguasai hard skills yang menyertainya dengan belajar secara otodidak. Cara belajar ini dapat mengakselerasi kemampuan dan memajukan kesejahteraan pribadi.

Ada beberapa cara mudah belajar secara autodidak yang dapat membantu perkembangan diri Kawan. Saat menerapkan cara-cara ini, Kawan akan merasakan betul seperti apa dampaknya ke diri Kawan. Berikut beberapa caranya.

1. Fokus pada satu topik

Hal pertama yang harus Kawan lakukan untuk belajar secara otodidak adalah mengenali beberapa topik, yang membuat Kawan bersemangat untuk menguasainya.

Untuk memulainya, Kawan bisa memilih satu topik kesukaan terlebih dahulu. Barulah ketika ada hubungan antara topik yang sedang Kawan tekuni dengan topik lainnya Kawan dapat menambah fokus lain.

Baca juga Mengembangkan Metode Belajar Teori TRIKON

2. Melakukan riset, membuat strategi, dan menyusun rencana jangka panjang

Ilustrasi | Foto: Unsplash
info gambar

Cara paling tepat untuk menjadi ahli dalam waktu singkat adalah melakukan riset, membuat strategi, dan menyusun rencana jangka panjang. Satu kesatuan kegiatan ini akan membantu Kawan dalam menjalani pembelajaran secara autodidak. Kawan pun tidak akan mudah goyah ketika ada tantangan dari luar menghadang diri.

Kawan bisa melakukan riset terhadap orang-orang sukses dengan passion serupa Kawan. Pelajari biografi dan kehidupan mereka, berapa jumlah prestasi yang diperoleh dalam kurun waktu tertentu, kapan memulai karier, bagaimana strategi pembelajaran, dan sebagainya.

Sesudah melakukan riset, Kawan bisa membuat strategi dan menyusun rencana jangka panjang pembelajaran secara otodidak. Kemudian, strategi dan rencana jangka tersebut bisa diturunkan menjadi jadwal pribadi Kawan. Kawan pun bisa melakukan pembelajaran secara otodidak dengan rapi.

3. Buat jadwal pribadi

Ini merupakan langkah terpenting kawan dalam melakukan pembelajaran secara autodidak. Jadwal pribadi yang tidak rapi akan berdampak terhadap efektivitas pembelajaran Kawan. Apakah nantinya pembelajaran Kawan berjalan dengan mulus atau sebaliknya.

Kawan dapat membuat jadwal harian, mingguan, bahkan bulanan jika memang memungkinkan. Dengan begitu, semua jadwal Kawan dapat tertata lebih rapi dan Kawan bisa memperkirakan akan belajar hal baru apa ke depannya.

Baca juga Terapkan Manajemen Waktu Efektif Ala Eisenhower

4. Pelajari sampai puas

Sesudah Kawan mengetahui apa yang ingin dipelajari, kejarlah! Perluaslah pengetahuan Kawan tentang topik kesukaan dengan mempelajarinya dapat dari berbagai sumber, seperti situs, buku, seminar, dan komunitas. Jangan cepat puas dan teruslah belajar, ya.

5. Membuka pandangan

Meskipun Kawan sudah menentukan topik kesukaan untuk dipelajari dan sedang menekuninya, Kawan tetap harus mencoba untuk mempelajari hal baru. Karena, bisa saja fokus baru ini berhubungan dengan topik lama Kawan. Dengan mempelajari topik baru, pandangan Kawan pun bisa bertambah luas dan semakin dalam.

6. Belajar topik kesukaan

Diri Kawan akan lebih cepat berkembang apabila Kawan belajar topik kesukaan sembari mempraktikkannya. Soalnya, Kawan akan bisa mengenali langsung kesalahan-kesalahan Kawan selama mempraktikkannya. Demikian, semakin banyak trial and error, semakin cepat pula proses pengembangan diri melalui belajar secara autodidak.

7. Lakukan connecting the dots

Ilustrasi | Foto: Unsplash
info gambar

Baca juga Mengenal Skill untuk Menjadi Spesialis Media Sosial

Setiap ilmu yang Kawan serap pasti mengandung substansi dan nilai fundamental. Nah, substansi dan nilai ini jangan Kawan biarkan menguap begitu saja. Pahami betul-betul konsep setiap substansi dan nilai fundamental, lalu cari titik temunya dengan ilmu-ilmu lain. Nanti, Kawan akan bisa melakukan terobosan baru di ilmu-ilmu tersebut.

Nah, itulah beberapa cara mudah belajar secara autodidak. Dengan mempraktikkan semua cara ini, Kawan bakal bisa menjadi orang-orang sukses. Semoga pembelajaran secara autodidak berjalan dengan lancar dan suatu saat Kawan bisa menjadi ahli di bidang yang Kawan sukai, ya!

Referensi:Inc | Lifehack

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KO
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini