M District, Tempat Kongko Baru di Depok Bernuansa Bali dan Santorini

M District, Tempat Kongko Baru di Depok Bernuansa Bali dan Santorini
info gambar utama

Selama pandemi, ruang terbuka menjadi pilihan yang nyaman untuk dikunjungi. Maka tak heran, kafe atau kedai kopi yang memiliki area terbuka lebih diminati karena adanya akses ke udara segar dan bisa berjaga jarak dengan pengunjung lain.

Di Depok, Jawa Barat, ada satu tempat kongko yang baru dibuka. Namanya M District yang mengusung konsep one stop shopping. Lokasinya berada di Jalan Margonda Raya Nomor 488, tak jauh dari kawasan Universitas Indonesia (UI).

Keunikan dari M District adalah desain interiornya yang bernuansa Santorini dan Bali. Tanpa perlu jauh-jauh ke tempat aslinya, pengunjung bisa mendapatkan suasana tersebut di Depok.

"Awalnya ingin outdoor ala beach club seperti Santorini, karena lagi hype. Namun, tidak semua orang memiliki waktu dan uang untuk bertamasya ke Santorini maupun Bali. Jadi orang yang rindu menikmati suasana outdoor di sana, bisa datang ke Dapoer Djoeang Margonda," tutur David Hans Wijaya selaku Chief Executive Officer M District, seperti dikutip dari Kompas.com.

Tenant M District

David mengatakan bahwa ada tiga layanan yang bisa dinikmati pengunjung di sana, yaitu menikmati kuliner, ngopi, dan belanja. Ada tiga tenant di M District saat ini, yaitu restoran Dapoer Djoeang, Kopi Kotak, dan toko perlengkapan Muslim dan oleh-oleh Haji Bursa Sajadah.

Untuk yang sedang ingin menikmati makanan berat, Dapoer Djoeang memiliki menu-menu khas Nusantara seperti gurame sambal kecombrang, iga bakar rempah, udang saus asam manis, gepuk, mendoan, tempe penyet, cah kangkung, sop iga, hingga karedok pelangi.

Restoran Dapoer Djoeang di M District ini areanya termasuk luas lho karena bisa menampung hingga 400 orang pengunjung. Setelah selesai makan-makan, Anda bisa lanjut menikmati kopi nikmat di Kopi Kotak.

Menu minuman di kedai kopi kekinian ini antara lain kopi gula aren, kopi susu kurma, kopi susu beruang, affogato, kopi karamel, kopi pandan, kopi kelapa, teh susu cincau, dan soda tempo doeloe. Di sana juga ada beberapa menu kudapan mulai dari nachos, cireng bumbu rujak, singkong goreng, kentang goreng, getuk goreng, pisang goreng, roti bakar, hingga mi instan.

Di Kopi Kotak, pengunjung bisa menikmati berbagai olahan kopi lokal yang dibeli dari petani di Sumatra. Sementara untuk menu kudapan, mereka bekerja sama dengan UMKM dari Bandung.

"Kita melihat kopi sudah menjamur. Kita melihat juga bisnis kopi ini bisnis yang longterm. Kopitiam yang sudah ada memang untuk nongkrong, tapi kita buat harga terjangkau dan suasana outdoor yang membuat aman saat pandemi," ujar CEO Kopi Kotak, Hady Kuswanto.

Anda juga bisa lanjut belanja di Bursa Sajadah yang menyediakan perlengkapan haji dan umrah seperti di Tanah Abang. Di sana, pengunjung bisa menemukan aneka sajadah, sarung, mukena, kurma, madu, hingga aneka kacang-kacangan dan cokelat.

Untuk menuju M District dari luar Depok dengan kendaraan umum, Anda bisa naik kereta sampai ke stasiun Universitas Indonesia. Tak jauh dari situ, ada jembatan penyeberangan orang ke arah Apartemen Evenciio. Anda yang membawa kendaraan pribadi bisa melewati jalur lambat di tugu selamat datang Depok sampai menemukan bangunan Dapoer Djoeang.

Meski tempat ruang terbuka sudah bebas dikunjungi, sebaiknya bijaklah saat bepergian. Jangan lupa utamakan kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan sebisa mungkin hindari berkerumun.

Baca juga:

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia.

DA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini