Cara Mudah Membuat Life Plan Agar Hidup Lebih Terarah

Cara Mudah Membuat Life Plan Agar Hidup Lebih Terarah
info gambar utama

Penulis: Habibah Auni

Apakah Kawan sering mendengar cerita orang yang sukses di usia muda? Terlebih lagi, orang-orang sukses tersebut sepantaran dengan Kawan? Terkadang, buah bibir atas kesuksesan mereka ini bikin kita iri dan tidak percaya diri, ya!

Bahkan, tak jarang kita merasa bahwa kita tidak mungkin akan sukses seperti mereka. Orang-orang sukses ini seperti berada di luar jangkauan. Muncul pemikiran bahwa “orang biasa” seperti kita cukup usaha seadanya; tidak perlu berusaha keras, karena yang penting perut kenyang dan hidup terjamin.

Padahal, kalau Kawan berani cari tahu dan telusuri lebih lanjut, orang-orang sukses ini memiliki rahasia kesuksesan yang bisa kita tiru, lho! Ketika kita mengikuti cara dan pola perjuangan mereka, kita bisa tertular kesuksesan mereka. Mencapai cita-cita yang sejak dulu didambakan.

Baca Juga: Kupas Tuntas Tren Digital Nomad, Alias Bekerja Sambil Liburan

Ialah life plan, cara terstruktur yang dipakai orang-orang sukses untuk menggapai mimpinya di usia muda. Bahkan, orang sekeren Dian Sastrowardoyo menggunakan life plan buat mengejar target-target hidupnya. Dengan life plan itu, ia berhasil menjadi orang yang sukses dan produktif dari muda hingga sekarang.

Soalnya, life plan bisa membantu Kawan dalam merancang dan menyusun strategi untuk mencapai cita-cita. Life plan bisa mengontrol keputusan yang diambil Kawan agar sesuai dengan target hidup Kawan. Kawan pun tidak akan mudah melenceng ketika ada godaan buat keluar dari track hidup Kawan.

Lalu, bagaimana cara membuat life plan untuk hidup lebih terarah? Berikut beberapa cara membuat life plan yang dapat Kawan ikuti, dikutip dari beberapa sumber.

Mengingat kegagalan masa lalu

Ilustrasi | Foto: Unsplash
info gambar

Baca Juga:Selain Mempermudah Rezeki, Nikmati 5 Manfaat Bangun Pagi

Cara pertama adalah mengingat dan menerima kegagalan, bukan terburu-buru untuk langsung membuat life plan. Kegagalan dapat membantu Kawan dalam mengidentifikasi kesalahan-kesalahan di masa lalu, sehingga Kawan bisa gambaran seperti apa yang harus dilakukan dan menyusun rencana jangka panjang yang lebih baik.

Barangkali Kawan merasa bahwa kegagalan berulang adalah hal yang memalukan. Padahal, kalau Kawan pikir-pikir dan pertimbangkan dengan baik, kegagalan berulang menunjukkan pola, di mana Kawan bisa menganalisis dan mengubah kegagalan menjadi kesuksesan. Kawan pun bisa tumbuh menjadi pemuda yang sukses dan penuh percaya diri.

Mengetahui nilai hidup Kawan

Cara berikutnya adalah mengetahui nilai-nilai dan prioritas hidup Kawan. Apakah Kawan memprioritaskan keluarga? Apakah Kawan lebih mengejar kesuksesan dan ambisi pribadi? Atau Kawan ingin hidup seimbang antara pekerjaan dengan me time? Pertanyaan-pertanyaan ini dapat membantu Kawan dalam menyusun rencana jangka panjang yang stabil dan sehat.

Membayangkan sosok Kawan di masa depan

Setelah mengetahui nilai dan prioritas hidup, langkah selanjutnya adalah membayangkan sosok diri di masa depan. Coba bayangkan beberapa bulan, tahun, atau lima tahun ke depan Kawan akan menjadi sosok seperti apa. Apakah memiliki banyak mobil? Apakah mempunyai banyak koneksi politik? Atau hal-hal lainnya?

Dengan membayangkan sosok diri di masa depan, komitmen Kawan akan terus terjaga selama berjuang. Ketika Kawan sedang di titik terendah, Kawan bisa mengintip motivasi dalam berjuang, dan bangkit kembali untuk berusaha.

Baca Juga:Hearo Aplikasi Buatan Indonesia yang Menarik Perhatian Apple

Membuat rencana jangka panjang

Ilustrasi | Foto: Unsplash
info gambar

Buatlah tujuan SMART untuk setiap rencana masa depan Kawan. Jika sudah, turunkan tujuan tersebut dalam bentuk target-target rutin (bulanan, mingguan, harian). Buatlah serinci mungkin agar Kawan paham langkah-langkah strategis untuk mencapai target.

Misal, Kawan ingin menjadi penulis hebat dalam kurun waktu 5 tahun, dan Kawan menargetkan untuk menang 200 lomba menulis. Berarti, Kawan perlu memenangkan 40 lomba per tahunnya, 3--4 lomba per bulannya, atau 1 lomba per minggunya. Demikian, Kawan harus mengikuti 1 lomba tiap 3 hari sekali untuk memperhitungkan potensi kegagalan, sehingga target Kawan bisa dicapai secara maksimal.

Di samping itu, cara ini dapat membantu Kawan menjadi pribadi yang konsisten. Kawan akan terlatih untuk disiplin dan mengikuti jadwal yang sudah ditentukan. Dengan begitu, Kawan bisa terus maju meraih kemenangan.

Alokasikan waktu untuk mendapat dukungan emosional

Ilustrasi | Foto: Unsplash
info gambar

Bercita-cita setinggi mungkin tidak salah, malah menjadi hal yang sangat bagus dan positif untuk perkembangan diri Kawan. Namun, Kawan tetap perlu memperhatikan aspek dukungan emosional, baik itu dari sahabat, mentor, keluarga, atau sumber-sumber lainnya.

Jaga hubungan dengan mereka, kalau bisa masukkan lah mereka dalam life plan Kawan. Cara ini dapat menghindarkan Kawan dari kelelahan mental. Kawan pun bisa menghargai diri sendiri, mengapresiasi setiap langkah perjuangan, dan terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Itulah beberapa cara mudah membuat life plan untuk hidup lebih terarah. Dengan menggunakan life plan, Kawan bisa menjadi sukses seperti orang-orang keren di luar sana. Semangat Kawan, semoga bisa mendapatkan cita-cita yang diinginkan!*

Referensi:Lifehack | verywellmind

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini