Termasuk Indonesia, Ini Daftar Negara yang Sudah Terhubung dengan Jaringan 5G

Termasuk Indonesia, Ini Daftar Negara yang Sudah Terhubung dengan Jaringan 5G
info gambar utama

Jaringan 5G menjadi primadona baru untuk pengguna internet di dunia. Generasi kelima dari mobile network tersebut menawarkan kecepatan mendekati 100 kali lebih cepat dari jaringan 4G.

Berbagai negara tercatat sudah menerapkan jaringan 5G, Asia-Pasifik menjadi wilayah yang memimpin penyebaran jaringan 5G. Sedangkan, dalam skala global, diperkirakan sudah ada lebih dari 50 negara yang menikmati jaringan 5G.

Adapun Direktur Eksekutif dan Presiden Carrier Business Group Huawei, Ryan Ding, menjelaskan bahwa 5G mengalami perkembangan lebih cepat dari yang diharapkan serta sudah menjangkau 59 negara.

"Lebih dari 140 jaringan 5G komersial telah digunakan di 59 negara," jelas Ryan Ding dalam keterangan tertulis, seperti yang dikutip dari Suara.com, Senin (22/2/2021).

Ada sekitar 20 sektor industri yang menerima dampak dari adanya jaringan 5G ini. Beberapa di antaranya industri manufaktur yang bisa terbantu denga kerja yang lebih fleksibel serta efisien, sehingga mampu meningkatkan produktivitasnya.

Kemudian ada industri agrikultur yang terbantu dengan adanya Internet of Things (IoT) untuk mengoptimalkan proses pertanian seperti pengelolaan air, fertigasi, dan pemantauan kematangan hasil tanam.

Industri media dan enternatinment juga mendapatkan dampak besar dari adanya layana 5G. Latensi yang lebih rendah serta koneksi yang lebih kencang dari 5G memungkinkan akses layanan media dan hiburan lebih cepat dan cenderung tidak lelet. Sehingga pengguna bisa lebih nyaman dan betah dalam berselancar pada semua layanan media.

Berikut daftar negara yang telah meluncurkan dan menggunakan layanan 5G, daftar negara di bawah ini akan dikategorikan dalam benua karena jumlah negara yang terhubung cukup banyak.

1. Asia

Di kawasan Asia, Korea Selatan menjadi negara pertama yang meluncurkan layanan 5G sekaligus meluncurkan ponsel pintar pertama yang mendukung jaringan anyar tersebut.

Dari segi kecepatan download, Korea Selatan kembali menjadi yang paling unggul dengan kecepatan 354,4 Mbps. Sedangkan untuk upload, Negeri Gingseng tersebut menempati posisi kedua di bawah Belanda dengan kecepatan 26,4 Mbps.

Selanjutnya ada China, Negeri Tirai Bambu ini mulai mengomersialkan layanan 5G pada 1 November 2019. Hingga kuartal I (Q1) 2021, China menjadi negara dengan jumlah koneksi terbanyak yaitu 384,72 juta masyarakat sudah terhubung dengan jaringan 5G. Besarnya jumlah menjadi kontribusi besar dalam penyebaran jaringan 5G di wilayah Asia-Pasifik.

Di Jepang, peluncuran layanan 5G dimulai pada April 2019 oleh tiga mobile operator terbesar di Jepang, yaitu NTT Docomo, KDDI dan Softbank. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Fitch Research, jaringan 5G akan medominasi teknologi selular di Jepang dengan lebih dari 151 juta pengguna pada 2026.

10 negara di Asia yang menerapkan jaringan 5G
info gambar

Berikut negara di Benua Asia yang sudah mengimplementasikan layanan 5G.

  • Korea Selatan,
  • Jepang,
  • China,
  • Taiwan,
  • Hong Kong,
  • Thailand,
  • Saudi Arabia,
  • Kuwait,
  • Uni Emirat Arab,
  • Filipina,
  • Singapura,
  • Laos,
  • Vietnam, dan
  • Indonesia.

2. Amerika

Di kawasan Amerika Utara, pada Q1 2021, tercatat sudah ada 270 juta pengguna yang menggunakan jaringan 5G di Amerika Serikat (AS). Operator telekomunikasi selular asal AS, yaitu Verizon menjadi operator pertama yang menggelar jaringan 5G. Sementara pesaingnya adalah AT&T juga sudah meluncurkan jaringan yang disebut 5G E.

Selain Negeri Paman Sam, Kanada juga sudah menerapkan jaringan 5G dengan jeda waktu yang tak beda jauh dari Amerika Serikat.

Di kawasan Amerika Latin, tercatat sudah ada empat negara yang sudah bisa menggelar layanan 5G dengan pengguna mencapai 0,3 juta (2020) dan diharapkan meningkat menjadi 61,9 juta pengguna pada 2025.

Secara lengkap, ini negara yang sudah terhubung dengan jaringan 5G di Benua Amerika.

  • Amerika Serikat,
  • Kanada,
  • Brasil,
  • Suriname,
  • Uruguay, dan
  • Trinidad dan Tobago.

3. Eropa

Di Benua Biru, jaringan 5G tercatat sudah menyebar ke lebih dari 20 negara. Inggris sebagai negara paling getol dalam mengembangkan jaringan 5G pertama kali mengaktifkan layanan ini pada awal 2019.

Ada empat operator seluler terbesar di Inggris yang meluncurkan teknologi tersebut, antara lain; EE, Vodafone, Three UK, dan O2. EE menjadi operator pertama yang meluncurkan layanan tersebut, yaitu pada Mei 2019 dan sudah tersebar di lebih dari 30 kota di Inggris.

Berikut daftar negara yang sudah bisa mengakses layanan 5G di benua Eropa.

  • Austria,
  • Denmark,
  • Belgia,
  • Bulgaria,
  • Kroasia,
  • Cyprus,
  • Republik Ceko,
  • Estonia,
  • Denmark,
  • Finlandia,
  • Prancis,
  • Jerman,
  • Yunani,
  • Hungaria,
  • Irlandia,
  • Inggris,
  • Italia,
  • Latvia,
  • Luxemburg,
  • Belanda,
  • Polandia,
  • Romania,
  • Slovakia,
  • Slovenia,
  • Spanyol, dan
  • Swedia.

4. Afrika

Di Benua Afrika, Afrika Selatan dan Togo menjadi negara paling awal dalam mengakses layanan 5G. Secara mengejutkan Togo mampu menerapkan jaringan 5G melalui operator lokal--Togocom--bahkan lebih awal dari Indonesia.

Sementara beberapa negara lainnya masih melakukan uji coba, termasuk Nigeria dan Gabon serta negara-negara di kawasan Afrika Timur seperti Uganda dan Kenya.

Global Mobile Suppliers Associaton (GSA) mengatakan, pada Februari 2020, ada 24 operator di 18 negara Afrika yang dievaluasi, tes, uji coba, dan menerapkan 5G. Delapan dari operator tersebut telah menerapkan 5G ke jaringan pra komerial atau komersial.

Sementara dikutip dari The Mobile Economy: Sub-Sahara Africa 2020, laporan tersebut memprediksi bahwa mulai tahun 2021 jaringan 5G akan mulai tumbuh dan menjangkau 3 persen dari total pengguna internet di wilayah Afrika Sub-Sahara pada 2025.

5. Australia

Dua negara utama di benua Australia (Australia dan New Zealand) tercatat sudah mampu menggunakan layanan 5G. Di Australia, ada tiga operator seluler yang sudah mengaktifkan jaringan 5G, yaitu Telstra, Optus, dan TPG Telecom. Telestra meluncurkan jaringannya pada Mei tahun 2019 dan menjangkau 75 persen populasi negara denan layanan 5G.

Tesltra sudah melayani wilayah Canberra, Central Coast, Brisbane, Sidney, Cairns, Gold Coast, Adelaide, Hamilton, Melbourne, dan perth. Sedangkan Optus, sudah melayani wilayah Sydeny, Brisbane, Canberra, Adelaida, Gold Coast, dan Perth.

Selain sudah menjangkau wilayah-wilayah penting di Asutralia, jaringan 5G juga sudah bisa diakses yakni di New Zealand, terutama di kota-kota besar seperti Auckland dan Wellington.

Perkembangan 5G di Indonesia

Di Indonesia, jaringan 5G secara resmi diluncurkan pada 27 Mei 2021. Operator pertama yang menyediakan layanan jaringan 5G di Indonesia adalah Telkomsel, setelah mengantongi Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) 5G dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Penerapan tersebut akhirnya dilaksanakan setelah menunggu kajian dari pemerintah dan beberapa kali uji coba yang dilakukan oleh Telkomsel sejak tahun 2017.

Sudah sekitar empat kali percobaan yang dilaksanakan oleh Telkomsel, antara lain; 5G demo (Jakarta), Telkomsel 5G for Industry 4.0 (Batam), Telkomsel 5G Experience Center (Asian Games di Jakarta), dan The NextDev Summit (Jakarta) pada Desember 2019 lalu.

Enam lokasi pertama yang bisa menikmati layanan 5G semuanya di Jabodetabek, yaitu Kelapa Gading, Pondok Indah, Pantai Indah Kapuk (PIK), Widya Chandra, Bumi Serpong Damai (BSD), dan Alam Sutera. Keenam lokasi di atas dinilai sebagai kawasan potensial yang membutuhkan layanan 5G lebih awal.

Kota-kota lain seperti Batam, Medan, Solo, Bandung, Surabaya, Makassar, Denpasar, dan Balikpapan, dijadwalkan akan menyusul belakangan, meski jadwal pastinya belum diungkap.

Di samping keenam wilayah tadi, jaringan 5G Telkomsel juga bisa diakses di Institut Teknologi Bandung, Telkom University, Jawa Barat, dan Telkomsel Smart Office, Jakarta. Selain itu, internet 5G juga bisa dijajal di hotspot yang terletak di gerai-gerai Grapari Telkomsel, sebagai berikut:

  • Grapari GTG Medan (Sumatra Utara),
  • Grapari Batam Centre (Kepri),
  • Grapari Terminal 3 Soekarno Hatta (Jakarta),
  • Grapari Solo (Jawa Tengah),
  • Grapari Pemuda Surabaya (Jawa Timur),
  • Grapari Renon Denpasar (Bali),
  • Grapari Balikpapan (Kalimantan Timur), dan
  • Grapari Pettarani Makassar (Sulawesi Selatan).

Baca juga:

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

IA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini