PLN Resmi Hadirkan ICONNET, Layanan Internet yang Siap Bersaing

PLN Resmi Hadirkan ICONNET, Layanan Internet yang Siap Bersaing
info gambar utama

Industri teknologi dan komunikasi Indonesia belakangan ini tak henti-hentinya menghadirkan berbagai hal baru berupa inovasi yang tak ayal menarik perhatian masyarakat, dan sudah pasti mengundang rasa antusias.

Belum usai euforia yang muncul berkat hadirnya konektivitas 5G, kali ini tanah air kembali dibuat terkejut sekaligus penasaran dengan terobosan baru dari perusahaan milik negara yang mengurusi semua aspek kelistrikan, yaitu PLN yang menghadirkan layanan internet.

Kehadiran layanan internet milik PLN yang dinamai ICONNET ini sejatinya pertama kali diumumkan melalui siaran pers di laman resmi pln.co.id pada tanggal 1 Juni 2021 lalu. Peluncuran ICONNET juga disertai dengan sambutan dari Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini.

Dengan menyuguhkan layanan internet yang mengandalkan jaringan fiber optic, layanan terbaru milik PLN ini menyertakan ciri khas berupa tiga pilar yang dimiliki sebagai prinsip dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat khususnya para pengguna.

Baca juga Internet Indonesia Bakal Makin Ngebut, Google dan Facebook Pasang Kabel Laut Antar-Benua

Sebagaimana dimuat pada situs resmi iconnet.id, ketiga pilar yang menjadi prinsip dalam pelaksanaan yang dihadirkan ini yaitu dapat diandalkan (reliable), terjangkau (affordable), dan tanpa batas (unlimited).

“PLN terpanggil untuk ikut berkontribusi menerangi seluruh negeri ini dengan memberikan akses informasi yang cepat melalui penyediaan internet. Dengan sinergi antar anak perusahaan PLN, PLN yakin akan mewujudkan cita-cita yang mulia ini melalui ICONNET, layanan Internet yang Reliable, Affordable, serta Unlimited dan tentunya siap bersaing dengan kompetitor atau penyedia layanan internet lainnya,” ungkap Zulkifli.

Mengenal ICON+, anak perusahaan PLN yang hadirkan layanan internet

Bukan semata-mata menjadi produk atau layanan yang berada di bawah naungan PLN secara langsung, kehadiran layanan satu ini sejatinya berada di bawah naungan anak perusahaan PLN, yaitu PT Indonesia Comnet Plus (ICON+).

ICON+ merupakan anak perusahaan PLN yang didirikan pada 3 Oktober 2000, namun baru memulai kegiatan komersil di tahun 2001 melalui layanan Network Operation Centre yang berlokasi di Gandul, Cinere. Sebagai entitas anak PLN, ICON+ difokuskan untuk melayani kebutuhan PLN terhadap jaringan telekomunikasi.

Adapun dalam operasionalnya, ICON+ memiliki beberapa jenis usaha yang disesuaikan dengan bidangnya, di antaranya penyedia jaringan telekomunikasi, penyediaan konten telekomunikasi, dan penyediaan peranti lunak dan/atau peranti keras dan/atau jasa teknologi informasi.

Angka dan fakta ICON+ sebagai anak perusahaan PLN
info gambar

Masih berdasarkan informasi yang dipublikasi secara resmi, anak perusahaan milik PLN ini menyantumkan klaim bahwa pihaknya sudah memiliki lebih dari 3.000 pelanggan, dan jaringan serat optic yang menjadi bagian paling diandalkan dalam produk dan pelayanannya memiliki jangkauan sepanjang 152.069 km.

Baca juga PLN Akan Bangun PLTB Terbesar Di Banyuwangi

Detail paket layanan yang dimiliki ICONNET

Kembali ke bintang utama yaitu layanan internet yang dihadirkan, dalam detail yang dipublikasi diketahui bahwa ICONNET untuk saat ini sudah hadir di beberapa kota besar tanah air, di antaranya wilayah Jabodetabek, Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, dan Indonesia Timur.

Satu hal yang sudah pasti menjadi fokus utama dan nyaris tidak mungkin terlewat di kalangan masyarakat khususnya calon pengguna ialah harga dan detail paket yang ditawarkan oleh produk milik perusahaan berpelat merah ini.

Detail paket data ICONNET
info gambar

Jika dilihat berdasarkan detail yang dipublikasi dari situs resminya, ICONNET memiliki 4 jenis paket yang ditawarkan dengan keunggulan fasilitas berbeda pada masing-masing tingkatannya, di mana semakin mahal biaya berlangganan yang dipilih pengguna maka semakin cepat pula kecepatan konektivitas internet yang didapat.

ICONNET rupanya menghadirkan harga paket termurah dengan banderol Rp185 ribu per bulan yang memiliki kecepatan internet sampai dengan 10Mbps. Tentu beda halnya dengan paket termahal yang banderol sewa bulanannya menyentuh angka Rp427 ribu dengan akses kecepatan internet sampai dengan 100Mbps.

Di samping itu, serupa dengan layanan yang biasanya dimiliki oleh pemain yang sudah lebih dulu dan lama hadir, ICONNET juga menyertakan pilihan bundling dengan menyertakan tambahan layanan tv kabel yang bisa dinikmati oleh pengguna.

Setelah muncul detail dari harga paket dan layanan yang ditawarkan, pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah apakah layanan yang disuguhi oleh PLN ini lebih murah dari berbagai layanan internet yang sudah ada atau justru sebaliknya?

Menariknya, ketimbang dengan penyedia layanan serupa yang sama-sama berstatus sebagai produk dari anak perusahaan BUMN, yaitu Indihome, ICONNET milik PLN rupanya memiliki keunggulan dari segi harga yang lebih murah.

Jika pada pilihan paket dengan kecepatan 20 Mbps ICONNET mematok harga sebesar Rp207 ribu, lain halnya dengan Indihome yang dibanderol biaya bulanan sebesar Rp275 ribu, tapi perlu diingat bahwa layanan milik Indihome ini disertai dengan adanya layanan telepon rumah dengan total waktu tertentu.

Terlepas dari perbandingan harga pada paket yang ditawarkan, munculnya layanan internet yang dihadirkan oleh PLN sudah pasti menjadi pertanda positif, karena semakin banyaknya pemain di layanan penyedia jasa internet yang bisa memberikan semakin banyak pilihan bagi masyarakat khususnya pengguna yang bisa menyesuaikan dengan masing-masing kebutuhan akan akses internet.

Baca juga Menelisik Tren Peningkatan Pengguna Internet di Indonesia

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

SA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini