Menggugah Selera, Ini 7 Olahan Mi Khas Daerah di Indonesia

Menggugah Selera, Ini 7 Olahan Mi Khas Daerah di Indonesia
info gambar utama

Selain nasi, orang Indonesia juga suka makan mi. Pada dasarnya mi adalah bahan makanan sederhana yang terbuat dari adonan tepung berbentuk pipih dan panjang-panjang. Untuk menikmati mi pun terbilang mudah, biasanya hanya tinggal direbus, diberi bumbu, dan pilihan topping sesuai selera.

Berbagai daerah di Tanah Air punya olahan mi dengan ciri khas masing-masing. Biasanya perbedaan bisa dilihat dari proses memasak, bumbu, pilihan topping, dan makanan pelengkap yang menyertainya. Meski sama-sama mi, tapi semua punya citarasa yang berbeda.

Berikut 7 olahan mi khas Nusantara yang wajib dicoba:

Mi aceh

Mi aceh | @Rahmah Hastuti Shutterstock
info gambar

Olahan mi satu ini merupakan makanan khas Aceh. Bahan dasarnya adalah mi kuning berukuran tebal yang dimasak dengan daging sapi, daging ayam, udang, atau cumi. Bumbu mi aceh terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah, kapulaga, kunyit, jintan, dan tomat. Untuk versi istimewanya, ada juga pedagang yang memiliki mi dengan topping kepiting.

Mi aceh bisa dimasak berkuah, goreng, atau tumis dengan sedikit kuah. Setelah dimasak, mi aceh umumnya disantap dengan taburan bawang goreng, emping, acar bawang merah, mentimun, dan jeruk nipis. Rasanya sangat kaya rempah dan aromanya mantap.

Soto mi

Soto mi Bogor | @Ariyani Tedjo Shutterstock
info gambar

Kalau jalan-jalan ke Bogor, Jawa Barat, jangan lupa coba hidangan soto mi. Ini adalah hidangan mi dengan kuah kaldu yang bertabur irisan daging sapi dan kikil. Ada juga penjual soto mi yang menambahkan jeroan seperti babat atau urat. Soto mi disajikan bersama potongan kentang rebus, tomat, dan risol isi bihun.

Untuk menambah kelezatan, soto mi biasa ditambahkan sambal, bawang goreng, cuka, kecap manis, jeruk nipis, dan emping.

Mi celor

Mi celor | @Akhmad Dody Firmansyah Shutterstock
info gambar

Palembang punya mi celor yang kuahnya merupakan campuran antara santan dan kaldu ebi sehingga menghasilkan tekstur yang kental serta rasanya gurih. Mi celor disajikan dengan taoge, telur rebus, daun bawang, daun seledri, dan bawang goreng. Paling nikmati disantap hangat-hangat di kala udara dingin atau saat sarapan.

Mi kocok

Mi kocok | @Ariyani Tedjo Shutterstock
info gambar

Masih dari Jawa Barat, ada hidangan mi yang menggugah selera. Namanya mi kocok dan mudah ditemukan di Bandung. Mi kocok merupakan makanan yang sederhana tapi lezat. Di dalam mangkuk isiannya adalah mi kuning tipis, potongan kaki sapi, taoge, dan kuah kaldu sapi yang gurih.

Ada juga penjual yang menambahkan topping untuk mi kocok seperti bakso, ceker ayam, irisan daging sapi, atau babat. Supaya makin lezat, jangan lupa tambahkan sambal, potongan seledri, bawang goreng, jeruk nipis, sambal, dan kerupuk merah muda.

Mi bangka

Mi bangka | @Wawan cahyana Shutterstock
info gambar

Mi bangka merupakan makanan khas Belitung. Ada beberapa varian mi bangka, biasanya versi non-halal memiliki topping babi cincang. Mi versi halal biasanya ditambah topping ayam kecap, bakso ikan, atau kepiting. Kedua versi ini sama-sama diberikan tahu kok khas Bangka, pangsit, taoge, dan sayur caisim.

Untuk pelengkap, bisa memesan topping tambahan seperti bakso ikan, bakso sapi, pangsit goreng, atau bakso goreng. Mi bangka bisa dinikmati bersama daun bawang, kecap asin, tongcai, jeruk kunci, dan saus cabai pedas khas Bangka.

Mi koclok

Mi koclok | @Hasthadj74 Shutterstock
info gambar

Mi koclok khas Cirebon ini sangat berbeda dari mi kocok Bandung. Meski istilah kocloknya sama-sama mengacu pada proses mengocok mi sebelum disajikan di mangkuk.

Keunikan mi koclok adalah kuahnya yang berwarna putih kental dan terbuat dari kaldu ayam. Seporsi mi koclok terdiri dari mi basah, irisan daun bawang, kembang kol, taoge, telur rebus, ayam suwir, taburan bawang goreng, dan kuah kental.

Tekstur mi koclok cenderung lembut dan rasa kuahnya sangat gurih. Bila suka pedas, biasanya para pedagang memiliki bubuk cabai untuk taburan.

Mie titi

Mi titi | @Yohanes_setiyanto Shutterstock
info gambar

Bisa dibilang, mi titi ini paling berbeda dari olahan mi Nusantara lain. Sebab, penampilannya mirip dengan i fu mie, yaitu menggunakan mi kering yang disiram kuah kental. Namun, pada mi titi, mi yang digunakan cenderung lebih tipis. Sebelum disajikan, mi dibakar di atas wajan dengan sedikit minyak.

Untuk kuah mi terbuat dari kaldu, telur, tepung kanji, dan dibumbui merica, kecap asin, bawang putih, dan kemiri. Kemudian, kuah mi ditambahkan potongan daging ayam dan udang, serta dilengkapi dengan perasan jeruk nipis dan acar cabai.

Baca juga:

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia. Artikel ini dilengkapi fitur Wikipedia Preview, kerjasama Wikimedia Foundation dan Good News From Indonesia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini