Camilan Tempe jadi Primadona di Ajang The 13th Hoteres Japan & The FOODEX in Kansai 2021

Camilan Tempe jadi Primadona di Ajang The 13th Hoteres Japan & The FOODEX in Kansai 2021
info gambar utama

Di tengah situasi pandemi yang masih melanda sebagian wilayah Jepang, produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia sukses menarik perhatian para pengunjung dalam pameran The 13th Hoteres Japan & The FOODEX in Kansai 2021.

Pameran yang digelar pada 14-16 Juli 2021 di Intex Osaka Jepang itu menampilkan beragam produk-produk yang diminati oleh para pengunjung, di antaranya adalah keripik tempe, keripik ubi, keripik nangka, mie instan, bihun jagung, permen kopi, selai coklat, biskuit, bumbu instan, dan kopi kemasan (cappuccino instan).

Meski begitu, tetap saja produk olahan makanan berbentuk keripik, baik itu keripik tempe dan keripik nangka diproyeksikan bakal menjadi primadona bersama makanan olahan siap saji yang praktis, bergizi tinggi, aman, dan ramah lingkungan.

Tempe, Super Food Asal Indonesia yang Didaftarkan Sebagai Warisan Budaya UNESCO

Apa kata mereka soal produk makanan minuman kemasan dari Indonesia?

booth indonesia
info gambar

Daigo Kaoka, Manager Solare Hotels & Resorts yang memiliki sejumlah jaringan hotelier di Jepang, sebagai salah satu pengunjung yang melaksanakan Business Matching dengan Indonesia mengatakan, “Keripik tempe yang ada di booth Indonesia rasanya sangat enak, sangat berpotensi sebagai camilan di kamar maupun self service breakfast yang dapat disajikan di restoran kami”.

“...bumbu-bumbu instan dapat menjadi pilihan kami dalam menghadirkan menu masakan Indonesia yang dapat disajikan kepada para tamu hotel kami,” tandasnya.

Sementara Felix Ferdinand, dari Kobe Bussan Co Ltd, yang merupakan salah satu importir makanan minuman yang memiliki jaringan supermarket lebih dari 800 gerai di Jepang, juga meyakini camilan keripik tempe diproyeksikan menjadi camilan yang diminati di Jepang.

”Gerai kami telah mengimpor 4,8 ton tempe dari Indonesia ke Jepang pada Juni 2021 lalu, dan saat ini barang telah tiba di Gudang kami dan siap untuk dijual di gerai supermarket. Apabila respon masyarakat sangat baik tidak tertutup kemungkinan camilan asli Indonesia ini juga berpotensi menjadi pelengkap kudapan masyarakat Jepang,'' ungkapnya.

camilan tempe
Tempe, sebagai salah satu produk makanan unggulan yang hadir di ajang The 13th Hoteres Japan & The FOODEX in Kansai 2021 | Dok. Kemendag

Kekaguman lain soal camilan tempe, datang dari Tahir Habib Cheema, Trade & Investment Counsellor Kedutaan Besar Pakistan di Jepang. Ia menyebut bahwa produk-produk makanan olahan Indonesia memiliki kemasan yang sangat menarik, dan tentunya makanan tersebut adalah makanan halal. Demikian ungkapnya dalam satu kesempatan.

Pengusaha Indonesia Ini yang Pertama Bangun Pabrik Tempe di Negeri Tirai Bambu

Pasca ekspor perdana tempe dari Indonesia ke Jepang

gerai indonesia
info gambar

The 13th Hoteres Japan & The FOODEX in Kansai 2021 yang dilaksanakan selama 3 hari dihadiri oleh kalangan buyers, tradings, retailers, pengusaha perhotelan, hingga produsen mamin di wilayah Jepang dan sekitarnya. Pameran yang diselenggarakan di Intex Osaka ini diikuti 5 negara, termasuk Indonesia.

Secara umum, Indonesia menghadirkan 35 pelaku usaha makanan minuman dari Indonesia, yang 21 pelaku usaha di antaranya adalah berasal dari sektor UMKM.

Partisipasi Indonesia dalam Foodex in Kansai 2021 dilaksanakan atas kerjasama Konsulat Jenderal RI Osaka dan Kementerian Perdagangan melalui perwakilan perdagangan di Jepang--Atase Perdagangan Tokyo dan ITPC Osaka--dan didukung juga oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia.

Konsul Jenderal Diana Emilla Sari Sutikno, menyampaikan bahwa rekan-rekan pelaku usaha dapat terus meningkatkan kualitas produksinya, salah satu caranya dengan memastikan produk-produk makanan minuman sudah terdaftar dan tersertifikasi.

camilan tempe
Camilan tempe yang tampil di ajang The 13th Hoteres Japan & The FOODEX in Kansai 2021 | Dok. Kemendag

Sedangkan secara terpisah, Direktur Pengembangan Promosi dan Citra, Merry Maryati menyebut partisipasi Indonesia di ajang FOODEX in Kansai ini merupakan salah satu prioritas Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) di masa pandemi, yaitu mendorong ekspor produk mamin.

''Permintaan produk mamin selama 5 tahun terakhir ke Pasar Jepang terus mengalami trend peningkatan," ungkapnya.

Permintaan ini, sambung Merry, perlu didukung pemangku kepentingan lain, seperti perbankan terkait bantuan pembiayaan/permodalan ekspornya, serta produsen terkait ketersediaan, kualitas, dan kontinuitas barang.

Lain itu, peran perwakilan perdagangan di luar negeri bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) diharapkan akan mendorong terjadinya transaksi dan kerja sama yang saling menguntungkan dalam rangka menggenjot ekspor Indonesia.

Pabrik Tempe Skala Besar Bakal Dibangun di Amerika Serikat

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Mustafa Iman lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Mustafa Iman.

Terima kasih telah membaca sampai di sini