Dari Kasturi Hingga Gandapura, Ini Daftar Minyak Gosok Termasyhur di Tanah Air

Dari Kasturi Hingga Gandapura, Ini Daftar Minyak Gosok Termasyhur di Tanah Air
info gambar utama

Pijat atau urut menjadi salah satu terapi yang digemari banyak masyarakat Indonesia. Pijat memang dikenal memiliki efek menyegarkan tubuh, menghilangkan pegal, meringankan sakit punggung atau nyeri sendiri, melancarkan peredaran darah, memberikan efek relaksasi yang berkontribusi pada berkurangnya stres hingga memperbaiki kualitas tidur.

Ketika dipijat, biasanya sang terapis akan membalurkan minyak untuk melicinkan pijatan ke tubuh. Di Indonesia, ada banyak minyak, yang biasa disebut minyak gosok, yang terkenal untuk dipakai saat memijat. Tak hanya itu, minyak gosok juga banyak digunakan untuk meringankan sakit kepala, nyeri otot, mengatasi masuk angin, bahkan ada juga yang bisa menyembuhkan luka.

Berikut daftar minyak gosok paling populer di Indonesia, biasanya selalu ada stok di rumah-rumah. Apakah Anda punya salah satunya?

Minyak gandapura

Minyak gandapura menjadi salah satu minyak gosok terkenal di Tanah Air. Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan minyak ini ialah tumbuhan gandapura (Gaultheria leucocarpa), yang hidup di dataran tinggi antara 1500-2700 mdpl. Tumbuhan dengan daun berwarna ungu dan biru tua ini juga digunakan bangsa Indian untuk pengobatan sakit gigi, sakit kepala, reumatik, dan nyeri sendi.

Dalam penggunaannya, minyak gandapura di Indonesia sering dijadikan pelicin saat pijat. Khasiatnya dapat meredakan keseleo, pegal, nyeri otot, encok, dan masuk angin. Minyak gandapura hanya untuk dipakai dioles ke kulit saat pijat dan tidak disarankan diminum.

Sejarah Kina dan Opsi Pengobatan Pasien Virus Corona

Minyak kasturi

Minyak kasturi pun dikenal memiliki beragam manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Dalam Bahasa Inggris, disebut musk oil, minyak ini terdiri dari dua jenis, yaitu nabati dan hewani.

Minyak kasturi hewani berasal dari bintil kelenjar rusa jantan, biasanya terdapat pada bagian antara perut dan area genital, leher, kepala, dan tubuh bagian atas. Spesies rusa yang menghasilkan minyak kasturi ialah musk deer yang banyak hidup di negara India, Tiongkok, Mongolia, Siberia, dan Manchuria.

Popularitas minyak kasturi sayangnya membuat musk deer banyak diburu sampai populasinya terus berkurang. Itu sebabnya harga minyak kasturi dari rusa pun semakin langka dan harganya selangit.

Untuk menggantikan minyak kasturi dari rusa, Anda bisa mencoba versi nabati yang terbuat dari kulit pohon kasturi. Jenis yang satu ini melewati pengolahan dan kulit pohon hingga menjadi ekstrak. Seiring berjalannya waktu, minyak kasturi juga bisa dibuat dengan rekayasa sintetik dengan menggunakan beberapa tanaman seperti Angelica archangelica, Olearia argophylla, dan Mimulus moschatus .

Minyak kasturi memiliki ciri khas yaitu aromanya segar dan bisa digunakan untuk meredakan tubuh yang nyeri, meningkatkan energi dan vitalitas, sebagai antiseptik bila mengalami luka gigitan serangga, bahkan dapat mengatasi masalah kulit seperti eksim dan psoriasis.

Daun Dolar, Tanaman Obat Khas Kalimantan yang Kontroversial

Minyak kayu putih

Siapa yang tak kenal nama minyak satu ini? Rasanya minyak kayu putih sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia dan jadi andalan banyak orang. Bahkan, di masa pandemi ini, banyak beredar informasi soal minum minyak kayu putih dapat menyembuhkan infeksi virus corona.

Minyak kayu putih terbuat dari hasil penyulingan daun dan ranting kayu putih (M. leucadendra). Sejak lama minyak ini memang tersohor untuk pengobatan, baik dikonsumsi oral dengan diminum atau dibalurkan ke bagian tubuh.

Biasanya minyak kayu putih digunakan untuk meredakan pusing, mual, masuk angin, mengatasi perut kembung, menghilangkan gatal setelah digigit nyamuk, meredakan hidung tersumbat, dan membantu melegakan pernapasan.

Daun Maja Asal Mojokerto Berkhasiat Sebagai Antibakteri pada Handsanitizer Alami

Minyak telon

Kalau minyak yang satu ini umumnya digunakan oleh bayi atau anak kecil. Minyak telon terbuat dari campuran minyak kayu putih, minyak adas, dan minyak kelapa. Aromanya lembut dan karena sering dipakai bayi, wanginya selalu mengingatkan kita akan harum bayi baru mandi.

Banyak juga produsen minyak telon yang menambahkan bahan lain untuk campuran, misalnya minyak lavender, chamomile, lemon, jahe, dan eukaliptus.

Pada dasarnya, fungsi minyak telon adalah menghangatkan tubuh, melembapkan kulit, mengatasi perut kembung, mencegah gigitan nyamuk, dan menenangkan bayi saat dipijat.

Sambiloto, Tanaman Pahit yang Dipercaya Bisa Cegah Covid-19

Minyak tawon

Bagi yang suka diurut, tentunya sudah tak asing lagi dengan nama minyak tawon. Meski bukan benar-benar berasal dari hewan tawon, minyak dengan bau menyengat, yang tak semua orang sanggup menghirupnya, ini memang mantap dipakai pijat. Setelah dibalurkan ke tubuh, rasa hangatnya langsung menyeruak. Meski baunya kurang sedap, nyatanya minyak tawon tetap punya banyak penggemar.

Minyak tawon merupakan jenis minyak gosok yang terbuat dari campuran minyak kayu putih, minyak serai, kunyit, dan bawang merah. Fungsinya terbilang beragam, mulai dari pertolongan pertama saat alami luka, mencegah infeksi bakter saat jatuh atau tergore benda tajam, mengatasi pegal, meredakan nyeri otot dan sendi, dan memberi efek relaksasi.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini