Membanggakan! Tim Indonesia Cetak Prestasi di Kompetisi Desain Feri Tingkat Dunia

Membanggakan! Tim Indonesia Cetak Prestasi di Kompetisi Desain Feri Tingkat Dunia
info gambar utama

Dunia masih diselimuti pandemi COVID-19 hingga saat ini. Meski begitu, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang bagi siapa saja untuk terus bisa berkarya dan berprestasi. Seperti halnya para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang tetap menorehkan prestasi di kancah internasional.

Pada Jumat (16/7) lalu waktu Washington DC, diumumkan bahwa Nawasena ITS menorehkan prestasi gemilang pada kompetisi desain kapal feri International Student Design Competition, yang diselenggarakan oleh Worldwide Ferry Safety Association (WFSA), dengan membawa pulang juara 2.

Sebagai informasi Nawasena ITS merupakan tim teknologi kelautan berkelanjutan dan inovasi dan desain Industri di ITS. Untuk WFSA International Student Design Competition sendiri merupakan sebuah kompetisi yang mengangkat tema mengenai inovasi dan pengembangan untuk konsep kapal penyeberangan yang aman dan terjangkau.

Mengintip Menu Makanan Para Atlet Olimpiade Tokyo

Perlombaan ini memiliki tujuan untuk menciptakan sebuah konsep kapal yang aman dan berkelanjutan, agar dapat terhindar dari kecelakaan kapal. Pada lomba ini, mahasiswa dituntut untuk menciptakan sebuah desain konseptual kapal feri untuk sarana transportasi laut di sungai Amazon, Brazil.

Kapal feri yang diciptakan dituntut mampu mengangkut 300 penumpang, rendah emisi, realistis, serta terjangkau dari segi ekonomi. Kompetisi tingkat duni ini diikuti oleh 23 tim dari mancanegara, seperti Hochschule Bremen, Universität Rostock, Newcastle University, Bangladesh University of Engineering & Technology, Technische Universiteit Delft, National University of Singapore, University of British Columbia, University of the State of Amazonas, Singapore institute of technology, dan Indian Maritime University.

Membawakan ide kapal flat outside catamaran

Karya Nawasena ITS pada International Student Design Competition yang diselenggarakan oleh Worldwide Ferry Safety Association
info gambar

Pada kompetisi WFSA, Nawasena ITS membawakan sebuah ide kapal penyeberangan dengan bentuk lambung flat outside catamaran dengan material alumnium alloy. Kapal MV Lanterna sendiri akan menggunakan sistem penggerak hybrid-electric yang merupakan integrasi dari generator, panel surya, dan baterai yang menyuplai azimuth propulsor.

Dengan sistem ini, konsumsi bahan bakar dapat berkurang 25.8 persen dan emisi dari kapal juga berkurang, sesuai dengan standar dari IMO dan juga regulasi dari pemerintahan setempat. Selain itu, kapal feri juga dilengkapi gel silica untuk fuel treatment dan selective catalytic reducer, serta sistem scrubber untuk mengurangi emisi gas buang.

Tawarkan Aplikasi Layanan Kesehatan, Indonesia jadi Raja di Kompetisi Inovasi Digital

Dalam menghadapi kondisi pandemi, Nawasena ITS telah menyiapkan layout ruang akomodasi kapal yang fleksibel untuk diubah-ubah dan telah menambahkan HEPA Filter pada rancangan sistem tata udara.

Selain itu, dari segi ekonomi, desain MV Lanterna memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan masih mampu meraih profit, meskipun dilakukan pembatasan penumpang saat kondisi pandemi.

Dengan kehadiran desain MV Lanterna, dapat menjadi sebuah solusi untuk moda transportasi di sungai Amazon dan solusi bagi perbaikan ekonomi penduduk lokal di sekitar sungai Amazon, Brazil.

Perwakilan tim Nawasena ITS

Foto Anggota dari Tim Nawasena ITS
info gambar

Tim yang berbasis di Departemen Teknik Sistem Perkapalan ini, mengikuti kompetisi WFSA dengan diwakilkan oleh delegasi 5 orang, yaitu Yohanes Pangestu, Bima Surya, Imam Anthony, Kevin Rizqul Habib, dan Aufal Nanda Oktova dengan dosen pendamping Agoes Santoso dan Achmad Baidowi. Dalam mempersiapkan lomba ini, tim Nawasena ITS membutuhkan waktu sekitar 6 bulan lamanya.

Peran Peneliti Indonesia yang Berkontribusi Membuat Vaksin AstraZeneca

"Walaupun kami mengerjakannya tidak bertemu satu sama lain dan di rumah masing-masing, tetapi kami dapat berkoordinasi dengan baik sehingga hasilnya juga memuaskan," kata Yohanes Timur, Ketua Nawasena ITS.

Ke depannya, Nawasena ITS akan kembali bersaing didalam kompetisi "Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional 2021 Kategori Desain" yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Dikti, Kemendikbud.

Prestasi yang dicetak Nawasena ITS dapat menjadi kaca bagi para anak muda saat ini bahwa dalam kondisi apapun, berkarya dan berprestasi masih bisa dilakukan. Selamat Nawasena ITS!*

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

RL
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini