Sederet Produk Kemasan yang Paling Diburu Konsumen Indonesia

Sederet Produk Kemasan yang Paling Diburu Konsumen Indonesia
info gambar utama

Kantar Worldpanel, salah satu perusahaan konsultan dan wawasan di dunia, merilis laporan mengenai rekam jejak merek dari berbagai produk. Laporan tersebut berjudul “Brand Footprint 2021” yang resmi terbit pada bulan Juni 2021.

Kantar Indonesia melalui “Asia Brand Footprint” Indonesia 2021” mempublikasikan data industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) di Indonesia. Brand Footprint sendiri adalah studi tahunan Kantar yang mengukur merek mana yang paling dipilih oleh konsumen.

Laporan tersebut mencakup lima sektor FMCG, yakni makanan, minuman, produk susu, perawatan rumah, dan perawatan tubuh. Laporan “Asia Brand Footprint 2021” berisi data mengenai merek yang paling dicari oleh konsumen di benua Asia dengan di delapan pasar Asia sebagai pendorong utama untuk pertumbuhan merek dalam periode tahun 2020.

Delapan pasar Asia adalah China, Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Persentase Brand Footprint Indonesia tahun ini mencakup 97 persen dari total rumah tangga baik di kota besar, kota kecil, dan daerah lainnya yang mewakili 68 juta rumah tangga.

Berhasil Mendunia, Inilah Daftar Merek Indonesia yang Populer

Pandemi Covid-19 memengaruhi pola kebutuhan konsumsi masyarakat di Indonesia

Tahun 2020 menjadi tahun yang memberikan kesan berbeda bagi sebagian besar umat manusia, tidak terkecuali bagi masyarakat di Indonesia. Pandemi Covid-19 membuat banyak masyarakat mengikuti kebijakan baru berupa pengurangan kegiatan tatap muka jarak dekat yang dialihkan dengan akses kegiatan jarak jauh atau akrab dengan istilah “di rumah saja”.

Perubahan pola aktifitas tersebut ternyata membuat pola konsumsi masyarakat memunculkan data baru. Hal tersebut terlampir dalam laporan “Asia Brand Footprint 2021”, yang mana produk consumer goods dengan kategori makanan menjadi mayoritas pengisi daftar sepuluh merek yang paling dicari di Indonesia.

Konsumen atau masyarakat Indonesia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah semenjak adanya kebijakan “di rumah saja”. Hal ini mengakibatkan konsumen Indonesia memiliki lebih banyak waktu untuk memasak, sehingga produk kategori makanan merajai merek yang paling banyak dibeli oleh konsumen Indonesia.

Berikut adalah 10 merek yang paling banyak dibeli konsumen di Indonesia selama tahun 2020.

Data sepuluh merek yang paling banyak dibeli oleh konsumen di Indonesia didominasi oleh produk makanan dan minuman. | Infografis : GoodStats
info gambar

Indomie tetap menjadi merek yang paling banyak dipilih oleh konsumen di Indonesia dengan penetrasi sebesar 96,2 persen di tahun 2020. Hal ini mencerminkan keberhasilan Indomie dalam mencapai basis pembeli tertinggi dan juga paling sering dibeli yang menggambarkan sejauh mana konsumen bergantung pada produk Indomie.

Sementara itu, di posisi kedua dan ketiga diisi oleh produk dari Wings dengan merek So Klin dari kategori perawatan rumah dan Mie Sedaap dari produk makanan.

Merek dengan pertumbuhan paling cepat selama tahun 2020

Kantar melalui “Asia Brand Footprint 2021” juga memaparkan data mengenai merek dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia. Berikut adalah daftar 10 merek dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia selama tahun 2020:

Sepuluh merek dengan pertumbuhan CRP tercepat di Indonesia. | Infografis : GoodStats
info gambar

Protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 adalah 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Pada dasarnya protokol kesehatan tersebut mengadopsi konsep kebersihan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Berdasarkan tren kebersihan selama pandemi Covid-19 menyebabkan produk perawatan diri dan kebersihan dengan merek Nuvo mengalami pertumbuhan paling cepat sebanyak 19 persen selama tahun 2020.

Merek yang diproduksi oleh perusahaan Wings ini berhasil menarik lebih dari 5 juta rumah tangga di seluruh Indonesia melalui kampanye komunikasi yang berfokus pada perlindungan terhadap kuman dan bakteri. Nuvo juga menawarkan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan merek lain yang membuat produknya dapat diakses oleh lebih banyak konsumen.

Sementara itu, di posisi ke dua sebagai merek dengan pertumbuhan paling cepat selama tahun 2020 adalah Migelas. Produk yang berada dalam naungan perusahaan Mayora ini menawarkan harga yang terbilang rendah sebesar Rp1.000 per sachet. Hal tersebut mampu memperluas basis pembelinya sebesar 2,7 juta rumah tangga dan bertumbuh sebesar 18 persen.

Sedaap mengisi urutan ke tiga sebagai merek dengan pertumbuhan paling cepat selama tahun 2020 sebesar 16 persen. Sedaap dan Nuvo merupakan produk yang bernaung di bawah perusahaan Wings yang mana dapat dilihat bahwa dua produk tersebut mampu menempatkan strategi yang tepat dan mencari peluang di masa pandemi Covid-19.

Inilah 6 Merek Kopi dengan Gerai Terbanyak di Indonesia

Fakta lain dalam laporan "Asia Brand Footprint 2021

Temuan lain dari data “Asia Brand Footprint 2021” yakni:

  1. Lima kategori produk FMCG yang paling banyak dipilih konsumen, yakni mi instan, biskuit, kopi instan, deterjen, dan penyedap rasa. Penetrasi kategori-kategori tersebut setidaknya mencapai 95 persen atau dalam kata lain, 95 dari 100 rumah tangga di Indonesia pernah membeli produk dari kategori tersebut.
  2. Sektor makanan mendominasi 10 peringkat teratas dan mendominasi peringkat 10 besar merek-merek yang bertumbuh pesat pada tahun 2020. Hal ini dipengaruhi oleh keadaan pandemi yang membuat konsumen lebih banyak beraktivitas di rumah, termasuk memasak dan makan di rumah.
  3. Indomie terus menjadi merek pilihan nomor satu bagi konsumen di Indonesia dan memegang posisi yang kuat di tingkat global, yakni di posisi ke-7 Global Brand Footprint 2021. Indomie menjadi pilihan bagi rumah tangga sebagai asupan makanan yang cepat dan rasa yang sesuai dengan lidah.
  4. Merek-merek bumbu masak seperti Sasa, Masako, Royco, dan Bango menjadi pilihan teratas bagi konsumen Indonesia sepanjang tahun 2020 sebagai penunjang kegiatan memasak dari rumah yang semakin populer pada masa pandemi ini.
  5. Kecenderungan masyarakat di sektor perawatan rumah dan perawatan tubuh menunjukkan peningkatan bagi produk-produk yang menawarkan perlindungan dari sisi kesehatan dan kebersihan terkait dengan hadirnya pandemi di tahun 2020.

Merek-merek dalam laporan tersebut diurutkan berdasarkan Consumer Reach Point (CRP). CRP merupakan matriks yang mengkalkulasikan jumlah rumah tangga yang membeli merek tertentu (penetrasi) dengan berapa kali merek tersebut dibeli (pilihan konsumen).

Meningkatkan CRP dalam keadaan yang fluktuatif di masa pandemi dibutuhkan strategi yang adaptif untuk menarik konsumen.

Merek Coklat Terfavorit Bagi Remaja di Indonesia

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Widhi Luthfi lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Widhi Luthfi.

WL
IA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini