Bagaimana Menuliskan Angka yang Benar dalam Sebuah Kalimat?

Bagaimana Menuliskan Angka yang Benar dalam Sebuah Kalimat?
info gambar utama

Mengapa mempelajari bahasa Indonesia yang baik dan benar menjadi hal penting? Karena disadari atau tidak, penggunaan bahasa yang tidak memperhatikan kaidah tata bahasa sering kali memunculkan kebingungan, baik dalam bentuk pengucapan maupun tulisan.

Tak dimungkiri, bahasa menjadi salah satu hal krusial dalam sebuah komunikasi yang sudah pasti akan selalu kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Bersamaan dengan itu, cara setiap orang dalam merespons pesan yang diterima saat berkomunikasi jelas berbeda.

Karena itu, sangat penting bagi kita untuk bisa memahami penggunaan bahasa yang baik dan benar, agar dapat menghindari hal yang tidak diinginkan saat berkomunikasi baik dalam bentuk lisan maupun tulisan.

Berangkat dari hal tersebut, untuk menjawab keresahan dan rasa ingin tahu yang dimiliki oleh sejumlah pihak, GNFI bekerja sama dengan Narabahasa untuk menghadirkan program Tanya Jawab Bahasa yang bertujuan memberikan edukasi dan pemahaman tentang bagaimana penggunaan tata bahasa yang baik dan benar.

Berikut beberapa pertanyaan dan jawaban yang diharapkan dapat sekaligus memberi pengetahuan baru bagi pengikut sekaligus pembaca setia GNFI dan Narabahasa.

1. Saya menemukan kata borang acu dalam surat resmi. Apakah arti dan padanannya? Selain itu, apakah padanan untuk template?

Kata "templat" sudah ada di KBBI sebagai serapan template.

"Borang" = formulir; "Borang acu" = formulir yang diacu/dirujuk.

2. Apakah nama binatang sebagai tokoh dalam cerita ditulis dengan huruf kapital?

Ya, nama binatang yang dipakai sebagai pengacuan dalam cerita diawali dengan huruf kapital, misalnya Mama Kelinci dan si Kucing.

3. Apakah padanan rundown?

rundown = susunan acara.

4. Bagaimanakah penulisan angka yang tepat?

Bilangan yang dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf, sedangkan yang dinyatakan dengan lebih dari dua kata ditulis dengan angka. Contoh: empat maksim.

5. Apakah menggeruduk merupakan kata dalam bahasa Indonesia?

"Geruduk" belum ada di KBBI. Dalam bahasa Jawa, "gruduk" berarti 'mendatangi bersama-sama dengan orang banyak'.

6. Dalam penulisan surat, mengapa yang baku hanya Yth, bukan Kepada Yth.?

Kata "kepada" tidak diperlukan dalam alamat karena kata depan cukup dipakai dalam kalimat lengkap dan tidak dalam potongan informasi.

7. Sila dan silakan, mana yang benar?

Keduanya benar. Kita biasa pakai silakan.

8. Undang-undang atau Undang-Undang?

Undang-Undang, keduanya kapital. Kedua unsur kata ulang utuh diawali huruf kapital ketika dipakai dalam judul.

9. Apakah "kemarin dulu" sinonimnya "selumbari"?

Benar. Asalnya dari bahasa Minang.

10. Apa saja buku referensi mengenai padanan kata/peristilahan asing?

PUPI dan Tata Istilah.

11. Penulisan kata "Oke" perlu dimiringkan atau tidak?

Dalam ragam resmi, "oke" ditulis dengan huruf miring karena ditandai "cak".

12. Kalau insecure dipadankan dengan minder, apakah bisa?

Bisa. Insecure = tidak percaya diri. Minder = rendah diri (cak).

13. Cara menulis tanda baca titik dan petik bagaimana? Apakah titik dulu, atau petik dulu?

Bergantung pada jenis petikannya. Petikan langsung titik dulu baru petik; petikan tidak langsung petik dulu baru titik.

14. Bagaimana penggunakan kata "namun" yang baik dan benar?

"Namun" konjungsi antarkalimat yang diletakkan pada awal kalimat dan diikuti dengan tanda koma. Untuk di tengah kalimat, gunakan "tetapi".

15. Boleh atau tidak dalam suatu judul artikel menggunakan angka di depannya?

Tidak.

16. Padanan e-mail dalam bahasa Indonesia yang benar apakah "surat elektronik" atau "pos elektronik"?

Baik surat elektronik maupun pos elektronik dicantumkan dalam KBBI sebagai sinonim.

17. Bedanya pernyataan yang mendukung dan memperkuat apa, ya? Selain itu, apa bedanya pernyataan memperlemah dan menolak?

mendukung = memperkuat

menolak = memperlemah

18. Apakah ada perbedaan cara membaca "i" dan "y" ketika berada pada akhir suku kata?

Tidak ada. Contoh: lebay dan lebai.

19. Arti "operasi" (medis) dan "bedah" apakah ada bedanya?

KBBI menyamakan operasi dalam konteks kedokteran (Dok) dengan bedah.

20. Apakah ada perbedaan antara "pembaruan" dan "pemutakhiran"?

Mutakhir = terakhir, terbaru. Ada perbedaan derajat antara mutakhir dan baru.

Itu dia beberapa pertanyaan mengenai ketatabahasaan yang diharapkan dapat memberi pandangan dan pemahaman baru dalam berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan, semoga bermanfaat!

Catatan redaksi:

Konten di atas hasil kolaborasi antara GNFI dan Narabahasa. Untuk menjelajah lebih jauh, silakan klik tautan berikut Arsip Ihwal Bahasa.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

SA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini