Memopulerkan Bahasa Daerah Melalui Wikipedia Bahasa

Memopulerkan Bahasa Daerah Melalui Wikipedia Bahasa
info gambar utama

Menjadi negara heterogen yang penuh kemajemukan dari berbagai sendi kehidupan membuat Indonesia memiliki banyak info untuk dikulik.

Wikipedia, salah satu pusat informasi dan referensi terbesar di internet menyediakan ruang khusus bagi artikel atau tulisan dengan berbagai bahasa. Bukan hanya bahasa Ibu, Wikipedia juga menyediakan tempat bagi tulisan dengan bahasa daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Artikel wikipedia edisi bahasa-bahasa di Indonesia

Perbandingan jumlah tulisan yang menggunakan bahasa daerah di Wikipedia | Infografis : GoodStats
info gambar

Tulisan berbahasa daerah yang termuat di Wikipedia didominasi oleh bahasa Melayu sebanyak 347.969 tulisan. Terbanyak ke dua oleh bahasa Minangkabau sebanyak 224.454 tulisan.

Sementara itu, bahasa daerah yang terdaftar di Wikipedia ada 13 bahasa yang dikumpulkan dan di kompilasi oleh para kontributor melalui berbagai progam dan kegiatan yang dinaungi oleh Wikimedia Foundation.

Data tersebut ditutup dengan jumlah tulisan bahasa daerah Madura sebanyak 771 tulisan yang terhitung per 28 April 2021 dari Wikimedia Indonesia.

Lima Negara yang Mengajarkan Bahasa Indonesia di Sekolah dan Perguruan Tinggi

Tak hanya Wikipedia, produk Wikimedia lainnya juga dilengkapi bahasa daerah Indonesia

Wikimedia sendiri merupakan nama dari sebuah organisasi berbentuk yayasan nirlaba dengan nama resmi Wikimedia Foundation, Inc. Yayasan yang berpusat di Florida, Amerika Serikat ini berfokus pada perkembangan pengetahuan secara umum dan bebas yang dilengkapi dengan program kegiatan hingga produk-produk pendukung.

Wikimedia menaungi beberapa produk informasi seperti Wikipedia, Wiktionary, Wikiquote, Wikibooks, Wikisource, Wikispecies, Wikiversity serta proyek-proyek kolaboratif Meta-Wiki. Produk yang dihasilkan oleh Wikimedia dapat diakses secara umum, bebas dan gratis.

Indonesia menjadi salah satu bagian dari sebaran sayap Wikimedia yang tersebar di berbagai negara. Melalui Wikimedia Indonesia, lahirlah produk besutan Wikimedia yang diprakarsai oleh para kontributor Wikimedia dari Indonesia.

Berdasarkan Wikidata, produk Wikimedia yang hadir di Indonesia yakni Wikipedia, Wiktionary, Wikibooks, Wikiquote dan Wikisource Indonesia. Wikipedia Indonesia yang merupakan ensiklopedia bebas di Indonesia menyediakan akses tulisan dari beberapa bahasa daerah.

Contohnya adalah Wiktionary. Wiktionary dilengkapi dengan bahasa Indonesia, Melayu, Jawa, Minangkabau, Nias dan Sunda.

Hal tersebut seperti yang terlampir di atas dalam data jumlah tulisan bahasa daerah di Wikipedia Indonesia. Pun dengan produk Wikimedia lainnya yang hadir di Indonesia, beberapa bahasa daerah telah tersedia untuk lebih mewarnai informasi pada produk di bawah naungan Wikimedia Foundation.

Menjaga Bahasa Indonesia Bagian Timur Agar Tak Rentan Punah

Wikipedia bahasa daerah menjadi salah satu bentuk pelestarian bahasa daerah sebelum berada di status "punah"

Tersedianya Wikipedia dengan berbagai bahasa daerah di Indonesia menjadi salah satu angin segar di tengah data yang menunjukkan beberapa bahasa daerah di Indonesia punah dan terancam punah.

Dirangkum dari Fanny Henry Tondo dalam Kepunahan Bahasa-Bahasa Daerah: Faktor penyebab dan Implikasi Etnologis dalam Jurnal Masyarakat & Budaya (284-290: 2009), di bawah ini faktor yang dapat menyebabkan punahnya bahasa daerah di Indonesia.

  • Pengaruh bahasa mayoritas di lingkungan yang menggunakan bahasa daerah,
  • Kondisi masyarakat penuturnya yang bilingual atau bahkan multilingual,
  • Faktor globalisasi mendorong penutur bahasa untuk dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan penutur bahasa lain yang berasal dari daerah lain atau bahkan negara lain,
  • Migrasi penduduk keluar daerah,
  • Perkawianan antar etnik juga mendorong kepunahan bahasa daerah. Karena, perkawinan antar etnik akan sulit berkomunikasi jika menggunakan daerah masing-masing, akhirnya mereka menggunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi,
  • Bencana alam dan musibah yang meleyapkan seluruh penutur bahasa daerah di suatu tempat.
  • Kurangnya penghargaan dan kebanggan atas bahasa daerah oleh penuturnya,
  • Kurangnya intensitas komunikasi menggunakan bahasa daerah,
  • Keberadaan bahasa Indonesia juga mendorong kepunahan bahasa daerah. Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi banyak digunakan di berbagai ranah, pendidikan, pekerjaan, acara kenegaraan, dan lain-lain.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan jumlah bahasa daerah yang dimiliki Indonesia sebanyak 718 bahasa daerah.

Namun 8 di antaranya sudah punah, yaitu:

  • Bahasa Tandia (Papua Barat),
  • Bahasa Mawes (Papua),
  • Bahasa Kajeli (Maluku),
  • Bahasa Piru (Maluku),
  • Bahasa Moksela (Maluku),
  • Bahasa Palumata (Maluku),
  • Bahasa Hukumina (Maluku), dan
  • Bahasa Hoti (Maluku).

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengelompokan status bahasa daerah di Indonesia menjadi beberapa kategori berdasarkan persentase jumlah penuturnya, yaitu:

  • Aman, jika bahasa tersebut masih digunakan oleh semua kalangan dalam entik tersebut,
  • Rentan, jika penutur bahasa tersebut, baik anak maupun orang dewasa, jumlahnya sedikit,
  • Kemunduran, apabila bahasa tersebut dituturkan oleh sebagian anak dan orang dewasa, sedangkan sebagiannya tidak,
  • Terancam punah, jika semua penuturnya berumur 20 tahun ke atas dan jumlahnya sedikit, sementara generasi tua tidak menuturkan bahasa tersebut kepada anaknya atau kalangan mereka sendiri,
  • Kritis apabila penutur bahasanya berumur 40 tahun ke atas dan jumlahnya hanya sedikit, dan
  • Punah, apabila sudah tidak ada lagi yang menggunakannya.

Indikator status suatu bahasa daerah dapat dilihat dari persentase jumlah penuturnya. Jika persentase jumlah penuturnya di atas 80 persen maka bahasa daerah tersebut masih dalam kategori aman.

Jika persentase jumlah penuturnya antara 61-80 persen maka bahasa daerah dapat dikatakan sudah rentan, dan seterusnya semakin kecil persentase jumlah penuturnya maka makin kritis pula status bahasa daerah.

Perlu adanya kerja sama dan menyatukan peran sebagai upaya untuk melestarikan bahasa daerah. Pemerintah, masyarakat, juga akademisi kebudayaan dan semua penutur bahasa perlu melakukan perannya masing-masnig.

Regulasi pelestarian bahasa daerah menjadi salah satu upaya dan peran dari pemerintah. Mencintai, menggunakan dan mengajarkan bahasa daerah kepada generasi selanjutnya dapat menjadi peran masyarakat penutur bahasa untuk secara sadar melestarikan bahasa daerahnya.

Dokumentasi bahasa daerah dalam berbagai bentuk seperti manuskrip, prasasti, hingga alih bahasa ke dalam bahasa daerah secara resmi dapat menjadi peran akademisi kebudayaan.

Memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi masa kini pun menjadi bentuk adaptasi bahasa daerah dengan perkembangan jaman. Hal tersebut menjadi cikal bakal lahirnya Wikipedia dengan berbagai bahasa daerah di Indonesia.

Kehadiran bahasa daerah lainnya diharapkan dapat menyusul dan kian melengkapi halaman Wikipedia bahasa daerah di Indonesia.

6 Negara yang Gunakan Bahasa Jawa Sebagai Bahasa Sehari-Hari

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Widhi Luthfi lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Widhi Luthfi.

WL
IA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini