Penting! Berikut Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Membuat CV ATS Friendly

Penting! Berikut Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Membuat CV ATS Friendly
info gambar utama

Penulis: Nur Annisa Kusumawardani

Gabung Telegram Kawan GNFI untuk dapat informasi seputar program dan tulisan terbaru Good News From Indonesia.

Salah satu bagian utama dari proses melamar suatu posisi pekerjaan maupun magang adalah menyerahkan Curriculum Vitae atau CV. Hal ini dikarenakan hampir tiap lowongan pekerjaan selalu memerlukan CV sebagai syarat terpenting administrasi.

Pada umumnya, seorang recruiter/HRD perusahaan akan menerima puluhan hingga ribuan CV dalam sehari. Hal ini menjadikan proses scan CV menjadi tidak efektif jika dilakukan secara manual.

Kini, banyak perusahaan yang memanfaatkan Applicant Tracking Systems (ATS) sebagai alat untuk mempermudah recruiter dalam mencari kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Apa itu ATS? Apa yang perlu diperhatikan dalam membuat CV ATS friendly? Yuk, simak dalam penjelasan berikut!

ATS merupakan suatu software yang dapat melakukan scanning konten pada resume atau CV. ATS menggunakan algoritma tertentu untuk menemukan keyword berupa skil tertentu, pendidikan, hingga pengalaman kerja kandidat perusahaan.

Pada umumnya, ATS digunakan karena kepraktisannya dalam melakukan tracking terhadap jumlah CV yang tinggi sehingga mempermudah perusahaan dalam manajemen data dan memperlancar proses rekrutmen. Filter ATS akan menentukan apakah suatu CV dapat diterima dan lanjut ke tahap berikutnya ataupun tidak.

Deretan Kerja Paruh Waktu Bagi Para Mahasiswa

Mengapa perlu menggunakan CV ATS friendly?

CV yang ATS friendly | LinovHR
info gambar

Mencari pekerjaan adalah kompetisi yang tidak mudah, sehingga, sebisa mungkin pelamar harus berusaha menyesuaikan CV dengan kebutuhan perusahaan yang dilamar. Hal ini dikarenakan mayoritas recruiter tidak memiliki banyak waktu untuk meneliti tiap CV yang diterima. Semakin mudah suatu CV dipahami dan dibaca, semakin besar peluang untuk dapat melangkah ke tahap berikutnya.

CV yang ATS friendly memungkinkan recruiter serta sistem ATS untuk menangkap apa yang Kawan ingin sampaikan melalui CV secara lebih mudah. Dengan desain yang sederhana dan keterangan yang tepat sasaran, dapat dipastikan bahwa CV Kawan akan semakin stand out dibandingkan CV pelamar yang lain, serta mengantarkan Kawan untuk diterima di posisi yang diidamkan.

Melihat Sejarah Kampus UI, Rahim Perguruan Tinggi di Indonesia

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat CV yang ATS friendly. Berguna untuk Kawan pada jobseeker atau mahasiswa yang ingin melakukan program magang.

1. Pilih template sederhana dan hindari ornamen berlebihan

CV kreatif dengan warna favorit memang enak dilihat mata, namun, elemen dan desain yang berlebihan dapat mempersulit sistem ATS untuk melakukan tracking CV yang Kawan punya.

CV ideal versi ATS berfokus pada pengalaman dan skil, tanpa perlu menambahkan diagram, simbol, atau gambar-gambar yang berlebihan. Hindari penggunaan font yang tidak familiar serta ukuran tulisan yang terlalu kecil maupun besar. Alternatif terbaik ialah menggunakan font Arial, Time News Roman, atau Helvetica Neue dengan ukuran 11.

2. Menulis capaian selama bekerja

Deskripsi pekerjaan merupakan salah satu poin terpenting yang perlu diperhatikan dalam pembuatan CV. Namun, penulisan deskripsi juga dianjurkan untuk menggunakan teknik tertentu.

Penulisan dalam bullet points serta mempresentasikan data kuantitatif adalah salah satu cara efektif agar CV Kawan dilirik oleh ATS sekaligus recruiter. Salah satu contohnya ialah dengan menuliskan poin seperti, “Meningkatkan penjualan sebesar 15 persen dalam jangka waktu 2 minggu” sebagai capaian kerja saat menjadi sales intern di perusahaan A.

3. Menyisipkan keyword penting

ATS melakukan tracking CV melalui keywords tertentu yang diinginkan perusahaan. Sebagai pelamar, Kawan diharapkan dapat menyisipkan keywords tersebut dalam CV Kawan untuk menarik perhatian ATS.

Cara untuk mengetahui keywords tersebut adalah dengan melakukan riset pada portal lowongan kerja, dan mempelajari deskripsi pekerjaan apa saja yang tercantum pada halaman tersebut.

Misalnya, ketika Kawan ingin melamar sebagai SEO Writer dalam suatu agensi, Kawan perlu menambahkan keywords seperti Search Engine Optimization, Google Analytics, writing, dan sejenisnya, pada CV yang Kawan miliki.

Terbaru! Inilah 10 Kampus Terbaik di Indonesia Versi QS World Rankings 2022

4. CV berbeda untuk lowongan pekerjaan yang berbeda

Untuk mendapatkan pekerjaan impian, tidak dianjurkan untuk hanya memiliki satu CV saja. Melamar berbagai posisi pekerjaan dengan satu CV yang sama dapat berujung sia-sia. Hal ini dikarenakan tiap lowongan cenderung memiliki kebutuhan serta target masing-masing yang berbeda.

Kawan perlu menuliskan pengalaman, sertifikasi, serta pencapaian yang relevan dengan posisi yang Kawan lamar. Hindari menuliskan seluruh kegiatan yang pernah Kawan ikuti karena hanya akan mengurangi kualitas CV. Selain itu, pastikan juga bahwa tiap CV tepat sasaran dengan posisi yang diincar, ya.

5. Gunakan bahasa Inggris dan simpan dalam format PDF

Tak lupa, utamakan penggunaan bahasa Inggris dalam CV yang Kawan punya. Meskipun Kawan melamar lowongan pekerjaan pada perusahaan lokal, tidak menutup kemungkinan bahwa recruiter perusahaan tersebut menggunakan sistem ATS dalam bahasa Inggris.

Pastikan CV disimpan dalam format PDF untuk memudahkan sistem ATS sekaligus recruiter untuk melakukan sortir CV yang Kawan punya.

Demikianlah beberapa tips yang dapat Kawan aplikasikan dalam membuat CV yang ATS friendly. Tetap semangat dan semoga berhasil meraih impian, ya!*

Referensi: My Perfect Resume | Live Career

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Kawan GNFI Official lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Kawan GNFI Official.

Terima kasih telah membaca sampai di sini