Satu Lagi Jenama Fesyen Lokal yang Siap Melantai di New York Fashion Week

Satu Lagi Jenama Fesyen Lokal yang Siap Melantai di New York Fashion Week
info gambar utama

“Something Big is Coming”

Tepatnya seperti itu kalimat sederhana yang pertama kali dipublikasi oleh salah satu YouTuber sekaligus influencer ternama, Arief Muhammad, sejak awal bulan Agustus 2021 lalu.

Awalnya masih terbilang sederhana, karena sosok yang kerap dijadikan sebagai panutan dan kiblat lifestyle oleh kawula muda di tanah air ini langsung diketahui akan kembali melakukan kolaborasi dengan salah satu jenama fesyen lokal, Erigo.

Saat pertama kali memberikan bocoran mengenai hal besar yang akan terjadi, Arief mengungkap bahwa dalam waktu dekat, akan ada pergerakan dan pencapaian anak bangsa yang diharapkan dapat membuat Indonesia bangga.

Baru-baru ini, teka-teki tersebut semakin jelas terjawab setelah beredar tayangan videotron di Times Square New York, yang menampilkan wajah jajaran pesohor Indonesia mulai dari kalangan selebriti, influencer, hingga content creator.

“Best selling brand in Indonesia is inviting you to NYFW: The Shows”

Semakin memperjelas, Erigo melalui media sosial Instagram resmi mereka, akhirnya mengumumkan keterlibatan pada salah satu ajang peragaan busana terbesar di dunia, New York Fashion Week Spring/Summer 2022.

Eiger, Produk Petualang Asal Bandung yang Mendunia

Siap bawa 60 koleksi Erigo X khusus untuk dipamerkan di NYFW

Konferensi Pers Erigo
info gambar

Pada Senin (23/8), Erigo akhirnya secara resmi mengadakan konferensi pers virtual, sekaligus mengumumkan langkah besar yang dilakukan oleh jenama besutan Muhammad Sadad ini.

Sekilas informasi, New York Fashion Week (NYFW) adalah pagelaran pekan fesyen yang umumnya diselenggarakan dua kali dalam setahun, yakni pada bulan Februari dan September di AS. NYFW adalah salah satu dari empat besar pekan fesyen ternama yang diselenggarakan di kota tersohor dunia lainnya yaitu Milan, Paris, dan London.

Adapun NYFW Spring/Summer 2022 sebagai gelaran yang akan melibatkan Erigo nantinya akan berlangsung pada tanggal 8-12 September 2021. Karena itu, Erigo bersama sejumlah pesohor yang disebutkan sebelumnya akan bertolak ke New York pada bulan September mendatang untuk memeragakan sebanyak 60 koleksi busana eksklusif Erigo X yang sudah disiapkan.

Pada kesempatan yang sama, Sadad memaparkan bahwa Erigo X menyuguhkan tren terkini mulai dari pakaian sehari-hari untuk kegiatan yang aktif, dan pakaian untuk kebutuhan formal yang mengadaptasi elemen gender neutral.

Selain itu, fokusnya juga ditujukan untuk menghadirkan fesyen yang memiliki kualitas tinggi, namun dengan harga yang tetap terjangkau.

Sampainya Erigo ke publikasi New York sebenarnya bukanlah kali pertama ini terjadi. Pada Maret 2021 lalu, Sadad juga pernah membawa Erigo untuk menghiasi salah satu layar kaca di Times Square. Kala itu, Erigo bahkan menjadi satu-satunya jenama dari Asia yang ikut mengampanyekan gerakan #StopAsianHate.

Melihat pencapaian besar yang berhasil diraih saat ini, bagaimana dan sejak kapan sebenarnya perjalanan Erigo dimulai?

4 Jenama Fesyen Lokal yang Konsisten Lestarikan Wastra Nusantara

Sempat mengalami pergantian nama dan kerap merugi

Erigo Fullfilment Centre
info gambar

Sama halnya seperti kisah kesuksesan lain yang tidak diperoleh secara instan, Sadad beberapa kali pernah membagikan cerita soal bagaimana awal mulanya dia menggeluti usaha clothing line, sebelum memiliki nama resmi Erigo seperti sekarang ini.

Sadad diketahui sudah memiliki ketertarikan kepada dunia bisnis semenjak duduk di bangku SMA, namun keseriusannya untuk memulai bisnis dimulai pada akhir November 2010 saat dirinya sudah sudah berkuliah.

Keseriusannya berlanjut di tahun 2011, saat Sadad merintis usaha fesyen yang segalanya masih ia kerjakan sendiri. Berawal dari sebuah kamar tinggal di Kota Depok, nama yang sempat ia pakai untuk usahanya adalah Selected and Co.

Tapi ternyata, nama tersebut memiliki kesamaan dengan bisnis serupa lainnya, sehingga Sadad memakai nama Erigo sejak tahun 2013. Produk fesyen yang dihadirkan Erigo pun awalnya masih mengusung konsep dengan tema batik, namun pada akhirnya beralih menjadi fesyen dengan gaya kasual.

Keseriusan Sadad dalam mengembangkan bisnisnya dapat dikategorikan sangat berani dan terbilang ekstrem. Bukan tanpa alasan, dirinya sudah mengorbankan banyak materi baik dari yang dia miliki sendiri sampai melakukan pinjaman dalam jumlah besar ke berbagai pihak.

Sempat ada masa Sadad memiliki banyak hutang demi mengembangkan bisnisnya itu, hingga pada akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliah demi fokus mempertahankan Erigo saat itu.

Berbagai upaya promosi digeluti mulai dari melakukan penjualan secara online atau mengikuti acara pameran dan menjajakan produknya secara langsung. Lewat pameran, dalam setahun Erigo mampu menjual 100-120 ribu potong pakaian yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp130 ribu sampai Rp375 ribu.

Hasilnya, pada tahun 2015 Erigo diketahui berhasil meraup omset sebesar Rp22 miliar. Namun pencapaian tersebut tentu bukan akhir dari segalanya. Di tahun 2017, Sadad mulai masuk ke platform eCommerce dan Erigo pun lebih banyak dikenal dengan nama Erigo Store kala itu.

Kerap menjadi partner usaha yang digandeng oleh berbagai eCommerce sebagai salah satu usaha lokal yang menggaungkan gerakan Bangga Buatan Indonesia, nama Erigo pun semakin dikenal.

Sempat ikut terdampak pandemi dan menyebabkan pengurangan karyawan, namun hal tersebut tidak berlangsung lama. Saat ini, diketahui sudah ada sebanyak enam authorized store online Erigo yang tersebar di Banjarmasin, Malang, Palembang, Yogyakarta, dan Kendari.

Produk-produk Erigo juga diketahui sudah sampai ke konsumen di Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Hadirnya promosi Erigo di Maret 2021 lalu, ternyata juga sebagai awal mula masuknya produk mereka ke pasar AS di bulan selanjutnya.

Mengutip Antara, Sadad mengungkap bahwa pencapaian kala itu masih menjadi titik awal pihaknya untuk kembali memperluas jenama Indonesia di kancah internasional.

“Bagi kami, sebuah kebanggaan dapat menampilkan brand Indonesia. Tapi masih banyak mimpi-mimpi yang ingin kami capai untuk membawa Erigo agar dikenal hingga negara-negara lain dan menunjukkan bahwa produk lokal memiliki potensi besar” tutur Sadad.

Sampai di titik sekarang, saat di mana Sadad dan Erigo siap membawa nama Indonesia di panggung NYFW 2021, dirinya kembali mengungkap harapan yang akan tercapai lewat karyanya kali ini.

"Kami sangat berharap, busana yang diluncurkan bisa dipakai oleh semua kalangan, ras, dan gender, mudah-mudahan dapat menjadi inspirasi dan jadi ajang pembuktian bahwa brand lokal bisa bersaing di kancah global, Indonesia juga bisa bersaing di kancah global" pungkas Sadad.

Jalan Panjang Jenama Indonesia hingga Dikenal Dunia

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

SA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini