Data Danau Diperbarui, Kini Ada 5.807 Danau yang Tersebar di Indonesia

Data Danau Diperbarui, Kini Ada 5.807 Danau yang Tersebar di Indonesia
info gambar utama

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada tahun 2016 mengakui bahwa Indonesia belum memiliki data mengenai danau dan sungai yang akurat. Melalui Pusat Penelitian Limnologi LIPI sebagai pusat penelitian dengan lingkup dan fungsi berkaitan pada pengelolaan perairan darat melakukan banyak kajian atau penelitian terutama danau-danau yang ada di Indonesia.

LIPI berkomitmen akan segera merealisasikan pengadaan data danau dan sungai yang ada di Indonesia terlebih mengingat pentingnya peran dua ekosistem tersebut di tengah kondisi ekologis Indonesia. Selain itu, keakuratan data danau dan sungai dapat membantu proses konservasi secara tepat untuk kelestarian ke depannya.

Hal tersebut akhirnya terwujud di akhir tahun 2020. LIPI telah melakukan pendataan jumlah danau di Indonesia yang hasilnya diterbitkan dalam bentuk buku yang disusun secara berseri dengan judul Identifikasi Danau Indonesia terdiri atas lima seri buku yaitu:

  1. Identifikasi Danau Indonesia Seri Sumatra,
  2. Identifikasi Danau Indonesia Seri Jawa, Bali dan Nusa Tenggara,
  3. Identifikasi Danau Indonesia Seri Sulawesi,
  4. Identifikasi Danau Indonesia Seri Kalimantan,
  5. Identifikasi Danau Indonesia Seri Maluku dan Papua.

Kelima buku tersebut disusun oleh Pusat Penelitian Limnologi LIPI yang memuat informasi mengenai jumlah, nama, lokasi, luas, dan tipe danau yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Publikasi mengenai hasil pendataan danau yang dikemas dalam bentuk buku tersebut dilakukan melalui webinar yang disiarkan langsung oleh channel YouTube resmi miliki LIPI pada bulan Desember 2020, dengan judul Database Danau-Danau di Indonesia dan Peluncuran Buku Identifikasi Danau Indonesia.

Pada peluncuran buku Identifikasi Danau Indonesia itu, dihadiri oleh:

  • Nur Hygiawati Rahayu, Direktur Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air, Bappena,
  • Lien Rosalina, Kepala Pusat Pemetaan dan Intergrasi Tematik Badan Informasi Geospasial (BIG),
  • Panelis dari Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, LAPAN,
  • Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung, KLHK,
  • Direktorat Bendungan dan Danau, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR,
  • Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah,
  • Kementerian Dalam Negeri dan Dosen Geografi Universitas Gadjah Mada.
Danau Matano, Danau Terdalam di Asia Tenggara yang Dihuni Ikan Purba

Jumlah keseluruhan danau di Indonesia berdasarkan Limnologi LIPI

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro kala itu dengan buku
info gambar

Buku Identifikasi Danau Indonesia disusun secara berseri berdasarkan wilayah lokasi danau berada. Terdapat lima seri buku yang memetakan danau di Indonesia yakni Seri Sumatera, Seri Jawa-Bali-Nusa Tenggara, Seri Sulawesi, Seri Maluku-Papua dan Seri Kalimantan yang diharapkan dapat digunakan sebagai rujukan guna mendukung program pemerintah dalam menjaga keberlanjutan danau.

Berdasarkan lima seri buku tersebut, total danau yang ada di Indonesia saat ini ada sebanyak 5.807 danau yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan kategori danau alami (1.022), danau buatan (1.314), dan 3.471 danau yang belum teridentifikasi dalam kategori tersebut.

Selain berdasarkan asal mulanya, LIPI juga mengelompokkan danau-danau di Indonesia berdasarkan identitas danau yakni danau yang sudah memiliki nama dan yang belum memiliki nama. Dari total 5.807 sebaran danau di Indonesia, sebanyak 2.038 danau sudah memiliki nama dan sisanya sebanyak 3.769 danau belum memiliki nama.

Kategori lain juga disusun berdasarkan ukuran luasan danau yang dibagi menjadi lima, yakni:

  • Danau sangat kecil,
  • Danau kecil,
  • Danau sedang,
  • Danau besar, dan
  • Danau sangat besar.

Sementara itu, jika dilihat dari kelompok ukuran luasan danau, terdapat 1.797 danau berukuran sangat kecil dengan luas kurang dari 1 hektare (ha). Danau berukuran kecil seluas 1–1.000 ha ada sebanyak 3.949 danau, danau berukuran sedang seluas 1.000–10.000 ha ada sebanyak 51 danau, danau berukuran besar seluas 10.000–100.000 ha ada sebanyak 9 danau, dan 1 danau berukuran sangat besar seluas lebih dari 100.000 ha yakni Danau Toba di provinsi Sumatra Utara.

Danau Toba menjadi danau terbesar di Indonesia juga merupakan danau vulkanik terbesar di dunia. Danau vulkanik adalah danau yang terbentuk akibat letusan gunung berapi yang menyebabkan terjadinya cekungan besar (kaldera) hingga membentuk pusat air.

3 Danau di Indonesia Ini Jadi Habitat Ubur-Ubur Tak Menyengat

Rincian data danau di semua seri buku Identifikasi Danau Indonesia

Jumlah danau di masing-masing wilayah | Foto : GoodStats
info gambar

Lima seri buku “Identifkasi Danau Indonesia” melampirkan data danau berdasarkan kategori-kategori di atas yakni asal mula, identitas dan ukuran luas danau.

Identifikasi danau seri Sumatra

Ada sebanyak 382 total danau di dalam buku Seri Sumatra, dengan rincian 81 danau alami, 31 danau buatan dan 270 danau yang belum teridentifikasi.

Dalam kategori identitas, ada sebanyak 262 danau yang telah memiliki nama dan 120 danau yang belum memiliki nama.

Total 382 danau tersebut, terdiri dari 26 danau yang berukuran sangat kecil, 342 danau kecil, 11 danau sedang, 2 danau besar dan 1 danau sangat besar yakni Danau Toba.

Identifikasi danau seri Jawa-Bali-Nusa Tenggara

Data danau yang tersebar di sepanjang pulau Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara ada sejumlah 1.990 danau dengan rincian 325 danau alami, 845 danau buatan, dan 820 danau yang belum teridentifikasi asalnya.

Sementara itu, untuk kategori luasan danau terdapat 641 danau berukuran sangat kecil, 1.336 danau kecil dan 13 danau berukuran sedang.

Dalam kategori identitasnya, ada sebanyak 1.272 danau sudah memiliki nama dan sisanya sebanyak 718 danau belum memiliki nama.

Identifikasi danau seri Sulawesi

Pada Seri Sulawesi, total danau yang terdata ada sebanyak 472 danau. Dengan rincian 94 danau alami, 11 danau buatan, dan 267 danau belum teridentifikasi.

Jika dilihat dari kategori ukuran luasan danau, terdapat 204 danau berukuran sangat kecil, 259 danau kecil, 6 danau sedang dan 3 danau besar.

Sementara itu, dalam daftar kategori identitasnya ada 116 danau yang sudah memiliki nama dan 356 danau yang belum memiliki nama.

Identifikasi danau seri Kalimantan

Pada seri kalimantan, tercatat ada 2.345 danau dengan rincian ada 429 danau alami, 426 danau buatan dan 1.490 danau yang belum teridentifikasi asal terbentuknya.

Untuk kategorisasi identitas danau terdiri dari 202 danau yang telah memiliki nama, dan 2.143 danau yang belum memiliki nama.

sebaran ukuran danau di Seri Kalimantan yakni 805 danau berukuran sangat kecil,1.529 danau berukuran kecil, 9 danau berukuran sedang dan 2 danau berukuran besar.

Identifikasi danau seri Maluku-Papua

Terakhir pada Seri Maluku-Papua, terdapat total 618 danau dengan rincian 93 danau alami dan 525 danau yang belum teridentifikasi.

Sementara itu, dari total 618 danau di sepanjang Maluku dan Papua ada 184 danau yang sudah memiliki nama dan sisanya sebanyak 434 danau belum diberikan nama.

Danau pada Seri Maluku-Papua pun memiliki ukuran yang bervariasi yakni 121 danau berukuran sangat kecil, 483 danau berukuran kecil, 12 danau berukuran sedang dan 2 danau berukuran besar.

Ikan Bilih, Spesies Endemik Penghuni Danau Singkarak yang Terancam Punah

Data danau sebagai pertimbangan kebijakan berbasis ekologi

Terbitnya buku yang berisi data danau di Indonesia yang diteliti tim Limnologi LIPI diharapkan dapat menjadi rujukan dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah pusat maupun daerah untuk menjaga ekosistem, kelestarian serta pendayagunaan danau sesuai dengan fungsinya.

Hal tersebut mengingat banyaknya kerusakan alam yang disebabkan oleh tindakan yang tidak bertanggung jawab dari seseorang maupun sekelompok orang demi kepentingan sendiri. Hal itu juga dibuktikan dengan laporan LIPI pada tahun 2012 lalu yang menyatakan bahwa terdapat 15 danau di Indonesia yang ada di fase kritis.

Kondisi kritis yang dialami danau-danau di Indonesia karena faktor pengelolaan perairan danau yang tidak berkelanjutan. Faktor tersebut menimbulkan berbagai masalah seperti bencana kematian massal ikan, pencemaran, banjir, kekeringan dan potensi konflik sosial masyrakat. Danau dalam fase kritis masuk dalam daftar danau yang menjadi prioritas penanganan.

Danau-danau yang menjadi prioritas penanganan permasalahan lingkungan hidup tersebut, antara lain:

  • Danau Toba (Sumatra Utara),
  • Danau Maninjau dan Danau Singkarak (Sumatra Barat),
  • Danau Kerinci (Jambi),
  • Rawa Danau (Banten),
  • Danau Rawapening (Jawa Tengah),
  • Danau Batur (Bali),
  • Danau Tempe dan Danau Matano (Sulawesi Selatan),
  • Danau Poso (Sulawesi Tengah),
  • Danau Tondano (Sulawesi Utara),
  • Danau Limboto (Gorontalo),
  • Danau Sentarum (Kalimantan Barat),
  • Danau Cascade Mahakam-Semayang, Melintang, Jempang (Kalimantan Timur), dan
  • Danau Sentani (Papua).

Buku Identifikasi Danau Indonesia diharapkan dapat menambah kekayaan informasi mengenai Danau Indonesia dan dapat dijadikan acuan bagi pemangku kepentingan dalam pemanfaatan perairan darat serta bagi para peneliti yang terkait dengan ekosistem perairan darat di Indonesia.

Lembah Bakkara, Alternatif Wisata Sumatra Utara Selain Danau Toba

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Widhi Luthfi lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Widhi Luthfi.

WL
IA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini