Bangganya Indonesia Punya Paduan Suara Mahasiswa UGM dengan Segudang Prestasi

Bangganya Indonesia Punya Paduan Suara Mahasiswa UGM dengan Segudang Prestasi
info gambar utama

Penulis: Brigitta Raras

Semarakkan semangat dan aksi kolaborasi Festival Negeri Kolaborasi live di seluruh kanal media sosial GNFI. Informasi lebih lanjut kunjungi FNK 2021.

Pada setiap kampus, ada berbagai unit kegiatan mahasiswa (UKM) dengan berbagai bidang. Salah satunya paduan suara. UKM satu ini punya banyak peminatnya mengingat bernyanyi menjadi hobi bagi setiap orang.

Tidak hanya sekadar UKM saja, paduan suara juga sering mengikuti berbagai ajang baik itu tingkat nasional atau internasional. Sama halnya seperti Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Gadjah Mada (UGM). Mereka merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang telah berdiri sejak tahun 1971 dan kerap menorehkan prestasi dalam kompetisi bertaraf internasional.

Meraih dua penghargaan sekaligus

PSM UGM dalam TICC 2021 | Foto: psm.ukm.ugm.ac.id
info gambar

Pada tahun ini, PSM UGM meraih penghargaan dalam Taipei International Choral Competition (TICC) yang diadakan pada 22 sampai 25 Juli 2021 lalu. TICC merupakan kompetisi bergengsi yang menjadi tolak ukur berbagai paduan suara yang ada di dunia, khususnya di kawasan Asia.

TICC tahun ini berbeda dari sebelumnya karena dilaksanakan secara daring dengan 13 kategori perlombaan. Dalam kompetisi ini, PSM UGM patut diacungi jempol. Mereka berhasil meraih dua penghargaan sekaligus.

Rangkaian Prestasi Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

PSM UGM berhasil meraih 1st place gold award (winner) dengan nilai 91,15 pada kategori lomba Virtual Choir, dan silver award dengan nilai 82,88 untuk kategori lomba Contemporary Music dari kompetisi yang diselenggarakan oleh Taipei Philharmonic Foundation yang berpusat di Taipei, Taiwan.

Hal ini tentunya sangat membanggakan dan membawa harum nama baik Indonesia dalam kancah internasional. Terlebih di tengah situasi pandemi ini, para mahasiswa masih semangat dan berjuang untuk tetap menorehkan prestasi. Dalam memproduksi karya paduan suara ini, tentunya para anggota PSM UGM tidak berada dalam satu tempat secara bersama.

PSM UGM | Foto: Ditmawa UGM
info gambar

Para anggota akan merekam video masing-masing. Ketika mereka bernyanyi, kemudian digabungkan menjadi satu. Kemudian, kategori Contemporary Music yang merupakan lomba paduan suara dengan lagu kontemporer, mereka diharuskan melakukan perekaman sekaligus. Setelah itu, bentuk rekaman akan dikirimkan ke dewan juri.

Dalam kompetisi ini, satu tim PSM UGM yang mengikuti TICC terdiri dari 40 orang penyanyi dan satu konduktor. TICC 2021 diikuti oleh mahasiswa aktif UGM angkatan 2017 hingga 2020 dari berbagai fakultas.

Klasemen Akhir Perolehan Medali Paralimpiade Tokyo 2020, Indonesia Berhasil Lampaui Target

PSM UGM membawakan lagu Gayatri karya Bagus S. Utomo dalam TICC untuk kategori lomba Virtual Choir. Untuk kategori lomba Contemporary Music, mereka membawakan lagu kontemporer dengan judul Stetit Angelus karya Rihards Dubra dan lagu Hentakan Jiwa Karya Ken Steven.

Pastinya dalam mencapai prestasi yang membaggakan ini, tak mudah bagi PSM UGM. Dilansir dalam laman ugm.ac.id mereka cukup kesulitan dalam latihan, karena efek dari pandemi Covid-19 yang mengharuskan menggunakan masker. Tak hanya itu, mereka juga tidak bisa secara intens untuk melakukan latihan offline.

Dengan semangat dan usaha yang terus dilakukan oleh PSM UGM, akhirnya berbuah manis. Mereka berhasil meraih dua penghargaan sekaligus. Sangat membanggakan, ya, Kawan!

Melihat deretan prestasi PSM UGM

PSM UGM | Foto: ugm.ac.id
info gambar

Meraih penghargaan dalam kancah internasional, bukan menjadi hal yang pertama bagi PSM UGM. UKM yang memiliki visi mewujudkan keluarga paduan suara mahasiswa UGM yang berprestasi serta peduli dengan sesama ini telah banyak meraih prestasi berskala internasional.

Prestasi yang diraih oleh PSM UGM, antara lain meraih Rimini International Choral Competition 2016 di Italia. Mereka mendapatkan Silver Medal dan Gold Diploma level 1 kategori Musica Sacra dan Silver Medal dan Gold Diploma level 2 kategori Folklore.

PSM UGM juga mengharumkan nama bangsa Indonesia hingga benua Eropa. Mereka meraih 2nd Place dalam kategori Sacred Music Category with Free Programme dengan nilai 91,8 persen dan predikat Honorary Diploma of Excellence. Kemudian, PSM UGM juga menjadi winner dalam kategori Secular Music Category: Folk Music dengan nilai 97,0 persen dan predikat Honorary Diploma of Excellence, serta winner dalam Secular Category Grand Prix of The 23rd edition of The Malta International Choir Festival.

Rawat Lontar Kuno Bali, Carma Citrawati Raih Penghargaan Wikimedia 2021

Tak hanya itu, PSM UGM juga pernah meraih penghargaan di Korea Selatan dengan mendapatkan peringkat 4 dalam Mixed Category dengan nilai 90 dan Ethnic dengan nilai 89,60 pada Busan Choir Festival & Competition di tahun 2018, serta 3rd Place Gold Medal dalam kategori Mixed dan 2nd Place Gold Medal dalam kategori Folklore Karangturi International Choir Competition 2019 di Semarang, Jawa Tengah.

PSM UGM tak hanya memeriahkan kancah internasional saja, loh, Kawan. Begitu banyak prestasi yang mereka raih di ajang nasional. Di antaranya Festival Folklore Nusantara, Lomba Paduan suara Universitas Airlangga, Paduan Suara Bela Negara Kementerian Pertahanan DIY, dan masih banyak lagi yang tak cukup untuk ditulis satu per satu.

Begitu banyak prestasi dari PSM UGM yang sangat membanggakan. Semoga hal ini dapat menjadi motivasi dan semangat bagi para pelajar di luar sana untuk ikut menorehkan prestasi dalam kancah internasional. Ingat, ya, Kawan, selagi kita belum mencoba kita tidak akan pernah tahu hasilnya seperti apa. Jadi, selamat mencoba dan berjuang!*

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Kawan GNFI Official lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Kawan GNFI Official.

Terima kasih telah membaca sampai di sini