Ingin Tahu Waktu Terbaik untuk Produktif? Cek Tipe Chronotypes Kawan!

Ingin Tahu Waktu Terbaik untuk Produktif? Cek Tipe Chronotypes Kawan!
info gambar utama

Penulis: Nur Annisa Kusumawardani

Semarakkan semangat dan aksi kolaborasi Festival Negeri Kolaborasi live di seluruh kanal media sosial GNFI. Informasi lebih lanjut kunjungi FNK 2021.

Dewasa ini, berbagai peneliti di seluruh dunia terus mempelajari cara agar manusia dapat meraih potensi tertinggi masing-masing. Termasuk dengan mengetahui bagaimana menemukan waktu terbaik untuk produktif.

Ada berbagai faktor yang mempengaruhi produktivitas manusia. Salah satunya berkaitan dengan ritme tidur yang mempengaruhi distribusi energi. Selain ritme sirkadian yang menyesuaikan dengan terbit dan tenggelamnya matahari, ternyata manusia dapat digolongkan menjadi berbagai macam chronotypes lainnya.

Dengan mengetahui chronotypes, Kawan dapat lebih mudah untuk mengidentifikasi waktu yang tepat untuk beristirahat dan berkarya secara produktif. Menarik, bukan? Jadi, yuk, mengenal lebih jauh tentang chronotypes!

Apa itu chronotypes?

Apakah Kawan GNFI termasuk orang yang aktif di malam hari dan sering bangun siang? Wah, mungkin Kawan punya tipe chrono serigala. Atau, Kawan adalah seseorang yang early bird atau si rajin bangun pagi? Jika iya, bisa jadi Kawan masuk ke dalam chronotypes singa.

Jika Kawan tidak memenuhi kedua kriteria tersebut, jangan khawatir. Bisa jadi, Kawan masuk ke dalam kategori chronotypes yang lain. Chronotypes merupakan suatu kategori yang membagi manusia menjadi empat kategori, sesuai dengan ritme spesifik sirkadian (jam biologis) tertentu yang mewakili tiap individu dalam aktivitas serta pola distribusi energi sehari-hari.

Kegiatan Anti Bosan Agar WFH Lebih Berwarna

Adapun keempat tipe tersebut adalah singa, beruang, serigala, dan lumba-lumba. Perbedaan tipe chronotypes yang unik ini akan dirasakan oleh badan dan berpengaruh pada selera makan, jam terbaik untuk olahraga, hingga temperatur tubuh.

Jenis-jenis chronotypes tidak selalu sama antara individu dengan yang lain. Hal ini dikarenakan adanya pengaruh faktor genetik, umur, hingga lokasi geografi yang unik. Bahkan, bukan hal tidak mungkin apabila Kawan GNFI memiliki chronotypes yang berbeda pada waktu yang berbeda pula.

Apabila Kawan mempelajari tipe chronotypes, Kawan akan mengetahui kapan waktu ideal untuk tidur dan bekerja secara produktif, serta menambah informasi mengenai kebiasaan makan yang selama ini belum disadari. Dengan begitu, Kawan dapat mengetahui chronotypes dandapat meningkatkan self awareness. Berikut jenis-jenis chronotypes.

1. Singa

Chronotype Singa | Shutterstock
info gambar

Jika Kawan adalah seseorang yang rajin bangun pagi dan merasa paling produktif pada jam-jam tersebut, bisa jadi Kawan masuk ke dalam kategori chronotype Singa. Seseorang dengan tipe ini cenderung memiliki aktivitas yang teratur dengan jam produktif di pagi hari.

Namun, energi yang dimiliki teman-teman dengan tipe ini akan dengan segera berkurang di siang hari. Sebagai solusi, Kawan dapat beristirahat dengan melakukan tidur siang singkat yaitu sekitar 15 sampai 20 menit. Waktu ideal untuk pergi tidur anggota chronotype singa adalah pukul 9 sampai 10 di malam hari.

Dilansir dari Casper, terdapat sekitar 15 persen tipe chronotype singa dalam populasi. Seperti halnya singa, mereka yang masuk ke dalam tipe ini dinilai memiliki karisma serta semangat yang tinggi dalam menjalani hari.

2. Beruang

Chronotype Beruang | Wikipedia
info gambar

Menurut Dr. Breus, chronotype tipe beruang menempati sekitar 55 persen dari total populasi, atau merupakan jam biologis paling umum yang dimiliki manusia.

Seseorang dengan tipe chrono beruang beraktivitas sesuai dengan terbit dan tenggelamnya matahari dan dapat menyesuaikan dengan working hours secara umum. Puncak produktivitas seseorang dengan kategori ini berlangsung sebelum tengah hari.

Kiat Bangun Pagi Supaya Kawan Lebih Produktif

3. Serigala

Chronotype Serigala | The Guardian News
info gambar

Sesuai namanya, orang-orang yang masuk ke dalam chronotype serigala ialah mereka yang sering disebut sebagai night owl, atau aktif pada malam hari. Pernahkah Kawan merasa paling produktif saat malam hari dan sering kesulitan bangun pagi?

Jika iya, bisa jadi Kawan adalah bagian dari 15 persen populasi yang masuk ke dalam tipe ini. Cohen mengatakan bahwa seseorang dengan tipe chrono serigala umumnya merasa penuh energi setelah tengah hari dan menuju malam hari.

4. Lumba-lumba

Chronotypes Lumba-lumba | Unsplash
info gambar

Penamaan lumba-lumba diambil dari kemampuan satwa tersebut untuk tetap terjaga bahkan saat tidur. Seseorang yang masuk ke dalam kategori ini biasa dideskripsikan sebagai pribadi yang memiliki masalah tidur (insomnia).

Viral di Media Sosial, Ini Fakta Soal 'Goa Emas' di Deli Serdang

Mengenai tipe chrono lumba-lumba, Cohen menyebutkan bahwa seseorang dengan tipe ini memiliki sensitivitas tinggi terhadap gangguan-gangguan tidur, seperti suara bising maupun cahaya. Jika Kawan GNFI merasa menjadi bagian dari kelompok ini, Kawan dapat memaksimalkan kualitas tidur dengan menyingkirkan kemungkinan adanya gangguan tersebut.

Keunikan orang-orang dengan chronotype lumba-lumba adalah puncak produktivitas mereka yang terjadi pada jam-jam strategis, yaitu antara jam 10 pagi hingga 2 siang.

Demikianlah tipe-tipe chronotypes yang dirangkum oleh Kawan GNFI. Kira-kira, Kawan tipe chronotypes yang mana, nih?*

Referensi: Sleep Foundation | healthline | Casper

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Kawan GNFI Official lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Kawan GNFI Official.

Terima kasih telah membaca sampai di sini