Dari MINI ke Rolls-Royce, Irene Nikkein Bukti Wanita Indonesia Berjaya di Bidang Otomotif

Dari MINI ke Rolls-Royce, Irene Nikkein Bukti Wanita Indonesia Berjaya di Bidang Otomotif
info gambar utama

Indonesia mungkin masih memiliki jalan panjang untuk bisa membuktikan kemampuan dalam hal menghasilkan produk-produk otomotif yang mampu bersaing secara global. Namun untuk saat ini, keterlibatan dalam bidang tersebut secara internasional mulai terlihat lewat kemunculan nama-nama yang mulai diperhitungkan kontribusinya.

Seperti kabar membanggakan yang tersebar dan banyak mencuri perhatian belum lama ini, yaitu mengenai majunya salah satu wanita berkebangsaan Indonesia yang dipercaya untuk menempati posisi Direktur Regional Rolls-Royce di kawasan Asia Pasifik, yaitu Irene Nikkein.

Pencapaian tersebut tentu bukan suatu hal yang sederhana, mengingat Rolls-Royce sendiri merupakan produsen mobil mewah ternama asal Inggris yang saat ini berada di bawah naungan raksasa otomotif dunia, yaitu BMW Group.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Irene Nikkein yang selama beberapa hari belakangan ini begitu banyak mencuri perhatian?

Pertama di Asia Tenggara, Raksasa Otomotif ini Bangun Pabrik di Indonesia

15 tahun berkarier di BMW Group

Irene saat berkarier di MINI Group Japan
info gambar

Meski belum ada informasi terlalu mendalam mengenai riwayat kehidupannya sebagai sosok yang disebut berkebangsaan Indonesia, namun kepastian bahwa Irene berasal dari tanah air terkonfirmasi lewat pernyataan dalam rilis resmi yang dikeluarkan oleh pihak Rolls-Royce sekaligus BMW Group pada hari Senin, (20/9/2021).

Dalam pernyataan tersebut, Irene diketahui merupakan lulusan Administrasi Bisnis dari Universitas RMIT yang berbasis di Singapura. Hal tersebut juga terbukti lewat keterangan yang dimuat pada profil LinkedIn miliknya.

Lain itu, berdasarkan sumber yang sama terbukti pula bahwa Irene sendiri sebenarnya bukanlah sosok atau nama baru yang berada di lingkar dan pucuk pimpinan BMW Group.

Memulai karier dari bawah dan terus berkembang hingga saat ini, Irene rupanya lebih dulu menduduki jabatan BMW Regional Experiential & Sponsorship Manager selama tiga tahun sejak tahun 2007 hingga 2010.

Setelahnya, dia mendapatkan posisi di anak perusahaan BMW Group yang lebih spesifik yaitu MINI, sebagai Regional Marketing Manager selama hampir enam tahun hingga 2016. Irene bertanggung jawab menangani strategi pemasaran untuk mengembangkan perusahaan otomotif yang mengkhususkan diri di bidang kendaraan mewah berukuran kecil tersebut.

Peningkatan karier yang gemilang terus diraih, di tahun tersebut Irene berpindah dari Singapura ke Jepang guna mengemban kepercayaan menduduki posisi Head of MINI Brand Communication & Product Management untuk MINI Group Japan.

Jabatan tersebut didaulat kepada Irene setidaknya selama lima tahun terakhir, sampai beberapa hari lalu dirinya kembali mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar dengan posisi yang lebih krusial dalam lingkar BMW Group, yaitu sebagai Regional Director for the Asia-Pacific Rolls-Royce yang berbasis di Singapura, seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Keren, Wakil dari Indonesia Isi Jajaran Juri dalam Gelaran World Car Awards 2022

Mendapat pengakuan dari lingkar pimpinan BMW Group

Irene Nikkein
info gambar

Melihat riwayat dan perjalanan kariernya selama belasan tahun, rasanya bukan hal yang aneh jika Irene bisa sampai di posisinya saat ini.

Bukan hanya sebatas klaim yang terpublikasi semata, kredibilitas Irene bahkan diakui dan mendapat sanjungan dari salah satu pimpinan di BMW Group sendiri, yaitu Henrik Wilhelmsmeyer, selaku Director of Sales and Brand Rolls-Royce.

"Saya senang menyambut Irene Nikkein ke Rolls-Royce Motor Cars sebagai Direktur Regional Asia-Pasifik. Irene memiliki rekam jejak yang luar biasa dan pengalamannya yang luas, dikombinasikan dengan pengetahuan regional yang luas, membuatnya cocok untuk peran penting ini." ungkap Henrik dalam keterangan resmi yang dipublikasi.

Tersorotnya nama Irene kali ini nyatanya memberi pandangan baru, bahwa sebenarnya ada sosok lain yang sudah memegang peran penting di industri otomotif dunia sebelum dikenalnya Moorissa Tjokro, wanita muda yang berperan besar di balik kecanggihan fitur full self driving atau autopilot yang ada pada jajaran mobil canggih nan mewah garapan Tesla.

Bisa jadi, jika ditelisik lebih jauh dan dalam lagi mungkin saja masih ada sosok-sosok Irene atau Moorissa lainnya yang selama ini belum diketahui secara lebih luas.

Yang jelas, pencapaian yang dimiliki Irene dan Moorissa tentu menjadi bukti nyata bahwa Indonesia masih memiliki kesempatan besar untuk memegang peran penting dalam industri otomotif dunia tanpa terkecuali, bahkan untuk kaum wanita sekalipun.

Moorissa Tjokro, Wanita Indonesia di Balik Fitur Tertinggi Autopilot Mobil Tesla

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini