9 Negara dengan Militer Terkuat di Asia Tenggara 2021, RI Tempati Peringkat Teratas

9 Negara dengan Militer Terkuat di Asia Tenggara 2021, RI Tempati Peringkat Teratas
info gambar utama

Di tahun 2021, kekuatan militer Republik Indonesia (RI) semakin disegani di kancah global. Salah satu laman pemeringkat militer dunia, Global Firepower menempatkan kekuatan militer Indonesia di peringkat ke-16 terkuat dunia dari 140 negara.

Posisi tersebut juga menempatkan kekuatan militer Indonesia berada di posisi teratas di kawasan Asia Tenggara.

Global Firepower memberikan skor indeks kekuatan militer (power index) kepada Indonesia sebesar 0,2685 poin. Itu artinya, kekuatan militer Indonesia mendekati kekuatan militer negara maju.

Posisi Indonesia tersebut berada di bawah kekuatan militer Jerman yang berada di posisi 15 dan di atas Saudi Arabia yang berada di urutan 17 dunia.

Global Firepower menghitung power index menggunakan lebih dari 50 indikator tiap suatu negara sehingga menghasilkan formula yang unik. Suatu negara kecil dapat bersaing dengan negara-negara maju karena memiliki kelebihan di beberapa indikator dalam perhitungannya.

Semakin kecil nilai skor power index, mengindikasikan semakin tinggi peringkat militer suatu negara. Sebaliknya, semakin besar skor power index semakin rendah peringkat militernya.

Terdapat 9 dari 11 negara di Asia Tenggara yang masuk pemeringkatan Global Firepower, berikut kami sajikan daftar 9 negara dengan militer terkuat di Asia Tenggara.

Peringkat kekuatan militer negara-negara Asia Tenggara | GoodStats
info gambar
Menakar Kekuatan Militer Indonesia di Tahun 2021

1. Indonesia

Indonesia tercatat sebagai negara dengan militer terkuat di Asia Tenggara. Kekuatan militer Indonesia tercermin dari jumlah personel militer dan alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang lebih banyak dari negara-nagara di Kawasan Asia Tenggara.

Total personel militer yang dimiliki Indonesia saat ini tercatat sebanyak 1.080.000, terdiri dari 400.000 personel aktif, 400.000 personel cadangan, dan 280.000 paramiliter.

Di udara, kekuatan militer Indonesia dilengkapi 41 pesawat tempur, 38 pesawat serangan khusus, 64 pesawat angkutan, 17 pesawat misi khusus, 1 armada tanker, 188 helikopter, 15 helikopter serang, dan 109 pesawat latihan.

Kemudian di darat, ada 332 tank, 1.430 kendaraan lapis baja, 153 artileri self-propelled, 366 artileri derek, dan 63 proyektor roket.

Sedangkan di laut, militer Indonesia diperkuat 4 kapal selam, 7 fregat, 24 korvet, 10 mine warfare, dan 179 kapal patroli.

Untuk meningkatkan kekuatan militernya, Pemerintah Indonesia dalam Rancangan Anggaran dan Belanja Negara (RAPBN) mengalokasikan dana Rp43,26 triliun untuk program modernisasi alutsista, non alutsista, dan sarana prasarana pertahanan pada 2022. Nilai tersebut meningkat 33 persen dari Rp32,48 triliun pada 2021.

2. Vietnam

Sama seperti tahun sebelumnya, kekuatan militer Vietnam bertahan di peringkat ke-2 di Asia Tenggara, di bawah Indonesia.

Dari segi armada, kapal selam yang dimilikinya tampak paling mencolok di antara lainnya. Militer Vietnam memiliki 6 kapal selam, terbanyak di antara negara-negara lain di Asia Tenggara.

Kekuatan armada laut Vietnam juga dilengkapi dengan 9 frigates, 14 korvet, 8 mine warfare, dan 26 kapal patroli.

Di darat, Vietnam diperkuat dengan 2.155 tank, 5.500 kendaraan lapis baja, 100 artileri self-propelled, 1.120 artileri derek, dan 810 proyektor roket.

Total personel militer yang tercatat sebanyak 5.522.500 yang terdiri 482.500 personel aktif dan 5.040.000 paramiliter.

Terakhir, kekuatan udara Vietnam dilengkapi dengan 75 pesawat tempur, 39 pesawat angkutan, 4 pesawat misi khusus, 99 helikopter, 25 helikopter serang, dan 30 pesawat latihan.

3. Thailand

Negara yang belum pernah mengalami pahit getirnya penjajahan, Thailand, berada di peringkat ke-3 dengan skor indeks 0,4427 poin.

Dengan anggaran militer 7,2 miliar dolar AS, kekuatan darat Thailand dilengkapi dengan 840 tank, 2.500 kendaraan lapis baja, 50 artileri self-propelled, 583 artileri derek, dan 17 proyektor roket.

Total personel militer sebanyak 701.000 dengan rincian 361.000 personel aktif, 200.000 personel cadangan, dan 140.000 paramiliter.

Kemudian armada laut Thailand dipersenjatai dengan 292 aset yang terdiri dari 7 frigates, 7 korvet, 5 mine warfare, 1 helicopter carries, dan 49 kapal patroli.

Sedangkan di udara, militer Thailand diperkuat 75 pesawat tempur, ada 18 pesawat serangan khusus, 50 pesawat angkutan, 20 pesawat misi khusus, 261 helikopter, 7 helikopter serang, dan 163 pesawat latihan.

4. Myanmar

Peringkat ke-4 ditempati negara yang baru saja dilanda krisis politik, Mynamar, dengan skor indeks sebesar 0,6521.

Sebagai negara yang dikuasai Junta Militer, total anggaran pertahanan Myanmar tercatat sebesar 2 miliar dolar AS.

Total personel militer Myanamar berjumlah 515.000 (0,9 persen dari total populasi) dengan 405.000 personel aktif dan 110 paramiliter.

Di darat, kekuatan militer Myanmar dipersenjatai dengan 595 tank, 1.700 kendaraan lapis baja, 40 artileri self-propelled, 1.869 artileri derek, dan 496 proyektor roket.

Kemudian di laut, militer Myanmar dilengkapi dengan 5 frigates, 3 korvet, 1 kapal selam, 2 mine warfe, dan 79 kapal patrol.

Terakhir, kekuatan udara Myanmar terdiri dari 60 pesawat tempur, ada 21 pesawat serangan khusus, 27 pesawat angkutan, 5 pesawat misi khusus, 86 helikopter, 9 helikopter serang, dan 88 pesawat latihan.

5. Singapura

Meskipun penduduk Singapura tergolong sedikit dengan luas wilayah yang relatif kecil, namun kekuatan militer Singapura tidak bisa dianggap remeh. Data Global Firepower 2021 menempatkan Singapura di peringkat ke-5 di Asia Tenggara dengan skor 0,4566.

Secara mengejutkan total personel militer Singapura berjumlah 1.467.500 atau mencakup 23,6 persen dari total populasi Singapura. Rinciannya, 72.500 personel aktif, 1.385.000 personel cadangan, dan 10.000 paramiliter.

Dengan anggaran militer yang cukup besar, yakni 10,7 miliar dolar AS, kekuatan darat Singapura dilengkapi 170 tank, 3.100 kendaraan lapis baja, 48 artileri self-propelled, 77 artileri derek, dan 24 proyektor roket.

Di laut, militer Singapura dilengkapi 6 frigates, 6 korvet, 4 mine warfes, dan 10 kapal patrol.

Sementara di udara, kekuatan Singapura dipersenjatai 100 pesawat tempur, 9 pesawat angkutan, 9 pesawat misi khusus, 73 helikopter, 18 helikopter serang, 10 armada tanker, dan 36 pesawat latihan.

Garuda Shield 2021, Kerja Sama Latihan Militer Terbesar Sepanjang Sejarah RI dan AS

6. Malaysia

Negeri Jiran Malaysia menempati peringkat ke-6 dengan indeks skor 0,7451. Pemerintah menganggarkan 3,85 miliar dolar AS untuk memperkuat militer Malaysia.

Personel militer Malaysia berjumlah 429.000 dengan 110.000 personel aktif, 52.000 personel cadangan, dan 267.000 paramiliter.

kekuatan darat Malaysia dilengkapi 48 tank, 1.380 kendaraan lapis baja, 196 artileri derek, dan 54 proyektor roket.

Di laut, Malaysia diperkuat 10 frigat, 6 korvet, 4 mine warfes, 2 kapal selam, dan 32 kapal patroli.

Sementara di udara, militer Malaysia dilengkapi 26 pesawat tempur, ada 13 pesawat serangan khusus, 18 pesawat angkutan, 4 pesawat misi khusus, 42 helikopter, 4 armada tanker, dan 40 pesawat latihan.

7. Filipina

Salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, Filipina, menempati peringkat ke-7 dengan skor 0,8291.

Sebagai negara yang berada di kawasan Laut China Selatan, posisi Filipina termasuk rawan konflik, ditambah dengan beberapa serangan teroris di wilayah selatan Filipina yang cukup mengancam. Pemerintah Filipina pun menempatkan anggaran 4,25 miliar dolar AS untuk memperkuat militernya.

Total personel militer aktif Filipina berjumlah 315.000 atau 0,3 persen dari populasinya. 125.000 di antaranya personel aktif, 130.000 personel cadangan, dan 60.000 paramiliter.

Di darat, Filipina dilengkapi 4 tank, 6.000 kendaraan lapis baja, 12 artileri self-propelled, dan 285 artileri derek.

Sementara di laut, kekuatan militer Filipina terdiri dari 2 frigates, 4 korvet, dan 55 kapal patroli.

Terakhir, kekuatan udara Filipina dilengkapi 25 pesawat serangan khusus, 21 pesawat angkutan, 9 pesawat misi khusus, 100 helikopter, dan 24 pesawat latihan.

8. Kamboja

Negeri yang terkenal dengan Genosida mengerikan di masa rezim Khmer Merah, Kamboja, menempati peringkat ke-8 dengan skor 2.2751.

Total personel militer Kamboja berjumlah 195.000 dengan 125.000 personel aktif dan 70.000 paramiliter.

Kekuatan darat Kamboja dipersenjatai 635 tank, 1.000 kendaraan lapis baja, 713 artileri derek, dan 420 proyektor roket.

Di laut, Kamboja hanya diperkuat 26 kapal patroli. Sementara di udara Kamboja dilengkapi 4 pesawat angkutan dan 17 helikopter.

9. Laos

Peringkat terakhir atau ke-9 ditempati Laos dengan skor power index 3.3003. Anggaran militer Laos tergolong minim, yakni 18 juta dolar AS. Personel militernya terdiri dari 30.000 personel aktif dan 100.000 paramiliter.

Di darat, militer Laos dilengkapi 160 tank, 250 kendaraan lapis baja, 34 artileri self-propelled, 87 artileri derek, dan 64 proyektor roket.

Kemudian armada udara Laos diperkuat dengan 2 pesawat angkutan, 4 pesawat latihan, dan 27 helikopter.

Karena Laos merupakan negara "the land loocked country" atau negara yang terkurung daratan, maka militer Laos tidak diperkuat dengan armada laut.

Kisah PT Sritex, Pabrik Tekstil Pemasok Seragam Militer 36 Negara di Dunia

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Iip M. Aditiya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Iip M. Aditiya.

IA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini