Indeks Pemulihan Covid-19 Asia Tenggara, di Mana Posisi Indonesia?

Indeks Pemulihan Covid-19 Asia Tenggara, di Mana Posisi Indonesia?
info gambar utama

Jumlah kasus Covid-19 di dunia telah mencapai 238 juta, dengan angka kematian sebanyak 4,85 juta jiwa. Data diambil Sabtu (9/10/2021) 12.00 WIB, dikutip dari Worldometers.

Angka tersebut telah ditambah dengan kasus positif baru dalam 24 jam terakhir di dunia sebanyak 444.416, dan angka kematian 7.627 jiwa.

Meski masih ada penambahan kasus, namun dalam sepekan terakhir, kasus positif baru dunia turun 7 persen. Tidak ada negara yang melaporkan infeksi hingga satu juta kasus dalam sepekan.

Angka kematian mingguan di dunia juga turun 6 persen. Sementara angka sembuh bertambah sebanyak 3.309.861 jiwa, atau selisih 401.588 lebih banyak dibandingkan penambahan kasus baru (2.908.273 jiwa).

Perlahan namun pasti, sejumlah negara menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi pun berangsur pulih, sejalan dengan gencarnya upaya penanganan seperti melalui vaksinasi dan pengetatan mobilitas, termasuk Indonesia.

Nikkei Asia baru-baru ini merilis data terbaru yang bertajuk "Covid Recovery Index", di mana Indonesia menjadi negara yang menempati posisi teratas dalam pemulihan Covid-19 di Asia Tenggara.

Indeks tersebut disusun berdasarkan upaya penanganan Covid-19 di lebih dari 121 negara dunia. Indikator yang digunakan yaitu manajemen infeksi, vaksinasi, serta mobilitas sosial setiap akhir bulan.

Peringkat tertinggi mengindikasikan suatu negara atau kawasan memiliki sedikit kasus terkonfirmasi positif. Juga proses vaksinasi yang lebih baik dan pelonggaran atas penerapan jaga jarak.

Melihat Kembali Efektivitas Kebijakan PPKM dalam Menurunkan Kasus Covid-19

Indeks pemulihan Covid-19 Asia Tenggara

Indeks pemulihan Covid-19 Asia Tenggara September 2021 | GoodStats
info gambar

Dalam indeks terbaru yang dirilis akhir September 2021, Indonesia berada di peringkat ke-54 global dengan skor 54,5. Posisi Indonesia mengalami peningkatan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya di posisi 92.

Posisi kedua diisi Singapura dengan skor 49,0 sekaligus menempati peringkat 70 global. Posisi ini merosot tajam dari indeks bulan lalu di posisi 56.

Adapun negeri Jiran, Malaysia, berada di peringkat 102 atau naik 13 peringkat dari indeks sebelumnya yang berada di posisi 115.

Sukses menekan laju kasus di awal pandemi, tidak serta merta membuat peringkat Vietnam berada di atas. Negera yang beribu kota Hanoi menempati urutan 118 global (ketiga dari bawah). Tingginya kasus positif belakangan ini menjadi salah satu alasan anjloknya peringkat Vietnam.

Sementara Filipina harus puas berada di posisi terbawah. Pemerintah Filipina nampaknya masih kesulitan dalam mengontrol kasus. Dalam sepekan terakhir, kasus mingguan (weekly trends) di Filipina masih menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara (78.107 kasus) dengan laju vaksinasi yang masih di bawah 30 persen.

Kasus Covid-19 Melandai dan Ujicoba Pembukaan Destinasi Wisata Baru

Kasus Covid-19 di Asia Tenggara

Tercatat 9 dari 11 negara Asia Tenggara mengalami penurunan kasus mingguan Covid-19 dalam sepekan terakhir (2-8 Oktober 2021). | GoodStats
info gambar

Setelah melewati gelombang kedua kasus positif pada Juli-Agustus lalu, serta melewati pembatasan sosial yang cukup ketat. Indonesia nyatanya mampu menekan kasus menjadi lebih rendah sepanjang September 2021 dan berlangsung hingga kini. Catatan tersebut tentunya mampu menopang skor Covid Recovery Index Indonesia.

Di antara negara Asia Tenggara lain, Indonesia termasuk negara yang alami penurunan kasus positif mingguan. Periode 2-8 Oktober 2021, kasus Covid-19 di Indonesia turun 28 persen dibandingkan pekan sebelumnya, dari 12.612 kasus menjadi 9.143 kasus.

Kasus positif mingguan Indonesia lebih rendah dari enam negara Asia Tenggara lain. Meski begitu, rata-rata kasus baru mingguan di negara-negara tersebut juga alami penurunan.

Seperti Filipina turun 30 persen menjadi 78.107 kasus, Malaysia turun 24 persen menjadi 65.894 kasus, Thailand turun 5 persen menjadi 74.208, juga Vietnam yang turun drastis 44 persen menjadi 33.931 kasus.

Tercatat hanya Singapura dan Laos yang masih alami kenaikan kasus positif. Kedua negara tersebut mencatat kenaikan 41 persen dan 2 persen.

Menilik Progres Vaksinasi Covid-19 di Indonesia, Sudah Sejauh Mana?

Laju vaksinasi di Asia Tenggara

Vaksinasi Covid-19 di Asia Tenggara | GoodStats
info gambar

Laju vaksinasi menjadi salah satu indikator penilaian dalam "Covid Recovery Index". Hingga Sabtu (9/10/2021), tercatat sudah 151,44 juta dosis vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke masyarakat Indonesia. Kendati demikian, secara persentase angkanya masih di bawah beberapa negara Asia Tenggara lainnya.

Saat ini suntikan dosis pertama Indonesia mencapai 96,49 juta jiwa atau 39,7 persen dari target sasaran vaksin (208.265.720 jiwa), sementara dosis kedua telah mencapai 54,95 juta jiwa (22,6 persen).

Meskipun secara persentase belum mencapai kekebalan komunitas (herd immunity), namun laju vaksinasi di Indonesia menunjukan kemajuan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Dikutip dari laman Covid.go.id, pada bulan Januari 2021 rata-rata dosis per hari yang disuntikan ke masyarakat Indonesia masih di angka 27.520. Kemudian meningkat menjadi 807.313 dosis pada Juli, lalu 1.006.296 dosis pada Agustus. Puncaknya pada bulan September, rata-rata dosis yang disuntikan mencapai 1.440.882 dosis.

Thailand sedang gencar-gencarnya dalam melakukan vaksinasi kepada warganya. Tercatat 55 juta dosis vaksin telah diberikan kepada warga Thailand dengan rincian 33,5 juta dosis pertama dan 21,5 juta dosis kedua. Namun jumlah tersebut belum mencakup separuh dari total populasi Thailand.

Sementara itu, Singapura menjadi negara Asia Tenggara pertama yang mencapai herd immunity dengan vaksinasi di atas 80-90 persen populasi. Sebanyak 4,7 juta (100 persen) target vaksinasi sudah menerima dosisi pertama, sisanya 4,5 juta (97,7 persen) menerima dosis kedua.

Jumlah dosis vaksin yang diberikan bisa lebih banyak dari jumlah penduduk suatu negara. Seperti di Indonesia, sebagian besar vaksin COVID-19 yang diberikan dengan dua dosis yang artinya butuh 416 juta dosis untuk mencapai herd immunity.

Dengan pembatasan sosial yang mulai melonggar, tren kasus baru yang mulai melandai, serta laju vaksinasi yang terus meningkat, sedikitnya memberikan indikasi bahwa pemulihan Covid-19 di Indonesia sedang menuju ke arah perbaikan.

Saatnya ASEAN Memproduksi Vaksin Secara Massal

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Iip M. Aditiya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Iip M. Aditiya.

Terima kasih telah membaca sampai di sini