Mengulik Ragam Fitur yang Dibawa Android 12, Seberapa Canggih untuk Pengguna di Indonesia?

Mengulik Ragam Fitur yang Dibawa Android 12, Seberapa Canggih untuk Pengguna di Indonesia?
info gambar utama

Memiliki peran penting nan utama dalam menjalankan fungsi ponsel pintar atau smartphone, sampai saat ini sejatinya ada beragam sistem operasi (OS) yang dapat ditemui dan banyak digunakan oleh sejumlah ponsel pintar yang beredar di berbagai negara.

Namun dari beragam jenis OS yang dapat ditemui di industri teknologi, nyatanya ada satu jenis yang dapat dikatakan merajai pasar ponsel pintar dengan pangsa pasar lebih dari 50 persen, apalagi kalau bukan OS milik raksasa teknologi Google, yaitu Android.

Menurut data yang dimiliki Statcounter, pada bulan September tahun ini (2021) Android telah menguasai pangsa pasar OS global dengan persentase sebesar 72,44 persen, lalu diikuti dengan iOS besutan Apple dengan persentase 26,75 persen.

Sementara itu, angka jauh lebih tinggi justru ditunjukkan dari perolehan pangsa pasar OS Android di Indonesia, dengan persentase sebesar 90,69 persen, baru diikuti iOS dengan pangsa pasar sebesar 9,14 persen.

Melihat kondisi tersebut, bukan hal aneh rasanya jika produk dari perusahaan yang diakuisisi Google pada tahun 2005 ini selalu berusaha untuk menghadirkan OS versi terbaru, seperti yang sedang banyak diantisipasi oleh para pegiat teknologi di berbagai penjuru dunia saat ini, yaitu Android 12.

Pengguna Ponsel di Indonesia Bakal Mencapai 89 Persen Populasi pada 2025

Masa percobaan hingga perilisan Android 12

Sameer Samat, VP Product Management Android di Ekshibisi Google I/O 2021
info gambar

Guna menyesuaikan dengan perangkat ponsel pintar yang di saat bersamaan juga selalu mengalami peningkatan, Google tidak pernah absen untuk merilis versi terbaru dari OS andalannya setiap tahun.

Sedikit kembali bernostalgia, sejak pertama kali hadir Google biasanya kerap menggunakan nama makanan pencuci mulut atau makanan manis untuk deretan OS yang mereka rilis. Dimulai dari Android Cupcake (1.5) pada tahun 2009.

Sampai pada tahun 2019 tepatnya saat perilisan Android 10, Google tidak lagi menggunakan nama-nama ikonik tersebut melainkan hanya menggunakan alfabet yakni Android Q. Hal yang sama juga terjadi di tahun 2020 saat Google kembali merilis Android 11 yang memiliki nama lain Android R.

Baru di tahun ini, Vice President of Engineering for Android Dave Burke mengonfirmasi jika penggunaan nama ikonik tersebut akan kembali digunakan untuk Android 12 yang memiliki nama lain Snow Cone.

Terakhir kali merilis Android 11 pada bulan September 2020, rupanya tidak butuh waktu lama bagi Google untuk kembali merancang versi penerusnya. Melansir Tom’s Guide, diketahui bahwa Android 12 sudah mulai dikembangan sejak bulan Februari 2021.

Berlanjut di tanggal 18 Mei, versi beta dari Android 12 mulai dihadirkan pada sejumlah perangkat tertentu salah satunya beberapa ponsel besutan Google sendiri, yaitu Pixel.

Versi beta terakhir dari Android 12 telah dirilis pada tanggal 8 September lalu, dengan target bahwa Google siap merilis versi final untuk dipakai oleh publik di sejumlah perangkat ponsel terpilih dalam waktu dekat. Terbaru, pada tanggal 4 Oktober lalu Android 12 akhirnya resmi hadir dan dapat digunakan pada beberapa perangkat ponsel pintar tertentu.

Kenapa Ponsel Google Pixel Tidak Dijual Resmi di Indonesia?

Tawarkan sejumlah pembaruan fitur

Tampilan baru UI Android 12
info gambar

Tidak hanya sekadar menghadirkan pembaruan dalam bentuk label, pastinya Android 12 membawa sejumlah fitur terbaru yang diharapkan dapat semakin mempermudah pengguna perangkat ponsel pintar tertentu.

Apalagi jika melihat kembali pada kedudukan Android yang menguasai lebih dari 90 persen pangsa pasar OS di tanah air, tentu banyak pengguna yang mengharapkan bahwa versi lanjutan ini akan membawa sejumlah fitur lebih mumpuni yang lebih signifikan.

Untuk mengetahui apa saja pembaruan yang ditawarkan, berikut beberapa fitur anyar yang dimiliki Android 12:

Material You, tampilan antarmuka pengguna (user interface) baru

Pada gelaran ekshibisi Google I/O 2021 beberapa waktu lalu, Google sebenarnya sudah lebih dulu mengumumkan kehadiran fitur satu ini.

Dijelaskan bahwa fitur UI bernama Material You ini membawa perubahan desain yang lebih minimalis dengan pilihan warna yang lebih bervariasi, dan dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna.

Secara lebih detail, berkat pembaruan ini ketika pengguna memilih salah satu wallpaper, nantinya sistem akan secara otomatis menyesuaikan warna panel sesuai dengan warna dominan pada wallpaper yang dipilih.

Misalnya, ketika pengguna menggunakan wallpaper dengan warna hijau yang dominan seperti gambar di atas, maka warna panel dan menu akan turut berubah dengan warna senada.

Cara baru menggunakan Google Assistant

Bagi pengguna Google yang biasa memanfaatkan teknologi IoT berupa asisten virtual, pasti sudah tidak asing dengan kebiasaan mengucap sapaan “Hi Google” pada saat ingin menggunakan fitur tersebut.

Hal satu ini rupanya menjadi salah satu bagian yang mendapat pembaruan di Android 12. Diketahui bahwa bagi pengguna yang ingin mengaktifkan fitur Google Assistant, kedepannya cara yang dapat dilakukan tidak hanya dengan mengandalkan penggunaan suara, melainkan juga dengan cara menekan lama tombol beranda dari masing-masing perangkat yang dimiliki.

Tangkapan layar bergulir

Fitur ini hadir untuk menjawab permasalahan yang tak jarang dihadapi oleh kebanyakan pengguna. Ketika ingin melakukan sebuah tangkapan layar pada bagian penting dari suatu tampilan, biasanya hal tersebut terhalang dengan batas tampilan sehingga harus melakukan beberapa kali tangkapan layar.

Atau jika ingin melakukan tangkapan layar bergulir, biasanya pengguna masih harus mengandalkan aplikasi pihak ketiga yang tak dimungkiri memiliki risiko keamanan. Lewat kehadiran Android 12, akhirnya pengguna bisa menangkap bagian yang ada di layar secara lebih luas dalam satu waktu sekaligus, tanpa harus menghasilkan lebih dari satu hasil tangkapan layar.

Peningkatan privasi

Privasi tentu menjadi hal yang penting dan tak boleh terlewat dalam kemajuan teknologi yang terjadi saat ini, sehingga sudah menjadi hal yang sangat dinantikan jika aspek privasi ikut mendapat peningkatan yang lebih memadai dari Google.

Pada Android 12, pengguna bisa memantau keamanan privasi lewat fitur Privacy Dashboard yang memungkinkan mereka dapat melihat informasi tentang berapa banyak aplikasi yang mengakses lokasi, kamera, dan mikrofon dalam waktu 24 jam terakhir.

Selain pembaruan fitur di atas, nyatanya masih banyak sejumlah fitur yang ditawarkan oleh Android 12 yaitu peningkatan performa dan efisiensi penggunaan daya baterai, fitur remote control untuk digunakan pada berbagai perangkat seperti TV, dan mode penggunaan satu tangan yang akan sangat berguna bagi pemilik perangkat ponsel pintar berukuran lebih besar.

Waspada, Ini Daftar Aplikasi Android yang Rentan Bocorkan Data Pengguna

Smartphone yang dapat menggunakan OS Android 12

Android 12
info gambar

Tentu tidak semua perangkat memiliki keistimewaan untuk mendapatkan update OS terbaru satu ini. Tapi seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ponsel besutan Google sendiri sudah pasti menjadi salah satu jenis ponsel pintar yang dapat melakukan update untuk menikmati sejumlah fitur terbaru di Android 12, yaitu Google Pixel.

Adapun deretan ponsel Google yang dapat melakukan pembaruan yaitu Pixel 3, Pixel 3 XL, Pixel 3a, Pixel 3a XL, Pixel 4, Pixel 4 XL, Pixel 4a, Pixel 4a 5G, Pixel 5, dan Pixel 5a. Sementara itu untuk ponsel terbaru yang juga dinantikan kehadirannya yaitu Pixel 6 dipastikan sudah dibekali dengan OS Android 12 secara otomatis.

Bagaimana dengan ponsel selain besutan Google? Sejauh ini, beberapa jenis ponsel pihak ketiga yang diyakini akan mendapat pembaruan Android 12 terdiri dari Asus Zenfone 8, OnePlus 9 dan 9 Pro, Oppo Find X3 Pro, Realme GT 5G, dan Xiaomi Mi 11 Series.

Adapun ponsel dari vendor ternama yaitu Samsung yang memiliki lini ponsel andalan seperti Galaxy S21 series diprediksi baru akan mendapat pembaruan Android 12 pada akhir tahun 2021.

Samsung Galaxy S21 Ultra, Bukan Ponsel untuk Sembarang Orang

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini