Orang Indonesia Lebih Suka Beli Ponsel Xiaomi di Kuartal II 2021

Orang Indonesia Lebih Suka Beli Ponsel Xiaomi di Kuartal II 2021
info gambar utama

Firma riset global yang berspesialisasi dalam produk di industri teknologi, media, dan telekomunikasi Counterpoint Research merilis laporan terbaru berjudul “Monthly Indonesia Channel Share Tracker Counterpoint Research” pada Rabu (25/9/2021) yang lalu.

Dalam laporan tersebut, pengiriman ponsel pintar di Indonesia pada kuartal II (Q2) 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 28 persen year on year (YoY) dan 22 persen dari kuartal sebelumnya.

Pertumbuhan ini disebabkan oleh promosi ponsel saat Idul Fitri dan promo peluncuran berbagai ponsel baru. Faktor lain yang mendukung adalah basis penghitungan yang lebih rendah pada kuartal yang sama tahun lalu, ketika pandemi Covid-19 pertama kali melanda Indonesia.

“Pertumbuhan yang kuat dalam pengiriman ponsel pintar di Q2 didorong oleh pemulihan awal dalam belanja konsumen, berkat permintaan yang terpendam dan perayaan Idul Fitri dan dikombinasikan dengan adopsi ponsel pintar baru yang lebih cepat,” kata Research Analyst Counterpoint, Paula Ruth.

Ruth juga mencatat adanya pertumbuhan penjualan dari platform daring. Menurut data Counterpoint Research, penjualan ponsel pintar secara daring mencapai 19 persen dari total penjualan ponsel pintar di Indonesia. Angka meningkat pada kuartal I (Q1) 2020 saat sebelum pandemi yang hanya mencapai 13 persen .

Merek ponsel pintar paling laris di Indonesia Q2 | GoodStats
info gambar

Di antara lima merek ponsel pintar teratas di Indonesia, Xiaomi tercatat memiliki pangsa pasar tertinggi di atas Vivo, Oppo, Samsung, dan Realme. Berikut penjelasannya.

1. Xiaomi

Merek ini berhasil menguasai 26 persen pangsa pasar ponsel pintar di Indonesia. Angka ini naik 11 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020 ketika Xiaomi hanya menguasai 15 persen pangsa pasar ponsel Tanah Air.

Ini adalah pertama kalinya Xiaomi berhasil menjadi pemimpin pasar di Indonesia. Adapun model ponsel yang populer dari Xiaomi adalah Redmi 9C, Redmi 9A, dan Poco M3. Ketiga ponsel tersebut populer karena fitur baterai, penyimpanan, dan kameranya.

Data serupa juga pernah diterbitkan oleh International Data Corporation (IDC). Dalam laporan tersebut, Xiaomi meraih 20 persen pangsa pasar pada Q1 2021. Jumlah ini naik 7 persen pada Q2 2021 menjadi 27 persen.

Pada Q2 2021, Xiaomi Indonesia pun merilis berbagai ponsel baru, yaitu Redmi Note 10, Redmi Note 10 Pro, Redmi Note 10s, dan Mi 11 Lite. Menariknya, Xiaomi berhasil menjual 50ribu lebih unit ponsel Redmi Note 10 series dalam penjualan pertamanya pada 6 April yang lalu.

Kemudian, Xiaomi Indonesia merilis varian baru untuk Mi 10 T Pro dan warna baru untuk Redmi 9T, yaitu sunrise orange.

Menjelang Idul Fitri, Xiaomi mengumumkan promo dengan nama "Turun Harga Ramadan (THR)". Promo tersebut berlaju sejak 3 Mei untuk seluruh channel penjualan Xiaomi. Adapun model ponsel pintar yang bisa didapatkan dengan promo THR adalah Redmi 9, Redmi Note 9, Redmi Note 9 Pro, dan Poco X3 NFC.

"Penawaran menarik untuk pelanggan ini termasuk sejumlah promo selama Ramadan seperti giveaway, Ramadan Gift, serta potongan harga di channel daring maupun luring, bernilai total Rp 100 miliar," jelas pihak Xiaomi dalam keterangan resminya, pada Selasa (4/5/2021), seperti yang dikutip dari Suara.com.

2. Vivo

Berada di posisi ke-2, Vivo memiliki pangsa pasar sebesar 21 persen. Pangsa pasar ini tercatat menurun sebesar 2 persen yang sebelumnya pada Q2 2020 berhasil menguasai 23 persen pangsa pasar dan sekaligus menjadikan Vivo sebagai merek ponsel pintar nomor satu di Indonesia pada periode itu.

Adapun model ponsel yang paling populer adalah Vivo Y12s, Vivo Y1s, dan Y20s.

Berbeda dengan data IDC, Vivo berada di urutan ke-3 dan tercatat hanya memiliki 17 persen pangsa pasar pada Q2 2021, naik satu persen pada Q1 2021 yang mempunyai 16 persen.

3. Oppo

Selanjutnya, Oppo memiliki pangsa pasar tertinggi ke-3 di Indonesia. Pada Q2 2021 ini, Oppo berhasil menguasai 20 persen pangsa pasar ponsel pintar dalam negeri, turun 1 persen dari periode yang sama di tahun 2020.

Model ponsel yang populer adalah Oppo A54, Oppo 15, dan Oppo Reno5 5G.

Sama seperti Vivo, data yang tercatat di IDC pun berbeda untuk Oppo. Oppo berada di urutan ke-2 dengan pangsa pasar sebesar 19 persen di Q2 2021, turun dari Q1 2021 yang memiliki 24 persen.

4. Samsung

Pada Q2 2021, Samsung mengalami penurunan pangsa pasar hingga 6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Di Q2 2020, Samsung berhasil menguasai 19 persen pangsa pasar tetapi pada Q2 2021 hanya memiliki 13 persen pangsa pasar.

Menurut data IDC, Samsung memiliki 16 persen pangsa pasar di Q2 2021, turun 3 persen dari Q1 2021 yang memiliki 19 persen pangsa pasar. Penurunan ini karena Samsung menghadapi kendala pasokan untuk seri A yang populer dan sempat mendapatkan daya tarik yang baik di pasar setelah rilis beberapa bulan sebelumnya.

5. Realme

Terakhir, Realme memiliki market share sebesar 11 persen pada Q2 2021. Angka ini menurun satu persen dari periode yang sama pada 2020 dengan memiliki 12 persen pangsa pasar.

Sama seperti data IDC, Realme memiliki pangsa pasar sebesar 11 persen pada Q2 2021. Kemudian, angka ini juga menurun satu persen dari Q1 2021 yang menguasai 12 persen pangsa pasar.

Ketersediaan Jaringan 4G Indonesia Tempati Peringkat Ke-4 di Asia

Ponsel pintar dengan layanan 5G

Selama Q2 2021, Counterpoint juga melihat bahwa operator seluler seperti Telkomsel dan Indosat Ooredoo sudah meluncurkan layanan 5G komersial dan secara bertahap memperluas jangkauannya.

Oleh karena itu, ponsel pintar dengan layanan 5G diprediksi akan menjadi preferensi konsumen di waktu yang akan mendatang. Pangsa ponsel pintar 5G pun naik dari 4 persen di Q1 2021 menjadi 7 persen di Q2 2021.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Lydia Fransisca lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Lydia Fransisca.

LF
IA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini