Blue Economy: Konsep untuk Pengelolaan Sumber Daya Laut Indonesia Lebih Baik

Blue Economy: Konsep untuk Pengelolaan Sumber Daya Laut Indonesia Lebih Baik
info gambar utama
Gabung ke Telegram Kawan GNFI, follow Instagram @kawangnfi dan Twitter @kawangnfi untuk dapat update terbaru seputar Kawan GNFI.

Semakin tahun, dapat dilihat perkembangan ekonomi Indonesia cukup membaik. Ada banyak faktor yang melatarbelakangi hal tersebut. Seperti halnya blue economy. Blue economy merupakan faktor yang cukup penting untuk Indonesia, guna mencapai mata pencaharian kelautan yang kokoh dan lingkungan alam bahari yang asri.

Di tanah air, blue economy menjadi sektor yang cukup berpotensi. Dengan sektor perikanan bernilai USD $27 miliar, membuka 7 juta lapangan pekerjaan, serta menyediakan lebih dari 50 persen kebutuhan masyarakat dalam sektor protein hewani.

Namun, blue economy merupakan konsep baru yang hadir di Indonesia. Jadi, tidak heran jika masih banyak perbaikan dalam pekerjaan. Mulai dari menangkap ikan terlalu banyak, kerusakan terumbu karang, hingga destinasi wisata yang memiliki infrastruktur tidak memadai.

Kinerja Produk Keramik dalam Mendukung Ekonomi Kreatif Indonesia

Apa itu Blue Economy?

ilustrasi | Foto: Waibi
info gambar

Ekonomi biru atau disebut dengan blue economy merupakan sebuah konsep yang mendorong pengelolaan sumber daya laut untuk menjadi yang lebih baik. Ide dasarnya menyorot hubungan erat antar laut, perubahan iklim, dan kesejahteraan rakyat.

Alam laut membutuhkan perhatian lebih dari berbagai pihak agar tetap asri sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan. Dengan begitu, generasi saat ini ataupun generasi mendatang dapat mengelolanya dengan baik.

Blue economy menjadi pandangan tentang ekonomi kelautan sebagai mekanisme pertumbuhan ekonomi negara maju. Berbagai negara maju di luar sana telah melihat perkembangan blue economy melalui eksploitasi sumber daya maritim kelautan. Namun, untuk negara berkembang seperti Indonesia, hal ini masih menjadi sebuah konsep.

Hadapi Tantangan dan Melangkah untuk Digitalisasi Koperasi Indonesia

Konsep Blue Economy Indonesia

Blue Economy
info gambar

Menteri Kelautan dan Perikanan telah mempersiapkan prinsip blue economy dalam perencanaan tata ruang laut, dan mengatakan akan terus meningkatkan kemitraan agar blue economy semakin kuat. Program kelestarian laut melalui blue economy diharapkan dapat menangani berbagai masalah dalam lingkungan bahari.

Ada beberapa program pemerintah dalam strategi blue economy ini. Di antaranya pelestarian hutan bakau, mengurangi sampah di laut, menambah terumbu karang, dan sebagainya. Ada pun rekomendasi dari pemerintah dalam pelaksanaan strategi blue economy ini adalah dengan memperluas kawasan taman laut nasional dan juga pengelolaan perikanan nasional. Mengapa? Karena kedua hal tersebut memiliki potensi menambah kemitraan dari sektor swasta dan juga menghadirkan dukungan dana.

Tujuan Blue Economy di Indonesia

Potret laut Indonesia | Foto: Validnews
info gambar

Pada dasarnya, blue economymemiliki prinsip efisiensi alam, tanpa limbah, kepedulian sosial, pendapatan naik. Sehingga diharapkan dengan terealisasinya kebijakan strategi ini dapat memberikan pendapatan bagi masyarakat yang turut menjaga ekosistem kelautan, pemakaian sumber daya alam secara efisien, dan juga mengurangi sampah limbah yang ada di laut.

Beberapa tujuan dari blue economy adalah meningkatkan efisiensi sumber daya alam dan nilai ekonomi tanpa limbah untuk kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan keragaman aktivitas ekonomi yang bernilai tambah dan yang berdaya saing dengan konsep pembangunan berkelanjutan.

Pentingnya Memahami Asuransi Kendaraan Demi Hindari Risiko Keuangan

Tak hanya itu, blue economy juga meningkatkan aksesibilitas masyarakat lokal terhadap sumber daya ekonomi, mendorong berkembangnya investasi inovatif dan kreatif untuk peningkatan efisiensi dan nilai tambah sumber daya alam, serta mengembangkan sistem pengelolaan sumber daya alam secara seimbang antara pemanfaatan dan pelestarian lingkungan.

Di masa yang akan datang, blue economy memiliki peran penting dalam ketahanan pangan dan mendorong perekonomian Indonesia. Salah satu faktor penting dalam mewujudkan blue economy adalah sumber daya manusia.

Pada proses pembangunan ataupun pengimplementasian yang tidak mengutamakan modal SDM, cenderung akan mengalami kegagalan. Selain itu, konsep ini akan memperkuat potensi kelautan berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan lebih produktif. Pendekatan ini juga akan mendorong pengelolaan sumber daya secara efisien melalui kreativitas dan inovasi teknologi.

Era teknologi saat ini, sudah saatnya perusahaan di Indonesia ikut andil dalam mendukung blue economy. Agar lebih fokus mengembangkan inti perusahaan di bidang lingkungan tanpa harus terjebak dalam tugas administratif yang padat, Software akuntansi online dari Harmony bisa menjadi alternatif terbaik!*

Referensi:KKP.go.id| Kompas.com | Ristekdikti.go.id

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

NR
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini