Lagi, Tokopedia Kuasai Takhta eCommerce di Tanah Air

Lagi, Tokopedia Kuasai Takhta eCommerce di Tanah Air
info gambar utama

Momentum pandemi Covid-19 membuat hampir seluruh pemenuhan kebutuhan pokok dan berbagai kegiatan lainnya harus dialihkan melalui layanan digital. Salah satunya adalah berbelanja melalui eCommerce.

eCommerce pun terus mengalami perkembangan, termasuk peta persaingannya selama periode kuartal Kuartal I (Q1) hingga Kuartal III (Q3) 2021. Hal ini dirangkum oleh situs agregasi belanja daring, iPrice, yang baru-baru ini memperbarui data peta eCommerce Indonesia untuk Q3 2021.

Hasilnya, Tokopedia kembali menguasai takhta eCommerce di Indonesia dengan 158,13 juta kunjungan web sepanjang Q3 2021. Catatan tersebut sekaligus menyamai pencapaian Tokopedia di mana pada periode Q1 dan Q2 juga menjadi yang teratas dengan 135,07 juta dan 147,79 juta kunjungan.

Dengan jumlah data tersebut, Tokopedia terakumulasi berhasil menambahkan 23 juta pengunjung website selama sembilan bulan terakhir. Selain itu, dibandingkan 4 eCommerce teratas lainnya, Tokopedia menjadi satu-satunya eCommerce yang selalu mencatat pertumbuhan positif di tiga kuartal 2021.

Top 5 eCommerce di Indonesia | GoodStats
info gambar

Setelah sempat menguasai takhta sepanjang 2020, Shopee harus rela disalip Tokopedia dengan menduduki peringkat ke-2 selama tiga kuartal di tahun 2021. Adapun peringkat 3 hingga 5 diisi secara konsisten diisi Bukalapak, Lazada, dan Blibli dengan masing-masing mencatat kunjungan di atas 15 juta.

Tokopedia Jadi eCommerce dengan Kunjungan Tertinggi di Indonesia pada Q2 2021

Pengaruh brand ambasaddor

Selain tampilan yang dinilai lebih user friendly serta beragam cashback yang memanjakan pengguna, melejitnya kunjungan Tokpedia selama tiga kuartal (Q1-Q3 2021) salah satunya imbas dari boygroup asal Korea Selatan, BTS, yang dipilih sebagai brand ambassador sejak tahun 2019. Bergabungnya BTS berhasil menunjukkan pertumbuhan signifikan bagi Tokopedia hingga akhirnya berhasil menyalip posisi Shopee di awal tahun 2021.

Tidak hanya BTS, girlgroup naungan YG Entertainment, BLACKPINK yang juga resmi menjadi brand ambassador pada awal tahun 2021 ikut memberikan dampak pada jumlah kunjungan website.

Hal tersebut didukung dari data Similiarweb Q1, di mana kunjungan ke platform Tokopedia selama Januari hingga Maret berturut-turut menyentuh angka lebih dari 100 juta yakni 138 juta, 126 juta, dan 141 juta pengunjung. Jumlah tersebut lebih besar dibanding Shopee yang mencatat 131 juta, 121 juta, dan 130 juta kunjungan.

CEO Tokopedia, William Tanuwidjaja mengungkapkan keuntungan dibalik penunjukkan kedua grup musik asal Korea Selatan ini. "Saat kita mengajak tokoh dunia seperti BTS dan Blackpink, setiap bulan (Tokopedia) bisa world wide trending topic," ujar Wiliam mengutip dari katadata.co.id.

William juga menambahkan, kedua grup musik memiliki citra bagus dan tingkat popularitas yang tinggi di global sehingga memiliki pengaruh besar untuk membantu mengangkat produk Indonesia di pasar dunia.

Hasil yang dipegang Tokopedia sebagai eCommerce paling banyak dikunjungi selaras dengan tujuan perusahaan tersebut, yaitu ingin menguatkan penetrasi di dalam negeri daripada ekspansi ke luar negeri.

Pasca Merger Gojek-Tokopedia, Berikut Peringkat Startup Terbesar di Dunia

eCommerce di Indonesia yang terus berkembang

Riset terbaru yang dilakukan Google, Temasek, dan Bain&Co dalam laporan eConomy SEA 2021 menjelaskan bahwa eCommerce menjadi penyokong utama untuk ekonomi digital Indonesia pada tahun 2021.

Hal tersebut tercermin dari nilai gross merchandise value (GMV) sektor tersebut yang diperkirakan akan mencapai 53 miliar dolar AS pada akhir tahun 2021. Bahkan pada 2030, Indonesia diproyeksikan dapat memiliki nilai GMV 2 kali lebih besar dari GMV Asia Tenggara saat ini.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengaku optimis nilai transaksi eCommerce 2021 dapat tumbuh sebesar 48,4 persen yoy (year on year).

"Total nilai transaksi eCommerce yang berhasil dicatat oleh bank sentral dalam kurun waktu sembilan bulan terakhir adalah sebesar Rp185,2 Triliun. Bank Indonesia optimistis, total nilai transaksi eCommerce di sepanjang tahun ini dapat tumbuh sebesar 48,4 persen atau mencapai Rp395 Triliun,” ungkap Perry, mengutip suara.com.

Perry juga menuturkan bahwa transaksi uang elektronik di Indonesia pada tahun depan diperkirakan mampu menyentuh angka Rp337 triliun, perbankan digital mencapai Rp48 ribu triliun, dan transaksi eCommerce Rp530 Triliun.

"Ekonomi keuangan digital meningkat pesat pada 2022, transaksi eCommerce akan mencapai Rp530 triliun, uang elektronik Rp337 triliun, dan perbankan digital lebih dari Rp48 ribu triliun," imbuhnya.

Transaksi eCommerce seperti di Tokopedia dan Shopee pada tahun 2021 diperkirakan akan mencapai Rp403 triliun atau tumbuh mencapai 51,6 persen (yoy) dan akan terus meningkat di tahun 2022 hingga Rp530 triliun atau tumbuh sekitar 31,4 persen (yoy).

Hal tersebut menjadi cerminan bahwa eCommerce di Indonesia memiliki pertumbuhan yang positif dan diproyeksi bakal terus berkembang.

Optimisme UMKM Go Digital Lewat Dukungan Transaksi di Platform eCommerce

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dinda Aulia Ramadhanty lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dinda Aulia Ramadhanty.

DR
IA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini