Deretan Topik Paling Banyak Dicari Masyarakat Indonesia di Google Sepanjang Tahun 2021

Deretan Topik Paling Banyak Dicari Masyarakat Indonesia di Google Sepanjang Tahun 2021
info gambar utama

“Tanyakan saja pada Mbah Google”

Ungkapan tersebut pasti sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, yang hampir sebagian besar dapat dikatakan sudah terhubung dengan teknologi yang memiliki fasilitas mesin pencari baik itu pada telepon seluler, tablet, komputer dan sebagainya dengan koneksi internet.

Sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, tak dimungkiri bahwa hampir semua aspek kehidupan manusia saat ini lebih dimudahkan dan terbantu berkat adanya mesin pencari yang dapat dengan mudah menyuguhkan berbagai informasi dari berbagai belahan penjuru dunia dalam waktu real-time.

Bicara soal mesin pencari, seperti kalimat pertama di atas, harus diakui bahwa Google selama bertahun-tahun telah mendominasi dan mengukuhkan posisinya sebagai peramban atau mesin pencari yang paling banyak diandalkan di dunia, termasuk di Indonesia.

Data penggunaan mesin pencari di Indonesia
info gambar

Hal tersebut terbukti berdasarkan data dari Statcounter, yang dengan jelas menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2021, tepatnya sejak bulan Januari hingga bulan November, Google telah merajai kategori mesin pencari yang paling banyak digunakan di tanah air dengan persentase sebesar 81,99 persen.

Sementara itu di posisi kedua ada Safari sebagai perangkat lunak pencarian besutan Apple dengan persentase pengguna di Indonesia sebesar 6,09 persen. Sedangkan sisanya atau sekitar 11,92 persen terdiri dari penggunaan Mozilla Firefox, Microsoft Edge, Opera, dan Samsung Internet.

Inilah 3 Kegiatan Penuh Manfaat Saat Berselancar di Internet

Jejak pencarian masyarakat Indonesia di tahun 2021

Year in Search kategori Overall Trending
info gambar

Menjadi mesin pencari yang paling diandalkan, tak heran jika selama tahun 2021 banyak masyarakat Indonesia menggunakan Google untuk mencari berbagai informasi mengenai banyak hal terutama peristiwa yang terjadi dan mencuri perhatian di sepanjang tahun.

Berangkat dari hal tersebut, Google Indonesia belum lama ini merilis sebuah laporan bertajuk Year in Search yang sejatinya memang selalu dihadirkan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Apa saja topik yang paling banyak dicari oleh masyarakat Indonesia di tahun 2021?

Menilik laporan pertama yaitu untuk kategori Overall Trending atau topik populer yang paling banyak dicari secara umum, dapat dilihat bahwa dari 10 topik yang ada, empat di antaranya masih berhubungan dengan situasi pandemi yang terjadi di tahun ini.

Jika dilihat dari data di atas, banyak masyarakat Indonesia yang memiliki rasa keingintahuan mengenai istilah atau hal-hal yang baru pertama kali muncul di tahun ini namun langsung menjadi sesuatu yang wajib dipahami dengan baik.

Adapun topik yang dimaksud di antaranya Vaksin Covid-19, Pencegahan Covid-19, PeduliLindungi, dan PPKM Diperpanjang.

Sebagai catatan, setiap topik yang berada dalam daftar kategori Year in Search disusun secara acak, yang mana tidak diurutkan berdasarkan tingkat popularitas hasil penelusuran melainkan hanya sebatas topik yang paling banyak dicari.

Selain itu, jangan lupakan euforia dari gelaran pesta olahraga empat tahunan yang akhirnya terselenggara di tahun 2021 dan mundur dari pelaksanaan di tahun yang seharusnya, yakni Olimpiade Tokyo. Masih dari segi olahraga, Piala Euro nyatanya juga menjadi topik pencarian bagi masyarakat Indonesia di tahun 2021.

Year in Search kategori Siapa
info gambar

Tak cukup sampai di situ, bukti dari kemeriahan Olimpiade yang menyorot perjuangan para atlet tanah air rupanya juga menimbulkan kepopuleran lanjutan untuk kategori Year in Search lainnya, yaitu ‘Siapa’ yang mencatatkan dua nama atlet badminton yakni Greysia Polii dan Anthony Ginting sebagai dua sosok yang paling banyak dicari.

Peringkat BWF Greysia-Apriyani Usai Raih Emas Olimpiade Tokyo 2020

Kebutuhan informasi mengenai Covid-19

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kebutuhan akan informasi mengenai hal yang berhubungan dengan Covid-19 juga memunculkan jajaran topik baru yang langsung menjadi pencarian populer bahkan sejak tahun 2020 lalu.

Bukan hanya sekedar definisi atau pemahaman mengenai pandemi sendiri, kali ini informasi yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia juga mulai didasari dengan kesadaran untuk melakukan perawatan bagi penderita Covid.

Year in Search kategori Covid-19
info gambar

Terpantau untuk kategori Covid-19, terdapat sejumlah topik pencarian seperti cara meningkatkan saturasi oksigen, cara menyembuhkan Covid, cara mengembalikan indra penciuman, dan cara membaca oximeter.

Bahkan sehubungan dengan upaya vaksinasi nasional yang memang digaungkan sepanjang tahun 2021, banyak juga masyarakat yang melakukan pencarian mengenai informasi kalangan siapa saja yang tidak boleh divaksin dan cara cek sertifikat vaksin.

Yang tak kalah menarik, rupanya banyak juga masyarakat yang mulai memiliki rasa keingintahuan mengenai definisi endemi, terkait pemberitaan yang mengatakan bahwa Covid-19 kemungkinan akan berubah status dari pandemi menjadi endemi di waktu yang akan datang.

Menilik Kemungkinan Covid-19 Menjadi Endemi, Apa Bedanya dengan Pandemi?

Suka dan duka peristiwa nasional

Year in Search kategori peristiwa nasional
info gambar

Terlepas dari berbagai pencapaian dan perkembangan nasional, tak dimungkiri bahwa di tahun 2021 nyatanya juga telah terjadi berbagai peristiwa duka skala nasional yang mencuri perhatian dan meninggalkan duka mendalam dari seluruh masyarakat di tanah air.

Tepat di awal tahun yaitu pada tanggal 9 Januari 2021, publik sudah dikejutkan dengan kabar duka berupa tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 yang bertolak dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta dengan tujuan ke Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.

Pesawat yang menampung sebanyak 50 penumpang dan 12 awak tersebut diketahui jatuh di perairan Kepulauan Seribu dan menewaskan seluruh penumpang di dalamnya.

Dua bulan berselang, tepatnya di bulan Maret dua peristiwa tidak menyenangkan juga kembali terjadi yaitu berupa tragedi Pengeboman Makassar yang terjadi pada tanggal 28 di depan Gereja Katedral Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan menyebabkan 20 orang mengalami luka-luka.

Tepat sehari setelahnya yaitu 29 Maret, musibah kembali terjadi berupa ledakan Pertamina Balongan Indramayu yang menyebabkan lima orang mengalami luka berat, 15 orang luka ringan, dan tiga orang hilang pada saat awal kejadian.

Seakan belum cukup, sebulan setelahnya kabar duka kembali datang dengan peristiwa tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di kedalaman 838 meter pada tanggal 21 April, dan menyebabkan korban jiwa sebanyak 53 orang yang semuanya terdiri dari kru kapal.

Seiring dengan duka dan penghormatan yang terus terkenang, memasuki semester dua di tahun 2021 sejumlah momentum perayaan terkait berbagai peristiwa juga menjadi hal yang banyak dicari oleh masyarakat Indonesia.

Tercatat bahwa topik yang paling banyak dicari untuk kategori peristiwa nasional di antaranya terdiri dari Sirkuit Mandalika, Piala Thomas, dan PON Papua.

PON Papua sendiri mencuri perhatian karena untuk pertama kalinya, Papua menjadi tuan rumah untuk gelaran pesta olahraga nasional dengan sejumlah fasilitas perlombaan kelas dunia yang sangat dibanggakan.

Bahkan, Papua dengan gemilang menjadi salah satu nama yang unggul dengan berada pada peringkat empat akhir klasemen dengan perolehan sebanyak 93 medali emas, 66 medali perak, dan 102 medali perunggu.

Setelahnya, persitiwa yang tak kalah mengundang banyak perhatian dan menjadi salah satu topik pencarian di Google adalah mengenai keberhasilan Indonesia dalam membawa pulang Piala Thomas setelah penantian selama 19 tahun.

Terakhir, hal yang juga tak kalah banyak dicari pemberitaannya adalah mengenai peresmian Sirkuit Mandalika yang pada tahun 2021 ini akhirnya bisa beroperasi secara penuh dan telah digunakan untuk menjadi tuan rumah bagi dua ajang balap internasional yakni Asia Talent Cup dan World Superbike.

Jajaran Pebalap Indonesia yang Berlaga di Sirkuit Mandalika

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini