10 Bulan Penjualan Mobil Indonesia Jadi yang Terbanyak di Asia Tenggara

10 Bulan Penjualan Mobil Indonesia Jadi yang Terbanyak di Asia Tenggara
info gambar utama

Pandemi Covid-19 merupakan musibah tak terelakkan, yang banyak memberikan imbas kepada seluruh industri tak terkecuali untuk industri otomotif. Semenjak pandemi Covid-19 hadir di Indonesia, industri otomotif mengalami kemerosotan angka penjualan.

Mengutip investor.id, penjualan mobil secara wholesale (penjualan sampai tingkat dealer) untuk Triwulan IV tahun 2020 mencapai 159.981 unit atau turun sebesar 41,83 persen year on year (yoy).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan tajam penjualan mobil dan motor sepanjang 2020, yang diketahui diakibatkan oleh pandemi Covid-19.

"Penjualan mobil wholesalequarter to quarter naik 43,98 persen, tetapi yoy masih turun sebesar 41,83 persen," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto.

Suhariyanto juga mengungkapkan, seiring dengan penurunan penjualan mobil, produksi pun juga mengalami penurunan, yang mana secara yoy mengalami penurunan sebanyak 38,09 persen. Jumlah tersebut jika dibandingkan dengan Kuartal III (Q3) 2020 adanya peningkatan sebesar 82,21 persen namun, produksi mobil mengalami penurunan yang cukup tinggi yaitu 38,09 persen secara yoy.

Kendati demikian, belum lama ini, situs resmi ASEAN Automotive Federation merilis data laporan penjualan mobil tertinggi di negara Asia Tenggara sepanjang Januari-Oktober tahun 2021. Hasil laporan tersebut menunjukkan Indonesia di peringkat 1 dengan total penjualan hingga 703.089 unit.

Jumlah tersebut melejit hampir 60 persen dibanding tahun 2020 yang hanya mencapai 421.064 unit. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai peningkatan penjualan tersebut terakumulasi bertambah sebanyak 282.025 unit dari periode tahun sebelumnya.

Peringkat penjualan mobil terbanyak di negara Asia Tenggara © GoodStats
info gambar

Adapun Malaysia yang berada di peringkat kedua memiliki total penjualan mobil sebanyak 382.379 unit, di mana angka tersebut justru mengalami penurunan dibandingkan hasil akumulasi penjualan untuk periode tahun 2020 sebanyak 401.714 unit (-4,8 persen).

Senasib dengan Malaysia, Myanmar juga mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan periode tahun 2020 hingga mencapai -49 persen atau sebanyak 7.874 unit. Jumlah tersebut turun drastis dari angka penjualan mobil sebelumnya yaitu sebanyak 15.433 unit di tahun 2020.

Rush Jadi Mobil Terlaris di Indonesia Oktober 2021, Avanza Keluar dari 10 Besar

Di balik melejitnya angka penjualan

Jumlah penduduk yang lebih banyak menjadi salah satu alasan penjualan mobil di Indonesia nomor 1 di Asia Tenggara. Selain itu, ada faktor lain yang menjadi alasan dibalik peningkatan jumlah penjualan mobil di Indonesia salah satunya yaitu dari kebijakan relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), yang diketahui efektif menggenjot penjualan mobil di tengah pandemi Covid-19 hingga lebih dari 60 persen.

Presiden Jokowi menuturkan, "Terakhir angka yang saya dapatkan ada kenaikan kurang lebih 60 persen. Ini sangat baik untuk memberikan dorongan pada pemulihan ekonomi," tuturnya mengutip dari nasional.kontan.co.id.

Sebagai informasi, pemerintah mengeluarkan relaksasi PPnBM melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20/PMK.010/2021. Beleid tersebut mengatur pemberian insentif untuk segmen kurang kendaraan hingga 1500 cc pada kategori sedan dan 4x2 dengan komponen pembelian dalam negeri (local purchase) paling sedikit 70 persen.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie D. Sugiarto, yang mengatakan bahwa setidaknya terdapat dua faktor penyebab adanya peningkatan penjualan mobil di Indonesia.

"Pertama adalah stimulus relaksasi PPnBM yang diberikan pemerintah, serta pertumbuhan ekonomi yang lebih baik ketimbang tahun lalu," ungkapnya menurut gridoto.com.

Menanggapi progres penjualan tersebut, Jongkie juga optimis bahwa target penjualan mobil domestik sebanyak 750.000 unit dapat tercapai di penghujung tahun 2021.

Realisasi penerapan PPnBM terlihat jelas pada pertumbuhan di kebanyakan emiten otomotif khususnya untuk periode Januari-September 2021. Melansir investasi.kontan.co.id, seperti PT. Tunas Ridean Tbk (TURI) yang berhasil mencatat penjualan mobil konsolidasi grup naik 41 persen, sehingga menjadi 26.097 unit per akhir Q3 tahun 2021.

Avanza Makin Tak Terbendung, Ini 10 Mobil Terlaris di Indonesia September 2021

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dinda Aulia Ramadhanty lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dinda Aulia Ramadhanty.

DR
IA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini