Indonesia Dinobatkan Sebagai Pemenang Destinasi Menyelam Terbaik Dunia versi Dive Magazine

Indonesia Dinobatkan Sebagai Pemenang Destinasi Menyelam Terbaik Dunia versi Dive Magazine
info gambar utama

Keindahan bawah laut Indonesia memang tak diragukan lagi. Laut yang membentang dari Miangas sampai Pulau Rote memang menyimpan pesona yang membuat siapa saja takjub dibuatnya. Bahkan, kegiatan menyelam seperti diving menjadi salah satu aktivitas yang diminati oleh wisatawan mancanegara. Hal ini menjadikan berbagai spot diving di Tanah Air begitu tersohor di kalangan penyelam dunia.

Tentu tak berlebihan bila kita, sebagai warga Indonesia, bangga dengan pesona alam di negeri sendiri, sebab sejauh ini sudah banyak destinasi wisata lokal yang mendapatkan penghargaan dari tingkat internasional.

Di penghujung tahun ini, Dive Magazine mengumumkan daftar 10 besar Best Scuba Diving Destination pada ajang penghargaan DIVE Travel Awards 2021. Penghargaan tersebut terdiri dari 108 destinasi berbeda, 245 liveabroards, dan lebih dari 750 pusat menyelam serta resor berbeda dengan total hampir 17 ribu nominasi individu.

Hal yang menggembirakan dan tentunya membanggakan adalah nama Indonesia dinobatkan sebagai pemenang. Tak hanya itu, bahkan nama Indonesia kembali disebut sebagai pemenang dalam kategori Best Scuba Diving Liveaboards.

Pulau Samalona, Destinasi Wisata Eksotis di Selat Makassar

Wisata menyelam di Indonesia

Berada di peringkat pertama dan sekaligus menjadi pemenang Best Scuba Diving Destination 2021 tentu merupakan hal yang membanggakan. Nama Indonesia berhasil mengalahkan beberapa negara lain seperti Maldives, Meksiko, Filipina, Fiji, Kepulauan Solomon, Galapagos, dan Thailand.

Dalam proses pemungutan suara, nama Indonesia memang mendominasi untuk pusat menyelam terbaik, resor, dan juga liveaboard. Negara kepulauan tropis dengan jumlah garis pantai terpanjang ke dunia membuat Indonesia menawarkan serangkaian pengalaman menyelam yang luar biasa.

Nama Raja Ampat adalah wilayah yang paling banyak disebut dengan keanekaragaman hayatinya, termasuk terumbu karang yang menakjubkan. Indonesia juga memiliki spot menyelam lain seperti di Taman Laut Nasional Bunaken, Selat Lembeh, Taman Nasional Wakatobi, Gili Trawangan. Adapun keunggulan dari spot diving tersebut antara lain, spesies pari manta dan penyu, aktivitas menyelam dan rekreasi santai, hingga sensasi melihat bangkai kapal.

Mengutip laman Kemenparekraf, Indonesia memang memiliki beberapa spot diving terbaik, di antaranya seperti Pulau Weh di Aceh yang menjadi habitat hiu, Pantai Tulamben Bali dengan pesona terumbu karangnya, Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur yang menawarkan kegiatan menyelam sambil menyapa pari manta, hiu, hingga dugong.

Kemudian ada Wakatobi di Sulawesi Tenggara yang memiliki 942 spesies ikan dan 750 spesies terumbu karang, Kepulauan Derawan di Kalimantan Timur yang menawarkan pengalaman menyelam bersama ubur-ubur, hingga Raja Ampat yang menjadi rumah bagi 75 persen spesies karang yang ada di seluruh dunia.

Rana Mese, Danau Serupa Cermin Raksasa di TWA Ruteng

Coralia Raja Ampat

Penghargaan lain yang didapatkan oleh Indonesia dalam DIVE Travel Awards 2021 adalah Best Scuba Diving Liveaboards untuk Coralia Raja Ampat. Coralia merupakan pinisi yang berbasis di Raja Ampat dan menawarkan perjalanan sepanjang tahun ke sekitar pulau, hingga berlayar ke Komodo, Alor, dan Laut Banda.

Liveaboard sendiri merupakan kapal yang diperuntukkan untuk berlayar dan bisa menginap di dalamnya. Sebagian besar kapal liveaboard di Indonesia merupakan pinisi yang dibuat di Bulukumba, Sulawesi Selatan. Kapal Coralia pun merupakan pinisi klasik yang dibuat di Bira, Sulawesi, oleh Suku Konjo yang dikenal telah membangun kapal selama bertahun-tahun dengan menggabungkan teknik tradisional dan modern, serta dilengkapi dengan fitur keselamatan.

Tak hanya menawarkan perjalanan dan sensasi menginap di dalam kapal, Coralia juga berkomitmen untuk melestarikan lautan, mengembangkan komunitas lokal, dan berkelanjutan. Selama pelayaran, Coralia menggunakan deterjen ramah lingkungan, kantung sampah yang dapat terurai, menghindari plastik sekali pakai, serta melatih mempekerjakan penduduk lokal.

Coralia menawarkan pengalaman live on board di atas kapal sepanjang 48 meter dengan fasilitas lengkap. Dengan dek yang luas, wisatawan bisa menikmati pemandangan, berjemur, atau sekadar bersantai. Di dalam kapal pun tersedia fasilitas seperti lounge dengan pendingin udara, ruang hiburan, restoran, hingga salon.

Kapal ini juga memiliki delapan kabin yang luas dengan gaya modern. Setiap kabin telah dilengkapi AC, tempat tidur yang nyaman, sofa, meja kerja, stasiun pengisi daya, serta kamar mandi pribadi yang luas dan telah dilengkapi air hangat, perlengkapan mandi ramah lingkungan, dan pengering rambut.

Sebagai kapal pesiar yang memang dibangun untuk para penyelam, Coralia juga memiliki fasilitas yang mendukung kegiatan menyelam, mulai dari ruang ganti, pancuran air hangat, tempat menyimpan alat selam, dan tentunya pemandu berpengalaman.

Perjalanan yang ditawarkan Coralia bervariasi, mulai dari tujuh hingga sebelas malam menjelajahi Selat Dampi, Wayag, Misool, Batanta dan Kawe di sekitar Raja Ampat dan lokasi lain termasuk Taman Nasional Komodo, Alor, Kepulauan Lupa, Maumere dan Kepulauan Banda.

Pulau Leebong, Surga Tersembunyi Nan Memesona di Bangka Belitung

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini