Naik 1 Tingkat, Kekuatan Militer RI Nomor 15 Dunia dan 1 di ASEAN 2022

Naik 1 Tingkat, Kekuatan Militer RI Nomor 15 Dunia dan 1 di ASEAN 2022
info gambar utama

Tiba di awal tahun yang baru, seperti biasa salah satu situs pemeringkatan angkatan bersenjata dunia Global Fire Power (GFP) merilis dan memperbaharui indeks kekuatan militer global. Pada tahun ini (2022), GFP melakukan pemeringkatan terhadap 140 negara.

Dalam penilaiannya, GFP menggunakan lebih dari 50 indikator individu suatu negara dalam melakukan penilaian. Suatu negara kecil kemungkinan dapat bersaing dengan negara besar karena memiliki kelebihan di salah satu atau beberapa indikator.

Beberapa indikator utama yang digunakan untuk menyusun indeks ini, antara lain jumlah senjata yang dimiliki, keberagaman senjata, sumber daya manusia, dan keuangan yang stabil. Semakin kecil nilai Power Index (PwrIndx) maka semakin tinggi kekuatan militernya.

Peringkat kekuatan militer 2022 | Aghapier/GoodStats
info gambar

Dari pemeringkatan ini, Amerika Serikat (AS) masih menjadi penguasa dalam urusan militer dunia dengan skor 0,0453, disusul Rusia (0,0501) dan China (0,0511) di posisi ketiga.

Indonesia sendiri mampu naik satu tingkat ke peringkat 15, menggeser posisi Jerman dengan pwrindex 0,2251. Tahun lalu, Indonesia mendapat skor 0,2684 dengan menghuni peringkat ke-16.

Sama seperti periode sebelumnya, militer Indonesia juga menjadi yang terkuat di antara negara-negara ASEAN, mengungguli Vietnam di posisi 28 dan Thailand urutan 29.

Banyak pihak menilai, pemeringkatan GFP ini cenderung lebih fokus terhadap kuantitas dibanding kualitas. Kenaikan peringkat Indonesia mengindikasikan adanya peningkatan kuantitas dari sejumlah indikator terutama persenjataan. Selain itu, kenaikan peringkat juga ditenggarai oleh naiknya anggaran militer untuk periode 2022.

10 Negara dengan Militer Terkuat 2021

Kekuatan militer Indonesia

Kekuatan militer Indonesia 2022 | Siti Hanna/GoodStats
info gambar

Sebagai negara dengan kekuatan militer nomor 15 di dunia, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dilengkapi dengan sejumlah kekuatan baik dari sumber daya manusia (SDM) maupun alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Dari segi kekuatan SDM, tampaknya tidak ada perubahan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya (2021). Total personel militer yang dimiliki Indonesia saat ini sebanyak 1.080.000, terdiri dari 400.000 personel aktif, 400.000 personel cadangan, dan 280.000 paramiliter.

Kekuatan armada laut Indonesia menjadi yang paling menonjol, dibandingkan 140 negara lainnya, Indonesia menduduki peringkat pertama untuk parameter alutsista laut (merchant marine).

Tidak heran sebenarnya, mengingat bahwa luas lautan Indonesia (3.257.483 km2) lebih luas dibandingkan luas daratan Indonesia (1.922.570 km2), sehingga memerlukan kekuatan ekstra untuk menjaga kedaulatannya.

Total aset alutsista kekuatan laut Indonesia sebanyak 296. Keseluruhannya terdiri dari kapal fregat 7 unit, kapal korvet 24 unit, 4 kapal selam, 181 kapal patroli (naik dari tahun sebelumnya 179), 11 kapal penyapu ranjau (naik dari sebelumnya 10).

Kemudian, kekuatan di matra darat Indonesia dilengkapi 314 tank, 1.444 kendaraan lapis baja (naik dari sebelumnya 1.430), 153 self-propelled artillery, 413 tower artillery (naik dari sebelumnya 366), dan 63 proyektor roket.

Kekuatan matra udara TNI dilengkapi 445 kekuatan udara. Jumlah itu meliputi 41 pesawat tempur, 23 dedicated attack, 66 pesawat transportasi, 126 pesawat latihan, 17 pesawat misi khusus, 1 pesawat tanker, 172 helikopter, dan 15 helikopter serang.

Peringkat Indonesia tahun ini lebih unggul dari sejumlah negara-negara maju. Misalnya, Australia yang berada di peringkat 17, Israel di peringkat 18, dan Spanyol di urutan 19.

Untuk meningkatkan kekuatan militernya, Pemerintah Indonesia dalam Rancangan Anggaran dan Belanja Negara (RAPBN) mengalokasikan dana Rp43,26 triliun untuk program modernisasi alutsista, non alutsista, dan sarana prasarana pertahanan pada 2022. Nilai tersebut meningkat 33 persen dari Rp32,48 triliun pada 2021.

Kisah PT Sritex, Pabrik Tekstil Pemasok Seragam Militer 35 Negara di Dunia

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Iip M. Aditiya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Iip M. Aditiya.

Terima kasih telah membaca sampai di sini