Kuasai Strategi Berikut Kalau Kamu Ingin Lolos Beasiswa IISMA

Kuasai Strategi Berikut Kalau Kamu Ingin Lolos Beasiswa IISMA
info gambar utama

Setiap dari kita pasti pernah bermimpi untuk mengenyam pendidikan di luar negeri. Selain bisa merasakan pendidikan berkelas dunia, belajar di luar negeri juga menjadi momen untuk memperkaya pengalaman. Salah satu beasiswa yang bisa kamu tuju adalah IISMA.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) meluncurkan beasiswa Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) sebagai bagian dari program Kampus Merdeka bagi mahasiswa semester 4 sampai 6.

Lewat beasiswa IISMA, mahasiswa bisa berkuliah di universitas ternama di luar negeri selama 1 semester. Segala biaya yang diperlukan pun akan didanai penuh oleh Kemdikbud Ristek, mulai dari biaya pendaftaran dan kuliah, tunjangan hidup, visa sampai asuransi kesehatan.

Apakah Goodmates ingin menjadi salah satu bagiannya? Tenang, kali ini Goodside sudah merangkum strategi-strategi yang wajib diterapkan jika ingin lolos beasiswa IISMA.

Jangan ragu untuk mencoba

Buat kamu yang ingin mencicipi rasanya perkuliahan di luar negeri, tentunya langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencoba untuk daftar. Singkirkan semua keraguanmu dan beranikan diri untuk mencoba.

Meskipun kamu mungkin masih belum pede dengan kemampuan bahasa Inggrismu, coba saja selagi masih ada kesempatan ketimbang menyesal kemudian hari. Sebab, bagaimana kita bisa tahu hasilnya kalau belum mencoba bukan?

Persiapan dan latihan semaksimal mungkin

Ilustrasi belajar | Foto: George Dolgikh/Pexels.com
info gambar

Tidak ada satupun hal hebat yang bisa diperoleh secara instan, butuh proses dan persiapan yang matang. Maka dari itu, alangkah baiknya kamu sudah menyiapkan segala persyaratan IISMA sejak jauh-jauh hari.

Dikutip dari panduan resmi beasiswa IISMA, terdapat beberapa berkas yang harus dilampirkan. Di antaranya surat rekomendasi dari kampus asal, sertifikat tes Bahasa Inggris (TOEFL, IELTS, atau Duolingo Test), lampiran transkrip nilai, serta esai. Jenis tes yang diterima dan skor minimal pun berbeda-beda tergantung kampus tujuan.

Seperti yang diketahui, Bahasa Inggris merupakan persyaratan wajib dalam program IISMA. Kamu bisa mulai berlatih dari sekarang untuk meningkatkan kemampuanmu, baik berbahasa secara lisan maupun tulisan.

Sedikit tambahan bagi kamu yang belum mempunyai sertifikat Bahasa Inggris, jangan memesan jadwal tes yang mepet dengan deadline pendaftaran, ya. Bukan tanpa sebab, hasil TOEFL ataupun IELTS baru akan keluar 6 hingga 12 hari sejak tanggal tes berlangsung.

Buat esai yang menarik

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, esai merupakan salah satu persyaratan wajib untuk mendaftar beasiswa IISMA. Sebagai gambaran, akan ada beberapa pertanyaan yang mesti dijawab dan dituliskan ke dalam esai. Jadi, Goodmates tidak perlu pusing mencari topik.

Menulis esai yang menarik jelas bukan perkara semalam jadi seperti membangun candi. Dasar penulisan esai adalah mengenali diri sendiri. Apa saja value yang kamu miliki, hal yang ingin kamu raih di masa depan, hingga bagaimana visi misi hidup kamu nantinya akan tertuang ke dalam esai.

Selanjutnya, kamu juga harus memantapkan tujuan kamu dalam mengikuti program IISMA, mencakup benefit yang ingin diperoleh melalui IISMA serta dampak yang akan kamu berikan kepada Indonesia.

Membuat esai ibarat mempresentasikan diri dalam bentuk tulisan. Branding diri kamu dengan cara seunik dan semenarik mungkin untuk memperoleh nilai plus. Sebab, kalau cuma sekadar bagus, pastinya masih banyak lagi tulisan yang lebih bagus.

Tidak hanya itu, review kembali esai yang sudah kamu buat sampai kamu mantap bahwa esai tersebut sudah layak untuk diserahkan. Kamu juga bisa mengonsultasikan esaimu dengan dosen maupun mereka yang lebih berpengalaman dalam hal ini.

Tampil percaya diri saat wawancara

Ilustrasi wawancara | Foto: MART Production/Pexels.com
info gambar

Sesi wawancara IISMA diadakan sepenuhnya dalam bahasa Inggris dan hanya berlangsung selama 15 sampai 20 menit. Oleh karena itu, persiapkan diri kamu dengan baik dan tampilah dengan percaya diri dalam menjawab setiap pertanyaan.

Selama wawancara berlangsung, kamu akan ditanyakan kembali mengenai esai yang sudah dibuat. Sampaikan jawaban kamu dengan santai untuk menghindari grogi. Dengan demikian, kamu pun bisa menjelaskan ide dengan jelas kepada pewawancara nantinya.

Apabila wawancara dilakukan secara online, atur posisi senyaman mungkin dan pilihlah tempat dengan kondisi jaringan yang stabil dan kondusif dari berbagai gangguan. Jangan lupa hadir lebih awal untuk memberi kesan positif bahwa kamu memang sudah siap dengan wawancara ini.

Itu dia strategi-strategi yang bisa kamu kuasai kalau ingin lolos beasiswa IISMA. Selamat mencoba dan semoga beruntung, ya.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini