Sumba Masuk Daftar Destinasi Wisata Terbaik Dunia Versi Conde Nast Traveler

Sumba Masuk Daftar Destinasi Wisata Terbaik Dunia Versi Conde Nast Traveler
info gambar utama

Majalah perjalanan dan gaya hidup mewah, Condé Nast Traveler (CNT) telah merilis 22 rekomendasi destinasi wisata terbaik untuk dikunjungi sepanjang tahun 2022. Seluruh daftar tersebut dipilih berdasarkan beberapa faktor seperti makanan dan minuman lezat, situs bersejarah untuk dijelajahi, dan berbagai tempat dengan pemandangan menakjubkan.

Adapun daftar destinasi wisata tersebut meliputi India, Serbia, Uzbekistan, Malta, Sisilia (Italia), Gabon, Cape Verde, Rapa Nui (Chili), Kepulauan Baleares (Spanyol), Istanbul (Turki), Trøndelag, (Norwegia), London (Inggris), Singapura, Seoul (Korea Selatan), Oklahoma (Amerika Serikat), Mesir, Uni Emirat Arab, Jepang, Qatar, Bhutan, Sri Lanka, dan Sumba (Indonesia).

Sumba menjadi salah satu destinasi wisata di Asia yang direkomendasikan untuk dikunjungi tahun ini. Menurut penjelasan CNT, Sumba dapat menjadi alternatif tujuan berlibur di Indonesia selain Bali. Jika Anda menginginkan perjalanan pasca pandemi yang penuh ketenangan, Sumba bisa jadi pilihan.

Sumba merupakan salah satu tempat di mana wisatawan dapat mengunjungi pantai dengan hamparan pasir putih bersama kuda-kuda cendana dan terkadang bisa melihat lumba-lumba. Anda juga dapat mendaki ke desa-desa di puncak bukit dengan bebatuan megalit kuno, berenang di laguna sebening cermin, atau menyaksikan ritual-ritual adat khas masyarakat setempat.

CNT menjelaskan mengenai resor mewah bernama Nihi Sumba untuk para peselancar berkantong tebal. Diketahui beberapa selebriti Hollywood pernah mengunjungi Nihi Sumba untuk berlibur seperti David dan Victoria Beckham, Jennifer Lawrence, Christian Bale, dan Chris Hemsworth.

Lalu, kegiatan apa saja yang bisa dilakukan wisatawan di Sumba? Berikut beberapa rekomendasinya:

Wulla Poddu, Ritual Sakral Masyarakat Sumba Barat untuk Mendekatkan Diri dengan Tuhan

Menjelajah objek wisata di Pulau Sumba

Bukit Wairinding | @TukangPhotoStock Shutterstock
info gambar

Pulau Sumba berada di Nusa Tenggara Timur yang memang dikenal dengan objek wisata alamnya yang memesona. Dari perbukitan, danau, pantai, hingga desa-desa adat menjadi daya tarik wisatawan ke pulau ini.

Uniknya, Sumba akan memberikan pemandangan alam berbeda sesuai musim ketika Anda berkunjung. Misalnya pada musim kemarau, sekitar bulan April-Oktober, pemandangan padang rumput dan bukit-bukit di Sumba akan cenderung kecokelatan dan cuacanya lebih cerah. Pada musim kemarau, wisatawan dapat berkesempatan untuk memotret benda-benda langit termasuk matahari terbit-terbenam dan milky way.

Sebaliknya, jika berkunjung pada musim hujan, sekitar Oktober-Maret, Anda akan disuguhkan pemandangan berupa tumbuh-tumbuhan yang subur dan serba hijau yang menyegarkan mata.

Untuk menuju Sumba sebenarnya tak terlalu sulit karena di sana sudah terdapat dua buah bandar udara yang menjadi gerbang masuk menuju pulau ini yaitu Bandara Waikabubak di Tambolaka, Sumba Barat Daya dan Bandara Umbu Mehang Kunda di Waingapu, Sumba Timur. Di Sumba juga sudah banyak pilihan rental mobil untuk menjelajah tempat-tempat wisata.

Salah satu destinasi wisata alam yang ikonik di Sumba adalah daerah perbukitannya. Tersebar dari Sumba Timur ke Sumba Barat, hamparan bukit di seluruh wilayah Sumba memang begitu eksotis dengan padang savananya. Bila datang pada musim hujan, perbukitan akan terlihat hijau dan segar, kemudian akan berubah menjadi kuning kecokelatan pada musim kemarau.

Adapun beberapa bukit yang bisa dikunjungi yaitu Bukit Lendongara, Bukit Warinding, Bukit Tenau, Bukit Tanarara, Bukit Persaudaraan, Bukit Mondu, Bukit Hiliwuku, dan Bukit mauliru.

Dari perbukitan, wisatawan dapat menjelajahi berbagai pantai dengan keunikannya masing-masing. Mengutip situs TripAdvisor, beberapa pantai-pantai yang bisa dikunjungi ketika berlibur di Sumba antara lain Pantai Walakiri, Nihiwatu, Watu Bela, Mandorak, Bwanna, Mananga Aba, Ratenggaro, Watu Parunu, Pero, Kawona, Tarimbang, Rua, Wanokaka, Marosi, Dassang, Ngedo, Karewee, Waikelo, Salura, Londa Lima, Mondu Lambi, Batu Payung, Kalala, Lailunggi, Watu Maladong, dan Palakahembi.

Selain bukit dan pantai, Sumba juga punya objek wisata lain berupa Danau Weekuri dan beragam air terjun seperti air terjun Matayangu, Waimarang, Tanggedu, Lapopu, Lokomboro, Weekacura, Kanabuwai, Waikelo Sawah, Gunung Meja, Jawarai Lewa, Harunda, Laputi, Kolam Jodoh Lewa, dan Laputi.

Kemudian, ada pula berbagai kampung adat di mana wisatawan bisa melihat langsung bagaimana masyarakat di Sumba dengan kehidupan tradisionalnya, dengan rumah-rumah adat dan ritual-ritual adat yang masih dijaga hingga kini.

Beberapa situs kampung adat yang dapat dikunjungi di Sumba antara lain Ratenggaro, Wainyapu, Manola, Totok Kalada,Wee Lewo, Umbu Koba, Mbukubani, Waindimu, Desa Tema Tana, Praijing, Kampung Tarung, Pardhe Lembung, Bodo Ede, Waibaka, Praigoli, Pasunga, Raja Prailiu, Praiyawang, Prainatang, dan Wunga.

Tradisi pasola juga menjadi keunikan tersendiri yang ada di Sumba. Bagian dari upacara ritual Marapu ini diselenggarakan untuk merayakan musim tanam padi. Pasola sendiri merupakan ritual untuk menghormati Marapu, memohon pengampunan, kemakmuran, dan harapan akan hasil panen yang melimpah.

Biasanya pasola diadakan pada bulan Februari di daerah Lamboya dan Kodi, juga bulan Maret di Gaura dan Wanukaka. Pasola sendiri identik dengan permainan lembap lembing kayu yang dilakukan para pemuda sambil menunggang kuda. Menurut kepercayaan leluhur, semakin banyak darah yang tumpah selama pasola makan hasil panen akan lebih berlimpah. Para penganut kepercayaan Marapu juga percaya bahwa setiap tetes darah yang tumpah selama pasola merupakan tanda kemakmuran akan datang.

Sandalwood Pony, Kuda Pacu Sumba yang Melegenda

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini