Mengintip Kecanggihan Harimau Medium Tank Hasil Kerja Sama Pindad dan FNSS Turki

Mengintip Kecanggihan Harimau Medium Tank Hasil Kerja Sama Pindad dan FNSS Turki
info gambar utama

Masih ingat dengan medium tank (MT) Harimau garapan Pindad, yang pertama kali diperkenalkan secara perdana pada saat HUT TNI ke-72 tahun 2017 silam?

Sedikit kembali mengingatkan, tank tersebut merupakan proyek kerja sama yang terjalin antara Indonesia melalui Pindad dengan FNSS Defence Systems Turki, yang kesepakatannya dimulai sejak tahun 2015.

Dalam penggarapannya, tank ini memang didesain khusus untuk daerah operasi tropis seperti hutan karena memiliki bobot yang lebih ringan. Di Indonesia sendiri, tank berjenis medium ini dinilai lebih tepat dengan kondisi medan di tanah air, karena Indonesia pada dasarnya tidak memiliki medan perang terbuka.

Dinamai dengan sebutan MT Kaplan di negara mitra, dalam kesepakatan yang terjalin RI dan Turki sepakat untuk membagi dua hak intelektual antar kedua negara. Saat pertama kali diperkenalkan di tahun 2017 lalu, Indonesia diakui sebagai negara ketiga dalam 10 tahun terakhir yang menggarap dan akan memproduksi medium tank secara massal, setelah Jepang dan Polandia.

Indonesia Dapat Pesanan 100 Medium Tank dari Dua Negara ini

Harga Rp1,93 triliun per unit

MT Harimau Pindad
info gambar

Saat pertama kali pengenalannya, kehadiran MT Harimau diketahui langsung menarik minat sejumlah negara, terutama di kawasan Asia Tenggara. Mengutip keterangan Pindad, disebutkan jika hingga saat ini MT Harimau sudah menerima sebanyak 18 unit pesanan untuk periode kontrak pengerjaan di tahun 2020-2023.

Menilik riwayat peminatnya, beberapa negara yang diketahui memiliki ketertarikan untuk mengakuisisi MT ini adalah Bangladesh, Filipina, Malaysia, Ghana, dan Brunei. Sementara mengenai harga, untuk satu unitnya MT Harimau mencapai 135 juta dolar AS atau setara Rp1,93 triliun.

Sempat melalui beberapa tahap uji coba, Indonesia dan Turki juga diketahui melakukan beberapa upgrade sistem dibanding versi prototipe saat pertama kali diperkenalkan pada tahun 2017 lalu, untuk diproduksi massal dan dilakukan pengiriman perdana pada tahun 2022.

Diketahui jika upgrade yang dilakukan Pindad dan FNSS salah satunya diperoleh dari sisi transmisi, di mana mereka menandatangani kerjasama dengan Allison Transmission, perusahaan yang berbasis di Indianapolis, Amerika Serikat.

Akhirnya, Kapal Tank Pertama di Dunia Buatan Indonesia Diuji Coba

Spesifikasi Harimau Pindad

MT Harimau Pindad
info gambar

Bicara mengenai spesifikasinya, Harimau MT didesain khusus untuk daerah operasi tropis seperti hutan karena memiliki bobot yang lebih ringan. Dengan bobot maksimal sekitar 30-35 ton, MT Harimau tercatat memiliki power to weight ratio 24 HP per ton, dan diklaim dapat melaju dengan kecepatan maksimal lebih dari 70 kilometer per jam.

Sementara itu perihal kapasitas kru, MT Harimau dapat mengangkut sebanyak tiga personel Angkatan Darat yang terdiri dari komandan, penembak, dan pengemudi. Tank ini tidak membutuhkan kru untuk mengisi peluru karena sudah dilengkapi pemuat peluru otomatis (autoloader) dengan 12 butir peluru di kubah (turret) dan 26 butir peluru cadangan di dalam lambung tank (hull).

MT Harimau juga dilengkapi dengan two-man turret kaliber 105 mm serta senapan mesin kaliber 7,62 mm untuk daya gempur maksimum dan luas, mulai dari perlindungan jarak dekat untuk pasukan infantri hingga pertempuran antar-kendaraan tempur.

Bicara mengenai fitur pelengkap, tank ini sudah disematkan berbagai teknologi terbaru yakni perlindungan terhadap ancaman level 5 NATO berupa proteksi balistik tingkat tertinggi, dan sejumlah perlindungan lain seperti sistem kewaspadaan mandiri, sistem alarm ketika ditarget musuh, sistem pemburu musuh, dan sistem manajemen pertempuran, yang semuanya menjadi satu kesatuan dalam fitur Battlefield Management System.

Untuk memastikan fitur persenjataannya beroperasi dengan layak, terbaru pada tanggal 24-25 Februari kemarin PT Pindad diketahui melakukan tahapan uji tembak (firing test). Kini, tank berukuran sedang tersebut diketahui sudah lulus uji sertifikasi oleh Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Darat, yang mencakup kelayakan uji ledak, uji jelajah, dan uji tembak.

Kenalkan, Inilah Tank Pemadam Kebakaran Buatan Indonesia

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini