Peresmian Creative Hub dan Persiapan F1 Boat Race di Danau Toba

Peresmian Creative Hub dan Persiapan F1 Boat Race di Danau Toba
info gambar utama

Danau Toba merupakan salah satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia yang disiapkan untuk menjadi destinasi unggulan. Berbagai upaya pun dilakukan pemerintah dengan menggandeng masyarakat setempat untuk meningkatkan kunjungan ke Danau Toba yang akan berpengaruh kepada perekonomian warga, baik dari kegiatan wisata, juga dari sisi ekonomi kreatif.

Melihat dari perkembangannya, pada tahun 2018, sebanyak 1,74 juta wisatawan domestik dan 122 ribu turis mancanegara yang berkunjung ke Toba. Untuk pendapatan dari wisatawan domestik sekitar Rp1 triliun dan 73 juta dolar AS dari turis asing.

Diproyeksikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), kedatangan turis asing akan mencapai 230 ribu pada tahun 2025 mendatang. Sedangkan wisatawan domestik naik ke angka 2,83 juta. Untuk pendapatan dari turis asing akan meningkat sampai 161 juta dolar AS dan dari turis domestik meningkat sampai Rp2 triliun.

Dalam kunjungan ke Danau Toba pada Rabu (2/2/2022), Presiden Joko Widodo mengimbau para pelaku pariwisata Danau Toba terus meningkatkan daya saing dan melakukan promosi untuk meyakinkan pasar akan daya tarik, kemudahan akses, dan mutu layanan yang prima. Tak lupa untuk terus melakukan eksplorasi seni dan budaya sebagai tambahan daya tarik wisata.

Tak hanya mempromosikan tempat wisata dan kebudayaan yang sudah ada, Danau Toba juga akan disiapkan ntuk jadi tuan rumah perhelatan internasional dan baru saja meresmikan sebuah wadah untuk para pelaku ekonomi kreatif dalam mengembangkan bisnisnya.

Bicara Tradisi Musik Batak Toba, Viky Sianipar: Media yang Diyakini Sampai ke Surga

Peresmian Creative Hub Samosir

 Creative Hub Samosir | Dok. Kemenparekraf
info gambar

Pada 22 Maret 2022, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan Creative Hub Samosir, di Pantai Indah Situngkir, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara. Hal ini merupakan bentuk dari komitmen dan konsistensi pemerintah dalam membangkitkan laju ekonomi kreatif pascapandemi.

Pembangunan Creative Hub Samosir ini sebenarnya telah dimulai sejak Juni 2021 dan didirikan di atas tanah Pemerintah Daerah Kabupaten Samosir seluas 1000 m2 secara keseluruhan. Untuk bangunannya sendiri memiliki luas 460 m2 yang terbagi menjadi dua lantai.

Pada lantai satu akan digunakan untuk aktivitas pengolahan kopi, dari ruang processing, laboratorium uji rasa, ruang pengemasan, sampai dengan ruang displai dan kafe untuk menjual hasil produksi komunitas. Kemudian pada lantai dua ada ruang kelas multifungsi, co-working space, dan ruang rapat yang dapat digunakan untuk pelatihan, lokakarya, diskusi, atau aktivitas lain yang dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan.

Pada dasarnya pembangunan Creative Hub Samosir bertujuan untuk mendukung para pelaku ekonomi kreatif mengembangkan ide, bisnis, membangun jejaring, berorganisasi, dan mempererat ikatan antar komunitas subsektor ekonomi kreatif.

“Creative Hub ini satu terobosan untuk kebangkitan nasional kita, membuka peluang usaha, dan lapangan kerja. Dan memastikan kehadiran program pemerintah yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Bersama Pak Presiden Jokowi kita menata tatanan ekonomi baru pascapandemi dan kita harus segera bangkit,” kata Sandiaga.

Dijelaskan Sandiaga bahwa pembangunan gedung ini dan pemberian fasilitas sarana diberikan melalui mekanisme Bantuan Pemerintah yang diberikan oleh Kemenparekraf/Baparekraf melalui Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur kepada Pemerintah Daerah dan komunitas setempat.

“Creative Hub ini jangan sampai sepi, karena ini milik rakyat dan dana dari pemerintah sehingga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” harapnya.

Balige, Sisi Lain untuk Menikmati Keindahan Danau Toba

Disiapkan jadi tuan rumah F1 Boat Race

Untuk meningkatkan perekonomian di DPSP, Sandiaga berkeinginan untuk membuat nama Danau Toba kian dikenal belahan dunia lewat acara-acara bertaraf internasional. Menurut Menparekraf, ajang internasional yang diadakan di Danau Toba juga bisa mendongkrak pariwisata Indonesia.

Sandiaga mengatakan bahwa Danau Toba tengah disiapkan sebagai tuan rumah gelaran F1 Boat Race atau F1 H2O pada tahun depan. Namun, ajang Formula One yang dimaksud bukan di sirkuit, tetapi kejuaraan dunia perahu motor Formula 1 yang digelar di atas air.

"Tahun depan akan ada event Formula 1, ini yang sedang kita siapkan. Jadi kalau MotoGP itu di Mandalika, nanti di Danau Toba ada akan kita hadirkan sekelas MotoGP yaitu Formula One di atas air Danau Toba," jelasnya.

I.G.A Dewi Hendriyani, Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf, menyampaikan bahwa F1 Boat Race di perairan Danau Toba ditargetkan dapat digelar pada Mei 2023. Kata Dewi, Danau Toba memiliki lanskap perbukitan dan danau yang memukau dan sangat berpotensi untuk menjadi lokasi perhelatan internasional tematik, termasuk perhelatan olahraga.

Huta Tinggi dan Tipang, Desa Wisata Suku Batak dengan Pemandangan Danau Toba

Danau Toba punya tujuh pelabuhan penyeberangan baru

Pelabuhan Ajibata Danau Toba | Dok. Kemenparekraf
info gambar

Sebelumnya pada 2 Februari 2022, Presiden Joko Widodo meresmikan tujuh pelabuhan penyeberangan dan empat kapal motor penumpang (KMP) di Kawasan Dermaga Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Toba, untuk mendukung keberadaan Danau Toba sebagai destinasi unggulan.

Dalam peresmian tersebut, Presiden mengatakan bahwa beroperasinya pelabuhan dan kapal-kapal ini akan mendukung keberadaan destinasi pariwisata super prioritas Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. “Aksesnya ke berbagai tempat di Danau Toba jadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih lancar.”

Ketujuh pelabuhan yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo meliputi Pelabuhan Ajibata dan Balige di Kabupaten Toba, Pelabuhan Tiga Ras di Kabupaten Simalungun, Pelabuhan Simanindo di Kabupaten Samosir, Pelabuhan Marbun Toruan/Baktiraja di Kabupaten Humbang Hasundutan, Pelabuhan Muara di Kabupaten Tapanuli Utara, dan Pelabuhan Tongging di Kabupaten Karo.

Ditambah dengan peluncuran empat KMP yaitu KMP Pora-Pora, KMP Kaldera Toba, Bus Air KMP Asa-asa, dan Bus Air KMP Jurung-Jurung.

Menurut keterangan Sandiaga, pihaknya akan melakukan gerak cepat demi mendukung pengembangan Danau Toba sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas dengan menghadirkan berbagai program secara menyeluruh. Baik itu dari segi infrastruktur, juga kehadiran produk wisata dan ekonomi kreatif yang berkualitas demi memberikan pengalaman wisata terbaik.

Lembah Bakkara, Alternatif Wisata Sumatra Utara Selain Danau Toba

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini