Hanya Ada di Indonesia, Kenali Jurusan Seni Pedalangan

Hanya Ada di Indonesia, Kenali Jurusan Seni Pedalangan
info gambar utama

Tahukah Goodmates bahwa perguruan tinggi di Indonesia juga memiliki jurusan Seni Pedalangan? Bagi Goodmates yang memiliki minat pada seni pedalangan, jurusan ini sangat cocok untuk kamu.

Umumnya, setelah berhasil menamatkan pendidikan di sekolah menengah atas atau sederajat, para siswa kelas 12 memiliki rencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

Tak jarang, momen untuk memilih jurusan kuliah menjadi momen yang membutuhkan banyak pertimbangan. Pasalnya, ada berbagai hal yang perlu kita pertimbangan sebelum memilih jurusan kuliah, seperti mempertimbangkan jurusan sesuai minat dan prospek kerja.

Jika mendengar seni pedalangan, mungkin yang akan terlintas di benakmu adalah pertunjukan seni wayang. Menariknya, apabila selama ini kamu hanya bisa menyaksikan pertunjukan wayang saja, kini kamu dapat terlibat mempelajari lebih dalam seputar pewayangan, lo.

Nah, jurusan Seni Pedalangan bisa menjadi salah satu pilihan bagi kamu yang memiliki minat pada bidang kesenian terutama seputar seni pedalangan. Yuk, kita mengenal lebih jauh seputar jurusan Seni Pedalangan!

Serba-Serbi Jurusan Seni Pedalangan

seni pedalangan | Foto: Jatengprov.go.id
info gambar

Jurusan Seni Pedalangan biasanya termasuk bagian dari Fakultas Seni Pertunjukan. Program studi Seni Pedalangan akan mempelajari seputar seni pertunjukan wayang tradisional dan konsep dasar pakeliran (instrumen dalam pementasan wayang).

Sebab, seorang dalang harus memiliki kemampuan untuk mampu membangun isi dari cerita. Dalang juga harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan nilai-nilai kekinian.

Baca juga: Terapkan Tips Mudah Membaca Buku Bahasa Inggris

Nantinya, program studi seni pedalangan akan menghasilkan sarjana seni pedalangan yang ahli dalam bidang pewayangan serta pedalangan. Program studi satu ini sangat cocok sekali bagi kamu yang memiliki ketertarikan dalam dunia pewayangan.

Selain itu, program studi seni pedalangan juga cocok untuk kamu yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kehadiran seni budaya lokal. Tak hanya itu saja, jurusan ini juga memiliki keinginan untuk mengembalikan kejayaan seni tradisional di tengah-tengah masyarakat Indonesia juga dunia.

Pasalnya, kehadiran program studi seni pedalangan memang memiliki tujuan sebagai upaya konservasi dan melestarikan seni tradisional. Seperti yang kita tahu, kini budaya Indonesia semakin terkikis oleh kehadiran budaya modern.

Baca juga: Solusi Baca Buku Saat Puasa Supaya Tidak Ngantuk

Prospek Kerja Seni Pedalangan

Salah satu perguruan tinggi yang menghadirkan program studi seni pedalangan adalah Institut Seni Indonesia Denpasar. Melansir dari situs resmi Institut Seni Indonesia Denpasar, program studi ini memiliki tujuan untuk mengajarkan dan mengembangkan seni pakeliran.

Prodi seni pedalangan terdukung dengan kemampuan pemahaman seni gerak dan karawitan, mengusung kreativitas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Seni pakeliran atau seni pewayangan tersebut harapannya mampu menciptakan wayang inovatif dan pertunjukan wayang tradisi.

Kemudian, jurusan tersebut harusnya mampu mendeskripsikan hasil pertunjukan baik secara lisan maupun tertulis. Tak hanya itu, jurusan seni pedalangan juga harus mampu menguasai dramaturgi (lakon, dialog, gerak wayang dan iringan) dan mampu mengolah lakon (kawi dalang atau sanggit) dengan kreatif juga profesional.

Baca juga: Jurusan Kuliah yang Cocok untuk Kamu si Hobi Membaca

Berbicara mengenai prospek kerja, lulusan seni pedalangan cukup luas dan beragam. Selain bisa menjadi seorang dalang, lulusan seni pedalangan dapat berkarier menjadi penulis naskah, peneliti, pengamat seni atau kritikus khususnya kesenian tradisional nusantara, pengarah seni, hingga kurator seni.

Apabila kamu tertarik untuk mengetahui lebih lanjut seputar program studi Seni Pedalangan, ada beberapa perguruan tinggi di Indonesia yang menawarkan prodi ini. Di antaranya terdapat Institut Seni Indonesia Denpasar, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, dan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Referensi: ISIY | Rencanamu | ISI Denpasar

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini