Jangan Langsung Buang! Berikut Ragam Manfaat Minyak Jelantah

Jangan Langsung Buang! Berikut Ragam Manfaat Minyak Jelantah
info gambar utama

Minyak jelantah alias minyak bekas pakai sangat tidak terpakai berulang karena akan membahayakan kesehatan tubuh. Selain itu, minyak jelantah juga bersifat nonpolar atau tidak dapat larut di dalam air sehingga membuangnya sembarangan justru akan mencemari lingkungan.

Meskipun begitu, bukan berarti minyak jelantah di rumah tidak mempunyai kegunaan sama sekali. Kamu bisa mengolahnya menjadi berbagai macam produk, lo. Kira-kira apa sajakah manfaat dari minyak jelantah? Berikut GoodSide rangkum manfaatnya.

1. Sabun Cuci Piring

Ilustrasi mencuci piring | Foto: Marek Studzinski/Unsplash
info gambar

Punya banyak sisa minyak jelantah? Jadikan sabun cuci piring saja, Goodmates! Hitung-hitung bisa menghemat pengeluaran dan lebih ramah lingkungan.

Kamu mesti menyaring minyak menggunakan kain terlebih dahulu jika ingin membuatnya. Kemudian, rendam dengan arang untuk menghilangkan kotoran dan menjernihkan warnanya. 

Setelah itu, campurkan bahan lain, seperti larutan NaOH, cuka apel, air, sampai minyak kelapa dan masukkan dalam cetakan. Tunggu selama 12 jam sampai campuran memadat.

Kamu tinggal memotongnya saat mau kamu gunakan untuk mencuci sejumlah alat dapur yang kotor, khususnya untuk menghilangkan noda yang membandel.

Baca juga: Food Coma, Fenomena Mengantuk Setelah Makan

2. Cairan Pembersih Lantai

Ilustrasi pembersih lantai | Foto: Biohome

Membersihkan lantai rumah adalah tugas utama yang wajib kita kerjakan supaya terasa bersih dan nyaman. Dalam hal ini, kamu bisa memanfaatkan minyak jelantah menjadi cairan pembersih lantai.

Pertama-tama, saring minyak jelantah dengan kain dan tambahkan larutan NaOH dan arpus sebagai desinfektan.

Kamu bisa menambahkan Hydroxyethyl Cellulose jika ingin menghasilkan cairan yang lebih kental dan Sodium Lauryl Sulfate sebagai penambah busa.

3. Lilin dan Lampu Minyak

Ilustrasi lilin | Foto: Rebeca Peterson/Unsplash
info gambar

Kita semua pasti memerlukan lilin atau lampu emergency untuk tetap terang sewaktu mati listrik di malam hari. Namun, bagaimana jadinya kalau kita tidak mempunyai keduanya?

Tidak usah risau, kamu dapat memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar lampu minyak. Langkah pembuatannya juga sangat mudah.

Cukup siapkan wadah tahan panas dan tidak mudah bocor, contohnya tutup kaleng biskuit atau kaleng kecil lainnya. Tuangkan minyak jelantah ke dalam wadah.

Selanjutnya, ambil dan padatkan sedikit kapas menyerupai sumbu kompor. Letakkan di dalam minyak. Diamkan sejenak sampai minyak meresap dan membasahi seluruh kapas.

Langkah terakhir, bakar kapas dengan korek api. Kapas yang menyala pun dapat kamu jadikan sebagai penerangan.

Baca juga: Aneka Ide Hampers Lebaran Ramah Lingkungan untuk Orang Terkasih

4. Pupuk Tanaman

Ilustrasi pupuk tanaman | Foto: Nelishan Gunaydi/Unsplash
info gambar

Minyak jelantah telah melewati berbagai reaksi akibat penggorengan berulang kali sehingga akan mengandung asam lemak jenuh yang sangat banyak. Asam lemak ini terbilang ampuh untuk membantu proses pertumbuhan tanaman.

Akan tetapi, ingat bahwa minyak jelantah untuk tanaman hanya dapat berperan sebagai pupuk tambahan saja. Kamu tetap mesti menggunakan pupuk dasar seperti pupuk kompos maupun kandang dengan tambahan pupuk anorganik, misalnya urea dan KCL. Tujuannya untuk menjaga suplai pupuk selama tumbuhan hidup.

5. Campuran Pakan Unggas

Ilustrasi pakan unggas | Foto: Verstappen Photography/Unsplash
info gambar

Buat kamu yang mempunyai peliharaan hewan unggas, seperti ayam, bebek, dan burung puyuh, minyak jelantah bisa menjadi pakan mereka, lo. Caranya murnikan limbah minyak terlebih dahulu untuk menghilangkan sifat karsinogenik yang bersifat racun bagi unggas.

Proses pertama adalah gum untuk memisahkan lendir zat (karbohidrat, air, atau protein) dengan pemanasan. Selanjutnya, netralisasi untuk memisahkan asam lemak bebas dari minyak dan pemucatan, yakni penyerapan dengan adsorben alias zat penyerap. Terakhir, barulah kamu campurkan pada dedak, biji-bijian, atau bungkil kelapa.

Baca juga: Body Positivity, Sebuah Cara untuk Mencintai Diri Sendiri

6. Aromaterapi

Ilustrasi aromaterapi | Foto: Chelsea Kapouri/Unsplash
info gambar

Goodmates, apakah kamu suka memakai aromaterapi? Material aromatik ini memang bermanfaat bagi pikiran dan tubuh, seperti menghilangkan stres, relaksasi, sampai meningkatkan kualitas tidur.

Ketimbang menghabiskan biaya mahal untuk membeli aromaterapi, kamu dapat membuatnya sendiri berbekal minyak jelantah di rumah. Minyak harus kamu jernihkan dulu dengan merendamnya lewat ampas tebu selama dua hari.

Tambahkan bubuk jeli plus aroma (essence) favoritmu. Terakhir, olah dan cetak campuran tersebut ke dalam aneka bentuk dan letakkan dalam wadah. Minyak jelantah siap kamu manfaatkan sebagai aromaterapi.

Referensi: Zerowaste.id Orami | The Asian Parent

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini