Pohon Cinta, Wisata Unik Mencari Jodoh di Pulau Kemaro

Pohon Cinta, Wisata Unik Mencari Jodoh di Pulau Kemaro
info gambar utama

#FutureSkillsGNFI

Pulau Kemaro merupakan sebuah kawasan wisata di Sungai Musi yang terletak tidak jauh dari Jembatan Ampera. Pulau Kemaro terletak di antara Pabrik Pupuk Sriwijaya dan Sungai Gerong di pusat Kota Palembang, Sumatera Selatan. Sebagai wilayah yang terkenal dengan berbagai keunikan dan sejarah peninggalannya, Pulau Kemaro adalah wilayah yang memiliki aset dan potensi yang dapat dikembangkan untuk menjadi destinasi wisata. Pulau ini memiliki pesona alam yang indah dan identik dengan kota Tiongkok dan masyarakat Tionghoa serta adat istiadat dan kehidupan asli masyarakat Palembang.

Daya tarik wisata sejarah yang ada di Pulau Kemaro meliputi: pagoda berlantai 9, makam Putri Sriwijaya, Klenteng Hok Tjing Rio, dan Kuil Buddha. Selain adanya peninggalan-peninggalan sejarah, pulau kemaro juga memiliki tempat yang menarik, yaitu: Pohon Cinta. Objek wisata yang menarik perhatian masyarakat dan sangat digandrungi oleh orang-orang pada saat ini salah satunya adalah Pohon Cinta.

Pohon Cinta | Foto : detikTravel detik.com
info gambar

Pohon Cinta adalah salah satu objek wisata yang paling diminati banyak orang. Disebut Pohon Cinta karena "Pohon Cinta" ini dilambangkan sebagai "Cinta Sejati". Hal tersebut bermula dari legenda cinta abadi Siti Fatimah Putri Kerajaan Sriwijaya dan Tan Bun An, Pangeran dari Negeri Tiongkok yang memiliki dua kebudayaan yang berbeda. Mitosnya, jika ada pasangan yang mengukir nama mereka di pohon tersebut, maka hubungan mereka akan awet dan berlanjut sampai jenjang pernikahan. Dengan begitu, tempat ini disebut sebagai Pohon Cinta. Tidak sedikit orang yang datang ke pulau ini hanya untuk mengukir nama seseorang untuk berharap bisa berjodoh suatu saat nanti.

Selain mengukir nama seseorang dipohon, kebanyakan orang-orang itu juga sengaja mengunjungi Pulau Kemaro hanya untuk mencari jodoh atau menemukan pasangan. Ritual seperti ini sudah terjadi kurang lebih dari ratusan tahun yang lalu. Biasanya, kebanyakan perempuan yang masih lajang berkunjung ke Pulau Kemaro hanya untuk bertemu dengan lelaki. Meskipun terdengar hanya seperti mitos belaka, tetapi setiap tahunnya tidak sediki para pengunjung yang datang ke sana, terutama dari warga Tionghoa.

Saat berada disini, kesejukan yang meliputi pemandangan pulau dan pohon yang rindang itu, mampu memanjakan mata para wisatawan dengan suguhan pemandangan keindahan Pulau Kemaro, Pohon Cinta, dan sekitarnya. Jadi, Pohon Cinta di Pulau Kemaro ini merupakan pilihan yang wajib dikunjungi bagi kalian yang ingin menghabiskan waktu akhir pekan untuk mencari pengetahuan baru mengenai peninggalan sejarah. Namun, sangat disayangkan, saat ini masih banyak orang-orang yang tidak tahu mengenai potensi objek wisata Pohon Cinta di Pulau Kemaro. Hal ini disebabkan karena adanya beberapa faktor, seperti ketidaktahuan masyarakat terhadap potensi wisata ini, yang salah satu penyebabnya adalah kurangnya promosi wisata tentang Pohon Cinta di Pulau Kemaro ke khalayak luas.

Melihat hal tersebut, kita sebagai generasi muda sangat dibutuhkan dalam hal ini, karena hanya kita para pemuda yang peduli akan wilayah sendiri yang dapat mengembangkan potensi wisata yang ada. Peduli dalam artian untuk memperkenalkan keunikan yang dimiliki oleh wilayah kita sendiri dengan mengembangkan potensi-potensi yang ada, yang bertujuan agar keunikan alam kita menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Salah satunya yaitu memperkenalkan objek wisata Pohon Cinta di Pulau Kemaro.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperkenalkan Pohon Cinta di Pulau Kemaro ke masyarakat luas. Salah satunya, kita harus tahu terlebih dahulu mengenal Pohon Cinta di Pulau Kemaro, karena sangat tidak mungkin jika kita ingin mempromosikan suatu objek sedangkan kita sendiri tidak tahu apa yang akan kita promosikan. Kita bisa mempromosikannya secara langsung, yaitu dengan bercerita tentang pengalaman yang kita rasakan setelah berkunjung ke Pohon Cinta di Pulau Kemaro kepada orang-orang terdekat kita misalnya kepada teman.

Bisa juga dengan mempromosikannya lewat sosial media, khususnya website, karena pada umumnya orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu dengan berselancar di dunia maya, dan orang yang terhubung di media sosial juga berasal dari berbagai daerah, sehingga sedikit banyak orang-orang telah mengetahui informasi yang kita sampaikan kepada mereka, misalnya dengan cara mengupload beberapa foto menarik mengenai objek wisata yang paling banyak diminati, yaitu Pohon Cinta, dan keterangan menarik yang menceritakan tentang mitosnya Pohon Cinta. Sehingga orang-orang akan mencari tahu dan tertarik dengan objek yang kita perkenalkan.

Dengan demikian Pohon Cinta di Pulau Kemaro merupakan salah satu objek wisata terbaik di Sungai Musi, Palembang, yang sangat layak di perkenalkan dan dipromosikan. Jadi sebagai generasi muda, ayo perkenalkan objek wisata yang wilayah kita miliki, agar objek wisata kita yang lain bisa dikenal oleh masyarakat, dan saling bekerja sama untuk menumbuhkan semangat membangun negeri dengan memperkenalkan dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh wilayah kita sendiri agar keunikan dan keindahan alam Pohon Cinta di Pulau Kemaro mampu layak dikenal diseluruh penjuru negeri.

Referensi : Wikipedia | Kompas.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini