Selain Opor Ayam, Ini Ragam Hidangan Khas Lebaran di Berbagai Daerah Indonesia

Selain Opor Ayam, Ini Ragam Hidangan Khas Lebaran di Berbagai Daerah Indonesia
info gambar utama

Ketupat, opor ayam, rendang, sambal goreng hati kentang, dan sayur pepaya atau labu, bisa dibilang jadi contoh menu dasar yang wajib ada dan selalu tersedia di setiap rumah masyarakat muslim di tanah air, yang merayakan Hari Raya Idulfitri.

Tak pernah terlewatkan setiap tahunnya, bagi sebagian besar kalangan ragam menu tersebut selalu dinanti bahkan sejak awal atau pertengahan Ramadan. Namun tidak selalu berpatok pada jajaran menu di atas, seperti biasa setiap daerah pasalnya memiliki menu khas masing-masing yang tak pernah absen mengihiasi meja hidangan setiap Hari Raya.

Beberapa di antaranya gulai nangka dari Medan, lemang dari Jambi atau Sumatra Barat, ayam bumbu anam dari Palembang, ketupat colet dari Kalimantan Barat, dan masih banyak lagi. Dari sederet menu khas lebaran yang ada di masing-masing daerah, terdapat tiga menu yang unik dan menarik untuk dikenal lebih jauh.

Apa saja menu yang dimaksud? Berikut daftarnya:

Ketupat Colet, Hidangan Lebaran Unik dari Kalimantan Barat

Bebek gulai kurma

Bebek gulai kurma
info gambar

Bukan ayam atau daging, di kota yang dijuluki Serambi Mekkah yakni Aceh, ada salah satu menu khas lebaran yang memanfaatkan sumber daging lain yakni bebek. Jika di daerah Jawa daging bebek banyak dinikmati dengan cara digoreng atau dibakar, di Aceh daging satu ini diolah dengan gulai bersantan.

Yang menarik meski penamaannya ‘gulai kurma’, namun dalam proses pembuatan sama sekali tidak ada bahan dasar kurma yang digunakan. Selain santan, bahan penting yang digunakan dalam membuat hidangan bebek ini adalah daun pandan dan daun temurui, yang selama ini banyak dikenal sebagai kunci dari rahasia sedap ragam masakan khas Aceh.

Dari segi tampilan, olahan bebek gulai kurma nampak seperti daging yang disiram dengan kuah santan khas gulai namun tidak dalam jumlah banyak, melainkan dengan wujud ‘nyemek’. Di mana dalam istilah Jawa, kata nyemek sendiri digunakan untuk menggambarkan makanan dengan tampilan yang tidak basah, namun juga tidak kering.

Selain itu, cita rasa dari olahan bebek satu ini juga diperoleh dari ragam rempah seperti cengkeh, kayu manis, biji pala, dan kapulaga. Dengan cita rasa yang lezat dan beraroma kuat, disebutkan jika hampir sebagian besar keluarga di Aceh menyajikan bebek gulai kurma sebagai menu andalan saat Idulfitri.

Menikmati Nasu Palekko, Olahan Bebek Lezat Kebanggaan Sulawesi Selatan

Ayam woku

Ayam woku
info gambar

Jika lazimnya ayam dimasak opor saat lebaran, lain hal dengan olahan ayam yang ditemui di wilayah Manado, Sulawesi Utama. Daging ayam di kota tersebut lebih banyak diolah menjadi menu dengan nama ayam woku, yang memiliki cita rasa utama pedas, gurih, dan aroma yang harum.

Menilik namanya, woku sendiri selama ini memang dikenal sebagai bumbu makanan ala Manado yang terbuat dari berbagai macam bumbu dan biasa digunakan untuk memasak daging. Sebenarnya, terdapat dua jenis bumbu woku yakni woku balanga yang dimasak dengan belangga atau panci, dan woku daun.

Tidak terlalu mengandung banyak kolestrol seperti menu khas lebaran seperti pada umumnya, ayam woku sama sekali tidak mengandalkan santan dalam proses pembuatannya.

Meski begitu, cita rasa dan aroma yang khas tetap dapat diperoleh dari berbagai bumbu dan rempah mulai dari cabe merah besar untuk menghadirkan rasa pedas yang utama, jahe, daun jeruk, daun pandan, kemangi, kunyit, serai, bawang putih, dan daun bawang.

Ayam Tangkap, Hidangan Unik Bertabur Daun Kering dari Tanah Rencong

Kella Pate

Sebagian besar wilayah di Indonesia mungkin tak bisa lepas dari bahan daging baik ayam maupun sapi dan kambing saat menyediakan santapan Idulfitri. Namun di Madura tepatnya daerah Sumenep, hidangan khas lebarannya justu mengandalkan olahan ikan, yang dikenal dengan nama kella pate.

Hidangan satu ini merupakan salah satu menu lebaran paling populer di kota tersebut. Kella pate menggunakan bahan utama berupa potongan ikan tenggiri, yang kemudian digoreng dan dimasak dengan kuah santan.

Namun selain ikan tenggiri, biasanya banyak juga yang menggunakan daging kepiting dan dilengkapi dengan labu kuning. Mengenai cita rasa ketika dicicipi, gurihnya santan akan semakin diperkaya dengan berbagai rempah seperti jintan, kencur, bawang, kemiri, terasi, cabai, dan belimbing wuluh.

Pacco dan Lawa, Hidangan Ikan Mentah khas Kabupaten Luwu

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa. Artikel ini dilengkapi fitur Wikipedia Preview, kerjasama Wikimedia Foundation dan Good News From Indonesia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini