SEA Games Vietnam 2021: Terlibatnya Ratusan Atlet dan Target Besar Indonesia

SEA Games Vietnam 2021: Terlibatnya Ratusan Atlet dan Target Besar Indonesia
info gambar utama

Berbagai perhelatan bertaraf internasional satu per satu mulai kembali digelar. Salah satunya adalah pesta olahraga di kawasan Asia Tenggara yang harusnya dilaksanakan pada tahun 2021 lalu, yakni SEA Games.

Event dua tahunan yang kali ini berlangsung di Hanoi, Vietnam sebagai tuan rumah tersebut akhirnya berlangsung dengan menetapkan tanggal 12-23 Mei sebagai rangkaian acara puncak, yang sebelumnya sudah didahului dengan babak penyisihan bagi berbagai cabang olahraga (cabor).

Sudah pasti, Indonesia tak akan tertinggal dan turut berpartisipasi dalam perhelatan SEA Games di tahun ini. Sejak tahun lalu, berbagai persiapan telah dilakukan termasuk menyiapkan rangkaian tim/kontingen yang telah lebih dulu diseleksi secara ketat, untuk berjuang di masing-masing cabor.

5 Gelaran Multievent yang Akan Dihadapi Indonesia di Tahun 2022

499 atlet untuk 32 cabang olahraga

Kontingen Indonesia dalam pengukuhan oleh Presiden
info gambar

Pada hari Senin (9/5/2022), kontingen Indonesia yang terdiri dari ratusan atlet dan tim ofisial secara resmi dikukuhkan oleh Presiden RI, yang sekaligus melepas kepergian mereka untuk bertanding di Vietnam.

Lebih detail, disebutkan ada sebanyak 776 orang kontingen Indonesia yang terdiri dari 449 atlet dan sisanya diisi oleh tim pendamping, pelatih, ofisial, dan pihak berkepentingan lainnya. Hal tersebut dijelaskan oleh Zainudin Amali, selaku Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

“…yang direkomendasikan oleh tim reviu untuk berangkat ke SEA Games XXXI di Vietnam tahun 2022 ini berjumlah 776 orang, terdiri dari atlet 499 orang, ofisial 214 orang, pendamping 63 orang dengan mengikuti 318 nomor pertandingan dari 32 cabang olahraga,” paparnya.

Tidak mengikuti semua cabor, memang diketahui jika pada SEA Games Vietnam kali ini ada sebanyak 40 cabor yang diperlombakan. Namun Indonesia hanya mengikuti 32 cabor yang beberapa di antaranya terdiri dari sepak bola, badminton, eSport, catur, tinju, pencak silat, dan masih banyak lagi.

Jika dibandingkan dengan SEA Games Filipina tahun 2019 lalu, jumlah atlet yang ikut serta kali ini memang lebih sedikit. Di mana tahun sebelumnya Indonesia mengirimkan sebanyak 841 atlet untuk 52 cabang/sub-cabang olahraga.

Mengenai hal tersebut, Menpora Zainudin mengungkap jika perampingan jumlah atlet yang dikirim dilakukan bukan tanpa alasan.

"Kami sangat hati-hati betul melakukan review karena kami sudah mengubah paradigma. Dulu kita bangga mengirimkan sebanyak-banyaknya kontingen, tapi itu tidak sebanding dengan prestasi yang dihasilkan" ujarnya, mengutip Antara

Sesuai cakupan wilayah, dalam ajang ini sendiri para atlet Indonesia akan bersaing dengan atlet dari 10 negara lain di kawasan Asia Tenggara yakni Malaysia, Singapura, Filipina, Kamboja, Myanmar, Brunei Darussalam, Laos, dan Timor Leste.

Pencapaian Olahraga Indonesia di Tahun Ke-2 Pandemi

Target juara umum

Dengan hanya 11 negara yang berpartisipasi, target masuk dalam jajaran juara umum sudah pasti menjadi hal yang sangat ingin diraih. Hal ini menjadi target yang besar, mengingat dalam kurun waktu pelaksanaan empat musim terakhir (2013-2019), Indonesia harus berpuas dengan hanya bergantian menduduki peringkat 4 dan 5 dari klasemen akhir.

Adapun pada tahun 2011, Indonesia berhasil menjadi juara pertama ketika di saat bersamaan mendapat kehormatan menjadi tuan rumah, dan melangsungkan perlombaan di dua kota besar yakni Jakarta dan Palembang.

Padahal di masa-masa awal penyelenggaraan SEA Games, Indonesia pernah ada di masa kejayaan dengan nyaris tak tergeser secara penuh sejak tahun 1977-1993, dengan terus menjadi juara 1 selama 9 musim berturut-turut, kecuali pada tahun 1985 dengan berada di peringkat ke-2.

Meski pada penyelenggaraan kali ini ada dua target berbeda yang disebutkan oleh Menpora dan Presiden RI, namun kedua target tersebut setidaknya memiliki harapan yang sama, yakni meningkatnya kembali perolehan medali dan peringkat klasemen akhir dibanding empat musim sebelumnya.

Menpora juga menyebut jika untuk saat ini pihaknya memiliki target agar tim Indonesia minimal bisa meraih posisi empat besar. Untuk mencapai target tersebut, minimal tim merah putih diharapkan mampu memperoleh sebanyak 79 medali emas.

Sementara itu target dan harapan berbeda disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, saat melepas kepergian kontingen di hari Senin lalu.

“Kali ini kita semua ingin agar SEA Games XXXI di Vietnam kita bisa masuk ke ranking yang ke-3, yang ke-2, atau yang ke-1. Memang bukan hal yang mudah, tetapi saya dengar bahwa seleksi telah dilakukan dengan baik dan kita harapkan prestasi itu betul-betul bisa menetas,” harapnya.

Borong 37 Medali, Indonesia Raih Posisi ke-4 Klasemen Asian Youth Para Games 2021

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa. Artikel ini dilengkapi fitur Wikipedia Preview, kerjasama Wikimedia Foundation dan Good News From Indonesia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini